Betrand Peto Punya Penghasilan Sendiri, Begini Cara Onyo Mengatur Uang

istikhomah • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:02 WIB
Betrand Peto atau Onyo dalam aktivitas olahraga, menggambarkan gaya hidup dan cara mengelola penghasilan.
Betrand Peto atau Onyo dalam aktivitas olahraga, menggambarkan gaya hidup dan cara mengelola penghasilan.
Durasi Baca: 5 menit

Ikhtisar: Betrand Peto memilih mengelola penghasilan secara selektif, memenuhi kebutuhan, serta mendukung pedagang kecil dan UMKM.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Betrand Peto dikenal memiliki penghasilan dari dunia hiburan, tetapi memilih gaya hidup terukur dengan membeli barang sesuai kebutuhan dan mendukung UMKM.

Pilihan Onyo, sapaan Betrand Peto, menarik perhatian karena kebiasaan mengelola uang tidak selalu identik dengan gaya hidup glamor. Ia justru punya alasan personal di balik kebiasaan tersebut.

Baca Juga: BABYMONSTER Tampil di SBS Gayo Daejeon Summer 2026, Aksi Panggung Jadi Sorotan

Bagaimana Betrand Peto Mengatur Penghasilannya?

Bagi Betrand Peto, memiliki penghasilan sendiri bukan alasan untuk menghamburkan uang. Ia mengaku cukup selektif ketika hendak membeli sesuatu.

Barang yang dibeli biasanya berkaitan langsung dengan kebutuhan sehari-hari, hobi, maupun pekerjaan. Sepatu bola menjadi salah satu contohnya karena memang digunakan untuk bermain.

Begitu pula dengan pakaian yang digunakan ketika menjalani aktivitas syuting. Perlengkapan kamar juga masih masuk dalam pertimbangan ketika memang dibutuhkan.

"Aku tipe orang yang kalau misalkan bukan lebih ke boros ya, tapi aku tuh lebih memilih beli barang yang aku butuh saja. Kayak sepatu bola, aku butuh buat main bola. Kayak baju-baju buat syuting, terus juga perlengkapan di kamar kalau ada hiasan apa aku beli," ungkap Onyo.

Pola tersebut menunjukkan bahwa pertimbangan kebutuhan menjadi salah satu dasar Onyo ketika menggunakan penghasilannya.

Belanja Berdasarkan Kebutuhan

Kebiasaan membeli sesuatu berdasarkan fungsi membuat pengeluaran tidak semata-mata diarahkan pada barang bermerek atau keinginan sesaat.

Bagi pembaca, prinsip ini cukup sederhana untuk diterapkan. Sebelum membeli sesuatu, kebutuhan dan fungsi barang dapat menjadi pertimbangan awal.

Mengapa Onyo Memilih Membantu Pedagang Kecil?

Selain selektif berbelanja, Betrand Peto juga memiliki perhatian terhadap pelaku usaha kecil. Ia mengaku lebih terdorong membeli makanan dari pedagang yang sedang berusaha mencari penghasilan.

Pilihan tersebut terlihat dari aksinya memborong donat milik pedagang pinggir jalan yang kemudian menjadi perhatian publik.

Onyo melihat kondisi ekonomi sebagai salah satu alasan untuk ikut membantu ketika memiliki kesempatan. Menurutnya, pembelian dari pedagang kecil dapat menjadi bentuk dukungan yang bisa dilakukan secara langsung.

"Sekarang kan memang kita tahu ekonomi lagi kurang baik juga kan. Nah, aku ketika lihat pedagang kayak gitu, ya aku berusaha untuk membantu sebisa aku," tuturnya.

Sikap tersebut juga sejalan dengan pentingnya keberadaan UMKM dalam aktivitas ekonomi masyarakat. Pemerintah melalui Peraturan Menteri UMKM Nomor 1 Tahun 2026 bahkan mengatur pedoman bantuan pemerintah untuk kemudahan, pelindungan, dan pemberdayaan UMKM.

Artinya, dukungan terhadap usaha kecil tidak hanya hadir melalui kebijakan, tetapi juga dapat muncul dari aktivitas ekonomi sehari-hari seperti membeli produk pedagang lokal.

Pengalaman Masa Kecil Membentuk Cara Pandang Onyo

Cara Betrand Peto memandang uang tidak terlepas dari pengalaman hidup yang pernah dilaluinya.

Dalam bahan wawancara, Onyo menceritakan masa kecilnya di Nusa Tenggara Timur. Ia pernah berjualan kayu bakar dengan harga Rp5.000 per ikat serta menjual kue bakpao untuk memenuhi kebutuhan sekolah dan uang jajan.

Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk cara pandangnya terhadap penghasilan dan kerja keras.

Karena pernah merasakan perjuangan mencari uang sejak kecil, nilai sebuah pengeluaran tampaknya tidak hanya dilihat dari nominal. Ada proses dan usaha yang ikut dipertimbangkan.

Pengalaman itu juga menjelaskan mengapa perhatian Onyo kepada pedagang kecil terasa cukup dekat dengan kehidupannya sendiri.

Apa yang Bisa Dipelajari dari Kebiasaan Mengelola Uang?

Kisah Onyo memperlihatkan bahwa mengelola penghasilan tidak selalu harus dimulai dengan perencanaan yang rumit.

Ada beberapa prinsip sederhana yang terlihat dari kebiasaannya:

  1. Membedakan kebutuhan dan keinginan
    Barang yang dibeli Onyo berkaitan dengan kebutuhan hobi, pekerjaan, atau ruang pribadi.
  2. Mempertimbangkan fungsi sebelum membeli
    Penggunaan barang menjadi alasan penting sebelum uang dikeluarkan.
  3. Memberi ruang untuk membantu usaha kecil
    Membeli produk pedagang kecil dapat menjadi bentuk dukungan langsung terhadap usaha mereka.
  4. Menghargai proses mendapatkan uang
    Pengalaman masa kecil dapat membentuk cara seseorang memandang nilai sebuah penghasilan.
  5. Menyesuaikan pengeluaran dengan kebutuhan
    Penghasilan yang dimiliki tidak harus selalu diterjemahkan menjadi konsumsi barang mahal.

Bagi pembaca muda, pola ini bisa menjadi pengingat bahwa memiliki penghasilan bukan berarti harus mengikuti gaya hidup konsumtif.

Baca Juga: Bukan Barang Mewah, Prilly Latuconsina Beri 270 Pohon Kopi untuk Omara

Dukungan Sederhana Bisa Berarti bagi UMKM

Dukungan kepada UMKM tidak selalu harus berupa bantuan dalam jumlah besar. Aktivitas membeli makanan, minuman, atau produk dari pedagang kecil juga menciptakan transaksi yang langsung dirasakan pelaku usaha.

Pemerintah sendiri menempatkan pemberdayaan UMKM sebagai bagian dari kebijakan bantuan dan pelindungan usaha mikro, kecil, dan menengah.

Dari sisi konsumen, pilihan tempat berbelanja dapat menjadi bagian kecil dari keputusan ekonomi sehari-hari. Karena itu, ketika sebuah produk UMKM memang sesuai kebutuhan, membelinya dapat sekaligus memenuhi kebutuhan dan mendukung pelaku usaha.

Poin Penting

Tips

Insight Redaksi

Kebiasaan Onyo menunjukkan bahwa pengalaman hidup dapat membentuk cara seseorang memandang uang. Dari kaca mata redaksi, membeli produk UMKM bukan sekadar transaksi, tapi pilihan kecil yang terasa nyata. Kada harus mahal untuk berdampak; yang penting tepat guna dan ada manfaatnya.

Belanja sesuai kebutuhan sambil mendukung pedagang sekitar bisa jadi kebiasaan sederhana yang lebih masuk akal.

Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam kalau ada yang sedang belajar mengatur penghasilan dan memilih belanja secara bijak.

Handak dapat cerita lifestyle dan kabar terbaru yang dekat dengan kehidupan sehari-hari? Selalu update info hanya di Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Siapa Betrand Peto?

Betrand Peto merupakan penyanyi dan aktor yang dikenal juga dengan sapaan Onyo.

2. Bagaimana gaya Betrand Peto menggunakan penghasilan?

Ia mengaku memilih membeli barang yang memang dibutuhkan untuk hobi, pekerjaan, dan keperluan pribadi.

3. Mengapa Betrand Peto memilih membeli dari pedagang kecil?

Ia menyebut kondisi ekonomi menjadi salah satu alasan dirinya berusaha membantu pedagang ketika memiliki kesempatan.

4. Apa pengalaman masa kecil Betrand Peto yang disebut dalam artikel?

Ia pernah berjualan kayu bakar dan kue bakpao untuk membantu memenuhi kebutuhan sekolah serta uang jajan.

5. Apakah mendukung UMKM harus dilakukan dengan bantuan besar?

Tidak selalu. Membeli produk atau makanan dari pelaku usaha kecil ketika memang membutuhkan juga menjadi bentuk dukungan ekonomi secara langsung.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
Betrand Peto Onyo lifestyle umkm artis