Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Pihak Sarwendah Ungkap Dugaan Aset Bermasalah Usai Kesepakatan Harta Gono-Gini

Kaila Mutiara Ramadhani • Rabu, 3 Juni 2026 | 07:50 WIB
Sarwendah (BTV/AI)
Sarwendah (BTV/AI)

Durasi Baca: 4 Menit

Topik: Perselisihan pembagian aset pasca-perceraian Sarwendah dan Ruben Onsu memasuki fase baru setelah muncul dugaan aset bermasalah yang masih memiliki beban utang bank.

Ikhtisar: Sengketa harta gono-gini antara Sarwendah dan Ruben Onsu kembali menjadi sorotan. Pihak Sarwendah mengungkap adanya aset rumah yang masih dijaminkan ke bank serta sejumlah kewajiban finansial yang dinilai belum terselesaikan.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Perselisihan pembagian harta gono-gini antara Sarwendah dan Ruben Onsu kembali memanas setelah muncul dugaan bahwa aset yang diterima Sarwendah ternyata masih memiliki beban utang besar di bank.

Masalahnya bukan cuma soal pembagian aset. Ada persoalan kepemilikan, utang, hingga tagihan yang masih berjalan. Penasaran bagaimana duduk perkaranya? Simak sampai habis, karena ada sejumlah fakta yang cukup menyita perhatian publik, Ces!

Baca Juga: Clara Shinta Tetap Gugat Cerai, Alexander Assad Masih Ingin Bertahan

Mengapa pihak Sarwendah merasa kecolongan dalam pembagian aset?

Pihak Sarwendah mengaku baru mengetahui kondisi aset yang diterimanya setelah proses pembagian harta berjalan. Menurut kuasa hukumnya, rumah yang menjadi bagian Sarwendah ternyata masih dijaminkan ke bank.

Chris Sam Siwu menyebut aset tersebut bukan aset yang bersih karena masih memiliki beban pinjaman dengan nilai yang disebut sangat besar. Situasi itu membuat pihak Sarwendah merasa dirugikan.

Menurut Chris, kondisi tersebut tidak sesuai dengan harapan saat kesepakatan pembagian aset dilakukan di hadapan notaris. Karena itu, persoalan ini kini menjadi perhatian serius tim kuasa hukum.

Apa yang membuat rumah tersebut menjadi sumber kekhawatiran baru?

Masalah bertambah rumit karena rumah yang diterima Sarwendah disebut sudah masuk kategori Kolektibilitas 5 atau Kol 5. Status ini membuat penghuni rumah tidak dapat merasa tenang.

Chris Sam Siwu menjelaskan bahwa salah satu rumah yang ditempati Sarwendah masih berkaitan dengan agunan bank. Kondisi tersebut menimbulkan ketidakpastian terhadap aset yang kini menjadi bagiannya.

Bagi pihak Sarwendah, kepastian status aset menjadi hal penting karena berkaitan langsung dengan hak kepemilikan dan rasa aman saat menempati rumah tersebut.

Mengapa tawaran pelunasan utang belum menemukan titik temu?

Menurut kuasa hukum Sarwendah, kliennya sempat menyatakan kesediaan untuk melunasi utang yang melekat pada rumah tersebut. Namun ada syarat yang diajukan.

Sarwendah meminta agar kepemilikan aset langsung dibalik nama apabila dirinya melunasi kewajiban tersebut. Permintaan itu disebut belum mendapatkan kesepakatan dari pihak Ruben Onsu.

Persoalan semakin berkembang ketika muncul permintaan tambahan terkait pengembalian dana cicilan yang sebelumnya telah dibayarkan ke bank. Hal itu menjadi salah satu titik yang memperumit proses negosiasi.

Baca Juga: Adhisty Zara Umumkan Pernikahan dan Kehamilan Anak Pertama

Bagaimana persoalan kendaraan ikut masuk dalam sengketa ini?

Tidak hanya rumah, persoalan lain muncul dari kendaraan yang masih terkait pembiayaan bank. Kuasa hukum Sarwendah, Abraham Simon, mengungkap adanya tagihan yang masih ditujukan kepada kliennya.

Salah satu yang disorot adalah kendaraan Mini Cooper yang disebut menjadi hak Ruben Onsu. Meski penguasaan fisik kendaraan berada pada Ruben, tagihan disebut masih dialamatkan kepada Sarwendah.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai penyelesaian kewajiban pembiayaan yang masih berjalan setelah hubungan suami istri berakhir secara hukum.

Apa sikap kuasa hukum Sarwendah terhadap pihak perbankan?

Tim kuasa hukum Sarwendah meminta agar pihak perbankan tidak lagi menghubungi kliennya terkait kewajiban yang dianggap bukan menjadi tanggung jawabnya saat ini.

Chris Sam Siwu menegaskan bahwa hubungan hukum antara Sarwendah dan Ruben Onsu telah berakhir. Karena itu, menurutnya, penyelesaian kewajiban tertentu semestinya diarahkan kepada pihak yang berkaitan langsung.

Pernyataan tersebut menjadi bagian dari upaya tim hukum untuk memberikan kepastian dan kenyamanan bagi Sarwendah di tengah proses penyelesaian aset yang masih berlangsung.

Baca Juga: Pengantin Viral Potong Kue Pernikahan Pakai Pedang di Minahasa Selatan

Poin Penting:

Insight Redaksi: Persoalan ini menunjukkan bahwa pembagian harta pasca-perceraian tidak selalu selesai ketika kesepakatan ditandatangani. Nilai aset memang penting, tetapi kondisi hukum dan finansial aset sering kali menjadi faktor yang menentukan. Dari sudut pandang masyarakat Balikpapan, kasus seperti ini mengingatkan bahwa status kepemilikan, agunan bank, hingga kewajiban pembiayaan perlu diperiksa secara rinci sebelum pembagian disepakati. Detail kecil bisa berubah menjadi persoalan besar. Nah itu sudah.

Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam agar makin banyak yang memahami pentingnya kejelasan status aset dalam proses pembagian harta pasca-perceraian.

Masih ada perkembangan menarik dari dunia hiburan dan isu publik yang ramai diperbincangkan. Ikuti terus update terbaru hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Apa yang dipermasalahkan Sarwendah dalam pembagian harta gono-gini?
Sarwendah melalui kuasa hukumnya menyebut aset rumah yang diterimanya masih memiliki beban utang bank.

2. Apa itu status Kol 5 yang disebut dalam kasus ini?
Kol 5 adalah kategori kredit bermasalah yang disebut melekat pada aset rumah tersebut.

3. Apakah Sarwendah bersedia melunasi utang rumah?
Ya, menurut kuasa hukumnya, Sarwendah bersedia melunasi dengan syarat kepemilikan langsung dibalik nama.

4. Selain rumah, aset apa yang ikut dipersoalkan?
Kendaraan Mini Cooper yang masih terkait pembiayaan bank juga disebut menjadi bagian persoalan.

5. Apa permintaan kuasa hukum Sarwendah kepada pihak bank?
Mereka meminta agar pihak bank tidak lagi mengganggu kliennya terkait kewajiban yang dipersoalkan.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

 

Editor : Arya Kusuma
#harta gono-gini #ruben onsu #sarwendah