Durasi Baca: 6 Menit
Topik: Reuni Goblin 10 Tahun Kemudian Buktikan Kekuatan Nostalgia Drama Korea
Ikhtisar: Reuni para pemain Goblin dalam program peringatan 10 tahun menarik perhatian publik Korea Selatan. Program non-drama ini mencatat rating tinggi, mendominasi percakapan digital, dan memperlihatkan bagaimana nostalgia menjadi strategi baru industri hiburan Korea.
Balikpapan TV - Hai Ces! Drama Korea legendaris Goblin kembali menjadi sorotan setelah para pemeran utamanya dipertemukan dalam program spesial peringatan 10 tahun. Program yang tayang melalui Viu tersebut menghadirkan Gong Yoo, Lee Dong-wook, Kim Go-eun, dan Yoo In-na di lokasi syuting ikonik Gangneung, Korea Selatan, sekaligus membuktikan besarnya daya tarik nostalgia bagi penonton.
Masih banyak cerita menarik di balik reuni ini. Simak sampai selesai Ces!
Fenomena ini menarik perhatian industri hiburan global, Ces!
Mengapa Reuni Goblin 10 Tahun Kemudian Menjadi Perbincangan Besar?
Program Goblin: The Lonely and Great God 10th Anniversary mempertemukan kembali para pemeran utama yang pernah membintangi salah satu drama Korea paling berpengaruh pada era 2016. Alih-alih membuat sekuel atau remake, tim produksi memilih menghadirkan reuni dalam format non-drama. Konsep tersebut memungkinkan para pemain mengenang proses syuting, berbagi cerita lama, dan mengunjungi kembali lokasi yang memiliki nilai emosional bagi penggemar.
Gangneung menjadi lokasi utama reuni tersebut. Kawasan ini dikenal sebagai salah satu tempat syuting paling ikonik dalam drama Goblin dan masih sering dikunjungi wisatawan hingga sekarang. Momen yang paling banyak dibicarakan adalah ketika Gong Yoo dan Kim Go-eun kembali ke Jumunjin Breakwater untuk menghidupkan ulang adegan syal merah dan bunga buckwheat yang menjadi simbol drama tersebut.
Baca Juga: Agnez Mo dan Anggun Resmi Gabung Reacher Musim 4, Dua Bintang Indonesia Curi Perhatian di Comic-Con
Seberapa Besar Respons Penonton terhadap Reuni Goblin?
Respons publik ternyata jauh melampaui ekspektasi. Berdasarkan data Nielsen Korea yang dikutip media Korea Selatan, episode perdana program tersebut mencatat rating nasional rata-rata 3,3 persen dengan puncak mencapai 4,2 persen.Angka tersebut menempatkan program reuni Goblin sebagai tayangan dengan rating tertinggi pada slot waktunya di antara saluran kabel dan general programming.
Tak hanya di televisi, antusiasme juga terlihat di platform digital. Berdasarkan riset Good Data Corporation periode 6 hingga 12 Juli 2026, program ini menempati posisi kedua sebagai tayangan non-drama yang paling banyak diperbincangkan serta berada di peringkat pertama kategori video. Data tersebut menunjukkan bahwa kekuatan sebuah drama populer tidak selalu bergantung pada cerita baru.
Bagaimana Popularitas Reuni Ini Mengangkat Kembali Para Pemerannya?
Efek reuni ternyata turut mendorong popularitas para pemain utama. Menurut pemeringkatan Good Data Corporation, Lee Dong-wook menjadi figur non-drama yang paling banyak diperbincangkan selama periode tersebut. Sementara itu, Gong Yoo berada di posisi ketiga. Disusul Yoo In-na di peringkat keempat dan Kim Go-eun pada posisi kelima.
Popularitas tersebut menunjukkan bahwa hubungan emosional antara penonton dan karakter yang mereka perankan masih bertahan meski hampir satu dekade telah berlalu. Menurut pakar budaya populer Korea, fenomena seperti ini memperlihatkan bahwa keterikatan emosional penonton sering kali lebih kuat dibanding kebutuhan terhadap cerita lanjutan.
Baca Juga: SEVENTEEN Masuki Fase Baru, Pengumuman Wamil DK dan Vernon Jadi Sorotan CARAT
Apakah Reuni Drama Lama Kini Menjadi Tren Baru Industri Korea?
Keberhasilan Goblin bukanlah kasus pertama. Sebelumnya, stasiun televisi tvN juga berhasil menarik perhatian publik melalui reuni para pemeran drama Reply 1988 dalam program spesial peringatan 10 tahun yang tayang pada Desember 2025. Keberhasilan dua program tersebut memperlihatkan pola baru dalam industri hiburan Korea Selatan.
