Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Iptek Mimbar Opini

Ribuan Anak Kehilangan Sekolah, Aksi Nyata Maudy Ayunda di Aceh Tuai Pujian

Wafiq Azizah Amru • Senin, 6 Juli 2026 | 22:21 WIB
Aksi Maudy Ayunda saat berinteraksi ceria bersama anak-anak SD di dalam Ruang Belajar Sementara Aceh. (BTV/Ai)
Aksi Maudy Ayunda saat berinteraksi ceria bersama anak-anak SD di dalam Ruang Belajar Sementara Aceh. (BTV/Ai)

Durasi Baca: 5 Menit

Topik: Kolaborasi Maudy Ayunda Foundation Bersama Save the Children Indonesia Membangun Ruang Belajar Sementara Pascabanjir Aceh.

Ikhtisar: Program kolaborasi Maudy Ayunda Foundation dan Save the Children Indonesia mendirikan Ruang Belajar Sementara guna memulihkan pendidikan ribuan anak terdampak banjir di Aceh.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Aksi nyata ditunjukkan oleh artis sekaligus aktivis Maudy Ayunda yang turun langsung ke lokasi pascabencana banjir di wilayah Aceh. Lewat yayasannya, ia berkolaborasi menyediakan Ruang Belajar Sementara demi menyelamatkan masa depan pendidikan ribuan anak di sana.

Langkah mulia ini bukan sekadar kunjungan seremonial biasa dari figur publik, melainkan komitmen jangka panjang untuk memastikan hak belajar anak-anak tetap terpenuhi walau sekolah mereka hancur diterjang banjir, Ces!

Baca Juga: Inspirasi Desain Rumah Selebriti dan Hunian Mewah Berbasis Fungsi 2026

Bagaimana Kondisi Pendidikan di Aceh Pascabencana Banjir?

Bencana banjir besar melanda wilayah Aceh dan Sumatra pada awal tahun 2026 yang menyisakan duka mendalam bagi dunia pendidikan. Meskipun genangan air kini sudah surut, kerusakan fasilitas belajar mengajar masih dirasakan hingga berbulan-bulan setelah kejadian. Banyak bangunan sekolah yang rusak parah, ruang kelas terendam lumpur, hingga buku pelajaran serta meja dan kursi hancur total tidak bisa terpakai lagi.

Data resmi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mencatat ada sekitar 4.922 satuan pendidikan di Sumatra yang terdampak bencana.

Dari jumlah fantastis itu, sebanyak 3.120 sekolah berada di wilayah Aceh. Dampak buruk ini secara langsung memengaruhi nasib belajar sekitar 707.161 murid serta mengganggu aktivitas kerja dari 59.620 guru di sana.

Mengapa Maudy Ayunda Foundation Turun Tangan Sebagai Mitra Utama?

Keterlibatan Maudy Ayunda dalam misi kemanusiaan ini berakar dari visi jangka panjang Maudy Ayunda Foundation yang didirikan sejak 2018. Yayasan ini konsisten bergerak pada program literasi, pembangunan fasilitas belajar, pengembangan generasi muda, hingga perluasan akses pendidikan. Ketika Save the Children Indonesia menginisiasi program pemulihan pascabanjir, yayasan Maudy langsung bergabung sebagai mitra strategis.

Penyanyi sekaligus aktris berbakat ini meluangkan waktu selama tiga hari penuh untuk berkeliling di kawasan Aceh Tamiang dan Aceh Timur. Ia melihat langsung sekolah yang rusak, berdialog bersama para guru, orang tua murid, hingga bercengkerama dengan anak-anak. Pengalaman emosional tersebut membuat Maudy terenyuh melihat semangat tinggi anak-anak yang tetap datang ke sekolah walau fasilitas belajar mereka hancur total.

Apa Sebenarnya Manfaat dari Temporary Learning Space?

Fokus utama dari gerakan kemanusiaan yang diumumkan pada 19 Mei 2026 ini adalah pembangunan Temporary Learning Space (TLS) atau Ruang Belajar Sementara. TLS didirikan sebagai solusi cepat agar anak-anak tidak perlu menunggu waktu lama sampai renovasi gedung sekolah utama selesai dilakukan. Bangunan ini dirancang untuk memulihkan rutinitas harian anak-anak yang sempat terhenti akibat bencana alam.

