Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Ruben Onsu Sebut Hak Bertemu Anak Dipersulit, Nafkah Dihentikan Enam Bulan

Kaila Mutiara Ramadhani • Selasa, 2 Juni 2026 | 07:29 WIB
Ruben Onsu  (BTV/AI)
Ruben Onsu (BTV/AI)

Durasi Baca: 5 Menit

Topik: Polemik nafkah pascacerai Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi sorotan setelah adanya pengakuan penghentian pembayaran selama enam bulan.

Ikhtisar: Ruben Onsu mengakui menghentikan pembayaran nafkah kepada Sarwendah selama enam bulan terakhir. Melalui kuasa hukumnya, langkah tersebut disebut sebagai bentuk protes karena Ruben merasa haknya untuk bertemu anak-anak tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Polemik hubungan pascacerai Ruben Onsu dan Sarwendah kembali mencuat setelah terungkap bahwa Ruben menghentikan pembayaran nafkah selama enam bulan terakhir. Keputusan itu disebut bukan karena faktor finansial, melainkan bentuk protes atas persoalan akses bertemu anak.

Banyak yang penasaran apa sebenarnya yang terjadi di balik keputusan tersebut. Simak sampai habis, karena ada sejumlah fakta yang membuka sisi lain dari konflik yang sedang jadi perhatian publik ini, Ces!

Baca Juga: Kasus Blok M Viral, Selebgram Brunei Ditangkap Terkait Penganiayaan Maut

Mengapa Ruben Onsu Menghentikan Nafkah Selama Enam Bulan?

Alasan utamanya adalah bentuk protes. Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menjelaskan bahwa kliennya merasa hak sebagai ayah untuk bertemu anak-anak dipersulit setelah perceraian.

Menurut Minola, Ruben selama ini merasa selalu memenuhi kewajiban finansial. Namun di sisi lain, ia menganggap hak yang seharusnya diterima tidak berjalan seimbang sehingga muncul keputusan menghentikan pembayaran tersebut.

"Ruben berpikir, 'Kewajibanku kubayar terus bahkan melampaui apa yang seharusnya, hakku aku enggak dapat.'"

Sejak Kapan Penghentian Nafkah Itu Dilakukan?

Penghentian nafkah disebut mulai dilakukan sejak Desember tahun lalu. Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Minola saat memberikan penjelasan mengenai langkah yang diambil kliennya.

Ia juga menyoroti reaksi yang muncul setelah enam bulan penghentian pembayaran berlangsung. Menurutnya, selama bertahun-tahun kontribusi finansial Ruben justru jarang menjadi sorotan publik.

"Dan itu baru dilaksanakan, dimulai dari Desember. Ya, sampai hari ini baru 6 bulan udah teriak."

Seberapa Besar Tanggung Jawab Finansial Ruben Setelah Bercerai?

Nominal yang diungkap cukup menyita perhatian. Minola menyebut Ruben memberikan nafkah mencapai Rp225 juta setiap bulan meskipun status pernikahan mereka telah berakhir.

Yang menarik, biaya yang ditanggung bukan hanya kebutuhan anak-anak. Ruben disebut masih membayar sejumlah kebutuhan lain yang berkaitan dengan Sarwendah, termasuk asuransi hingga pengeluaran rumah tangga yang sangat rinci.

"Lupa, kantong plastik sampah juga dibiayai. Ada perinciannya. Lupa asuransinya, meskipun sudah tidak lagi jadi istri tetap dibayarin asuransinya."

Baca Juga: Erika Richardo Masuk Forbes 30 Under 30 Asia 2026 Lewat Seni Visual

Apa yang Menjadi Sumber Ketegangan Pascaperceraian?

Persoalan akses bertemu anak menjadi isu yang kini paling banyak dibicarakan. Ruben disebut merasa kesulitan mendapatkan kesempatan bertemu dengan kedua putrinya setelah perceraian.

Situasi tersebut kemudian berkembang menjadi konflik yang semakin terbuka ke publik. Bukan hanya soal nafkah, tetapi juga menyangkut hubungan komunikasi antara kedua belah pihak.

Bagaimana Perjalanan Hubungan Ruben dan Sarwendah Setelah Cerai?

Ruben Onsu dan Sarwendah resmi bercerai pada 24 September 2024. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai dua orang putri.

Namun setelah perceraian, sejumlah polemik terus muncul. Mulai dari isu kedatangan debt collector terkait cicilan mobil hingga persoalan hak bertemu anak yang kini menjadi perdebatan terbaru.

Mengapa Kasus Ini Menarik Perhatian Publik?

Kasus ini menarik perhatian karena menyangkut dua figur publik yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai pasangan keluarga selebritas. Ketika konflik rumah tangga berlanjut setelah perceraian, perhatian publik pun ikut tertuju.

Di sisi lain, nominal nafkah yang disebut mencapai Rp225 juta per bulan membuat banyak orang ikut memperbincangkan persoalan tersebut. Bukan hanya soal angka, tetapi juga tentang keseimbangan antara hak dan kewajiban setelah perceraian.

Baca Juga: Kasus Anak Bupati Riau Positif Ganja di Pekanbaru Jadi Sorotan Publik

Poin Penting:

Insight Redaksi: Dalam konflik pascacerai, perhatian publik sering tertuju pada angka nafkah. Padahal dari informasi yang muncul kali ini, inti persoalannya justru berada pada hubungan antara hak dan kewajiban setelah perpisahan. Dari sudut pandang masyarakat Balikpapan, persoalan keluarga sering kali menjadi rumit ketika komunikasi mulai tersendat. Angka besar memang menarik perhatian, tetapi akses orang tua terhadap anak juga menjadi bagian yang sama pentingnya. Itu yang membuat polemik ini terus diperbincangkan, Ces.

Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang memahami konteks persoalan yang sedang ramai diperbincangkan publik dari berbagai sisi.

Masih banyak perkembangan menarik dari dunia hiburan dan kehidupan selebritas yang layak disimak. Update terus informasi terbaru hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Mengapa Ruben Onsu menghentikan nafkah?
Menurut kuasa hukumnya, langkah itu merupakan bentuk protes terkait akses bertemu anak.

2. Sejak kapan nafkah dihentikan?
Disebut mulai sejak Desember lalu.

3. Berapa nominal nafkah yang diungkap pihak Ruben?
Sebesar Rp225 juta per bulan.

4. Kapan Ruben Onsu dan Sarwendah resmi bercerai?
Pada 24 September 2024.

5. Berapa anak yang dimiliki Ruben dan Sarwendah?
Dua orang putri.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
#Rp225 juta per bulan #ruben onsu #sarwendah