Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Minola Sebayang Tanggapi Sindiran Pascapolemik Hak Asuh Anak

Kaila Mutiara Ramadhani • Kamis, 4 Juni 2026 | 20:08 WIB
Ruben Onsu  (BTV/AI)
Ruben Onsu (BTV/AI)

Durasi Baca: 5 Menit

Topik: Pernyataan kuasa hukum Ruben Onsu mengenai polemik pascaperceraian dan hak asuh anak kembali memicu perhatian publik.

Ikhtisar: Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menanggapi sindiran yang diduga berasal dari pihak keluarga Sarwendah. Ia menekankan pentingnya berpegang pada kesepakatan hukum yang berlaku dan menghindari saling serang melalui media sosial.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Polemik pascaperceraian Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi perhatian setelah muncul aksi saling sindir yang diduga melibatkan pihak keluarga kedua belah pihak. Kuasa hukum Ruben meminta semua pihak kembali merujuk pada kesepakatan hukum yang telah ditetapkan.

Isu ini menarik perhatian karena menyangkut hak dan kewajiban setelah perceraian. Nah, sebelum opini berkembang ke mana-mana, simak fakta yang disampaikan langsung oleh kuasa hukum Ruben sampai selesai, Ces!

Baca Juga: Adhisty Zara Umumkan Pernikahan dan Kehamilan Anak Pertama

Mengapa Minola Sebayang menyoroti Akta 39?

Jawabannya karena menurut Minola, seluruh konsekuensi pascaperceraian sudah diatur dalam dokumen hukum yang telah berkekuatan tetap. Ia menilai penyelesaian persoalan sebaiknya mengacu pada ketentuan tersebut.

"Perkawinan sudah putus akibat perceraian, inkrah. Nah konsekuensi dari pascaperceraian itu juga sudah diatur di Akta 39. Kenapa kita enggak merujuk kepada Akta 39?" kata Minola.

Menurutnya, merujuk pada kesepakatan yang sudah ada akan membantu mengurangi perdebatan yang berkembang di ruang publik.

Bagaimana tanggapan Minola soal perjuangan mencari nafkah?

Minola menilai bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga bukan sesuatu yang istimewa karena merupakan tanggung jawab yang dijalankan banyak orang setiap hari. Karena itu, ia meminta persoalan dilihat secara proporsional.

"Itu artinya apakah itu sesuatu hal yang istimewa? Bukankah setiap orang harus berjuang untuk mencari nafkah? Semua orang berjuang untuk mencari nafkah," ujarnya.

Pernyataan tersebut menjadi respons atas sindiran yang menyinggung perjuangan Sarwendah dalam mencari nafkah untuk kebutuhan sehari-hari.

Apa yang disampaikan mengenai kontribusi Ruben Onsu?

Minola menegaskan bahwa Ruben juga menjalankan tanggung jawab finansial selama berumah tangga. Menurutnya, kontribusi tersebut berlangsung selama bertahun-tahun dan tidak bisa diabaikan begitu saja.

Ia menyebut Ruben tetap memberikan nafkah untuk anak-anaknya setelah perceraian. Nilainya disebut mencapai sekitar Rp200 juta per bulan, belum termasuk kebutuhan lain yang juga ditanggung.

“Ruben juga berjuang untuk mencari nafkah. Bahkan selama ini memberikan sesuatu yang fantastis kan, sampai 200-an juta per bulan. Belum lagi biaya-biaya yang lain,” katanya.

Baca Juga: Pengantin Viral Potong Kue Pernikahan Pakai Pedang di Minahasa Selatan

Mengapa sorotan terhadap beberapa bulan terakhir dipertanyakan?

Minola mempertanyakan jika perhatian publik hanya tertuju pada periode tertentu tanpa melihat konteks yang lebih luas. Menurutnya, perjalanan panjang tanggung jawab yang telah dijalankan juga perlu diperhitungkan.

Ia mengingatkan bahwa sebuah persoalan tidak dapat dinilai hanya dari satu potongan waktu. Karena itu, semua pihak diminta melihat keseluruhan situasi secara seimbang.

Apa solusi yang ditawarkan untuk meredakan polemik?

Minola berharap kedua belah pihak dapat mengedepankan komunikasi dan penyelesaian yang konstruktif. Ia menyayangkan munculnya sindiran atau serangan yang berkembang melalui media sosial.

“Masing-masing memberikan hak dan kewajibannya. Kalau ada benturan, kita cari solusi untuk menyelesaikannya untuk kebaikan bersama. Bukan saling serang, bukan saling sindir di media sosial,” tuturnya.

Pesan tersebut sekaligus menjadi ajakan agar persoalan keluarga diselesaikan melalui jalur yang tepat tanpa memperluas konflik di ruang publik.

Baca Juga: Bule kabur Tidak Bayar Makanan! Ucapan WNA Saat Ditagih Pembayaran Makanan Tuai Reaksi Luas Warganet

Poin Penting:

Insight Redaksi: Perdebatan pascaperceraian kerap menarik perhatian publik karena melibatkan figur yang dikenal luas. Namun dari pernyataan yang muncul, ada satu benang merah yang menarik dicermati, yakni pentingnya kembali pada kesepakatan yang telah disepakati secara hukum. Dari sudut pandang masyarakat Balikpapan, persoalan keluarga sering kali menemukan jalan keluar saat fokus diarahkan pada solusi, bukan respons emosional di ruang publik. Nah itu sudah, Ces!

Jika merasa informasi ini bermanfaat, bagikan jua ke bubuhan ikam agar diskusi yang berkembang tetap berdasarkan fakta yang disampaikan para pihak terkait.

Perkembangan polemik Ruben Onsu dan Sarwendah masih menjadi perhatian banyak pembaca. Ikuti terus informasi terbaru hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Siapa yang memberikan tanggapan terkait polemik ini?
Minola Sebayang selaku kuasa hukum Ruben Onsu.

2. Apa yang disoroti Minola dalam pernyataannya?
Ia menekankan pentingnya merujuk pada Akta 39 yang mengatur konsekuensi pascaperceraian.

3. Berapa nafkah yang disebut diberikan Ruben untuk anak-anaknya?
Menurut Minola, sekitar Rp200 juta per bulan.

4. Apa yang disayangkan Minola?
Munculnya saling sindir dan saling serang melalui media sosial.

5. Solusi apa yang diusulkan?
Mencari penyelesaian bersama dengan mengedepankan hak dan kewajiban masing-masing pihak.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
#Minola Sebayang #Akta 39 #ruben onsu