Fasilitas yang disediakan di dalam Ruang Belajar Sementara ini meliputi:

  • Ruang kelas darurat yang layak dan bersih untuk proses belajar mengajar.

  • Meja, kursi, perlengkapan alat tulis sekolah, serta buku-buku bacaan berkualitas.

  • Area bermain yang aman dan mendukung program pemulihan psikososial anak dari trauma.

Bagaimana TLS Membantu Memulihkan Trauma Psikologis Anak?

Berdasarkan hasil data dari Education Rapid Assessment oleh Save the Children Indonesia, sebanyak 90% sekolah di daerah terdampak sebenarnya sudah mulai beroperasi kembali. Namun, tingkat kehadiran siswa di kelas justru dinilai masih sangat rendah, terutama untuk anak usia PAUD dan TK. Ada kendala akses jalan yang rusak, transportasi belum pulih, hingga kekhawatiran orang tua atas keamanan anak mereka.

Oleh karena itu, TLS dihadirkan bukan hanya sebagai tempat mentransfer ilmu, melainkan sebagai ruang aman untuk pemulihan mental. CEO Save the Children Indonesia, Dessy Kurwiany Ukar, menjelaskan bahwa anak-anak yang kehilangan sekolah akibat bencana juga kehilangan rasa aman dan rutinitas bersama teman.

Kehadiran TLS diharapkan mampu mengembalikan keceriaan, membangun rasa percaya diri, sekaligus menumbuhkan kembali harapan masa depan mereka.

Poin Penting:

  • Maudy Ayunda Foundation dan Save the Children Indonesia mendirikan Ruang Belajar Sementara (TLS) untuk anak-anak terdampak banjir di Aceh.

  • Bencana banjir awal 2026 merusak 3.120 sekolah di Aceh dan berdampak pada 707.161 murid serta 59.620 guru.

  • Maudy Ayunda meninjau langsung kondisi lapangan di Aceh Tamiang dan Aceh Timur selama tiga hari berturut-turut.

  • Program TLS menyediakan fasilitas kelas, buku, meja, kursi, serta fokus pada pemulihan psikososial anak pascabencana.

  • Berdasarkan data assessment, sekitar 90% sekolah sudah buka namun tingkat kehadiran siswa masih rendah karena trauma dan akses sulit.

Insight Redaksi: Aksi nyata dari Maudy Ayunda ini patut diacungi jempol. Bukan hanya mengandalkan paras cantik dan nama besar di media sosial saja! Dari sudut pandang redaksi, kolaborasi kemanusiaan ini sangat penting karena daerah pelosok yang terdampak bencana sering kali lambat mendapatkan bantuan untuk memperbaiki fasilitas umum. Kerusakan ribuan sekolah di Aceh itu nyata dan jika dibiarkan, risiko anak-anak putus sekolah akan semakin tinggi. Menurut opini redaksi, TLS merupakan langkah darurat yang paling tepat untuk membantu menyelamatkan kondisi psikologis anak-anak dari trauma akibat banjir. Rekomendasi untuk Anda, jika memiliki rezeki lebih, mari ikut berdonasi mendukung program mulia ini. Jangan sampai masa depan anak-anak terputus hanya karena sekolah mereka hancur. Bagikan juga informasi berharga ini kepada teman-teman Anda di media sosial agar semakin banyak orang yang peduli.

Baca Juga: Surya Insomnia di Balik Layar ARISAN: Fakta, Cerita Inspiratif, dan Hubungan dengan Rekan Selebriti

Mau selalu update info paling keren dan gak ketinggalan zaman? Update info hanya di Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

  1. Kapan program Ruang Belajar Sementara Maudy Ayunda di Aceh diumumkan? Program pemulihan pendidikan ini resmi diumumkan pada tanggal 19 Mei 2026.

  2. Wilayah mana saja di Aceh yang dikunjungi langsung oleh Maudy Ayunda? Maudy Ayunda mengunjungi wilayah Kabupaten Aceh Tamiang dan Aceh Timur selama tiga hari.

  3. Berapa banyak sekolah di Aceh yang terdampak bencana banjir awal tahun 2026? Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, terdapat 3.120 sekolah di Aceh yang terdampak bencana.

  4. Apa fungsi utama dari didirikannya Temporary Learning Space (TLS)? Sebagai ruang kelas darurat agar proses belajar mengajar tidak berhenti selama bangunan sekolah permanen diperbaiki.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
#aceh #maudy ayunda #Sekolah