Alih-alih mengambil risiko membuat musim lanjutan yang berpotensi mengecewakan penggemar, stasiun televisi kini memilih menghadirkan reuni yang mengandalkan nostalgia dan kenangan penonton. Pendekatan ini dinilai lebih aman sekaligus efektif membangkitkan kembali minat terhadap katalog drama lama.
Drama Korea Apa yang Berpotensi Menyusul Goblin dan Reply 1988?
Laporan media Korea menyebutkan bahwa KBS tengah mempertimbangkan proyek reuni untuk drama populer Love in the Moonlight atau Moonlight Drawn by Clouds. Meski masih dalam tahap pembahasan, kabar tersebut langsung menarik perhatian penggemar drama Korea.
Jika terealisasi, maka tiga drama besar dari era 2015–2016 akan memperoleh kehidupan baru melalui format reuni non- drama. Fenomena ini juga membuka peluang bagi banyak drama legendaris lainnya untuk kembali hadir dalam format serupa di masa depan.
Mengapa Nostalgia Menjadi Strategi yang Efektif?
Nostalgia memiliki kekuatan emosional yang sulit digantikan oleh konten baru. Profesor Constantine Sedikides dalam berbagai penelitiannya menjelaskan bahwa nostalgia mampu memperkuat rasa keterhubungan sosial dan menghadirkan emosi positif melalui kenangan masa lalu.
Dalam konteks industri hiburan, nostalgia membuat penonton merasa kembali ke periode ketika mereka pertama kali menikmati sebuah karya yang berkesan. Karena itu, reuni pemain sering menghasilkan respons yang sangat kuat meskipun tanpa menghadirkan cerita baru.
Poin Penting:
-
Reuni Goblin 10 tahun menghadirkan kembali Gong Yoo, Lee Dong-wook, Kim Go-eun, dan Yoo In-na.
-
Program spesial tersebut mengambil lokasi syuting ikonik di Gangneung.
-
Episode perdana mencatat rating nasional rata-rata 3,3 persen dan puncak 4,2 persen.
-
Program menjadi salah satu tayangan non-drama paling banyak diperbincangkan di Korea Selatan.
-
Tren reuni drama lama mulai menjadi strategi baru industri hiburan Korea.
Insight Redaksi: Nostalgia kini berubah menjadi aset industri hiburan yang sangat bernilai. Jika dulu kesuksesan drama diukur dari peluang sekuel, kini reuni pemain mampu menghasilkan perhatian serupa tanpa harus mempertaruhkan kualitas cerita baru. Strategi ini menarik karena memanfaatkan ikatan emosional yang sudah terbentuk bertahun-tahun. Kada semua drama memiliki modal seperti itu. Hanya karya yang benar-benar melekat di ingatan penonton yang mampu menghadirkan antusiasme sebesar Goblin.
Rekomendasi realistis: Bagi penggemar drama Korea, reuni seperti ini menarik dinikmati sambil kembali menonton serial aslinya agar pengalaman nostalgianya terasa lebih lengkap.
Bagikan juga artikel ini ke bubuhan ikam yang pernah mengikuti Goblin sejak awal penayangannya supaya nostalgia sepuluh tahun lalu kembali terasa.
Masih banyak kabar menarik dunia hiburan Korea, film, dan serial populer yang sedang ramai diperbincangkan. Tetap update bersama Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Apa itu Goblin: The Lonely and Great God 10th Anniversary?
Program reuni spesial yang mempertemukan kembali para pemeran utama drama Goblin untuk merayakan 10 tahun penayangannya.
2. Siapa saja pemain yang hadir dalam reuni Goblin?
Gong Yoo, Lee Dong-wook, Kim Go-eun, dan Yoo In-na turut hadir dalam program tersebut.
3. Di mana reuni Goblin dilakukan?
Program direkam di Gangneung, termasuk lokasi ikonik Jumunjin Breakwater yang terkenal dalam drama Goblin.
4. Berapa rating episode perdana reuni Goblin?
Episode pertama mencatat rating nasional rata-rata 3,3 persen dan mencapai puncak 4,2 persen.
5. Drama apa yang berpotensi mendapatkan reuni berikutnya?
Love in the Moonlight atau Moonlight Drawn by Clouds disebut sedang dipertimbangkan untuk proyek reuni serupa.
Sumber Informasi: Media Okezone, dengan judul "Goblin Kembali Bikin Heboh 10 Tahun Kemudian, Reuni Pemeran Tuai Respons Positif", oleh Mei Sada Sirait. Di-update kembali dengan angle dan style Balikpapantv.id.
Editor : Arya Kusuma