Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Atap Sekolah Sragen Ambruk Saat Pelajaran, 7 Siswa dan Guru Jadi Korban di Pagi Hari

Arya Kusuma • Rabu, 13 Mei 2026 | 10:58 WIB
MTs Muhammadiyah 4 Bulu Sragen Roboh Mendadak, Kondisi Atap Lawas Jadi Sorotan (Instagram/pmikabsragen)
MTs Muhammadiyah 4 Bulu Sragen Roboh Mendadak, Kondisi Atap Lawas Jadi Sorotan (Instagram/pmikabsragen)

Topik: Atap Kelas MTs Muhammadiyah 4 Bulu Sragen Ambruk Saat Pelajaran Berlangsung
Durasi Baca: 4 menit

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Suasana belajar Bahasa Inggris di kelas 7 MTs Muhammadiyah 4 Bulu, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, mendadak berubah panik setelah atap ruang kelas ambruk pada Selasa pagi, 12 Mei 2026 sekitar pukul 07.15 WIB. Tujuh siswa dan satu guru jadi korban dalam insiden yang diduga dipicu kondisi atap bangunan yang sudah lapuk.

Peristiwa ini langsung bikin perhatian publik tertuju ke kondisi bangunan sekolah lama yang masih dipakai untuk kegiatan belajar. Video reruntuhan atap yang beredar di media sosial pun cepat menyebar. Genteng pecah, kayu berserakan, dan ruang kelas terbuka tanpa atap. Simak sampai habis, karena ada fakta penting yang bikin banyak orang geleng kepala, Ces!

Kenapa atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Bulu bisa roboh saat pelajaran berlangsung?

Insiden terjadi saat siswa kelas 7 sedang mengikuti pelajaran Bahasa Inggris bersama guru bernama Nurul Eka Ismiyati. Tanpa tanda panjang, bagian atap tiba-tiba runtuh dan menimpa area kelas. Dalam rekaman video yang beredar, kondisi ruang belajar terlihat rusak cukup parah dengan material kayu dan genteng memenuhi lantai kelas.

Kapolres Sragen, Dewiana Syamsu Indyasari, menyebut bangunan sekolah itu termasuk bangunan lama. Sekolah pertama kali dibangun tahun 1978 dan terakhir direnovasi pada tahun 2000. Setelah itu, kadada renovasi lagi sampai sekarang, Ces.

Baca Juga: Beasiswa China untuk Josepha Alexandra Jadi Sorotan Setelah Polemik LCC Pontianak Viral

Apa penyebab atap sekolah di Sragen diduga ambruk?

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab utama ambruknya atap kelas tersebut. Namun dari hasil pengecekan awal di lokasi, bagian kayu penyangga atap diduga sudah mengalami pelapukan cukup parah.

“kalau tadi kami lihat memang bangunan ini kan bangunan tua. Jadi, bangunan pada saat pertama dibangun tahun 78 kemudian sempat direnovasi tahun 2000. Sejak tahun 2000 sampai dengan sekarang berarti kan sudah sekitar 26 tahun ya. Belum ada renovasi lagi,” ucap Dewiana kepada awak media.

Ia juga menambahkan material kayu dari atap sudah diambil tim Satreskrim sebagai barang bukti penyelidikan. Nah, kondisi bangunan sekolah lawas memang sering luput dari perhatian sampai akhirnya kejadian seperti ini muncul mendadak, kada nyaman pang dilihatnya, Ces.

Berapa korban dalam insiden atap ambruk di MTs Muhammadiyah 4 Bulu?

PMI Kabupaten Sragen mencatat ada delapan korban dalam kejadian ini. Terdiri dari tujuh siswa dan satu guru. Salah satu siswa mengalami fraktur terbuka pada tungkai bawah kaki kanan, sementara enam siswa lain mengalami luka lecet serta benturan di kepala dan dahi.

Guru yang berada di dalam kelas dilaporkan mengalami syok dan kondisi lemas setelah kejadian. Tim penyelamat kemudian melakukan evakuasi korban dari bawah reruntuhan sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan. Situasinya cepat, tegang, dan bikin suasana sekolah berubah total pagi itu, Ces.

Ke mana para korban atap sekolah ambruk dibawa untuk perawatan?

Sebanyak tujuh korban langsung dibawa ke IGD RSUD Sragen untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara satu korban lainnya dirujuk ke IGD RSI Amal Sehat Sragen.

Proses evakuasi berlangsung setelah petugas memastikan area reruntuhan cukup aman untuk penyelamatan. Beberapa bagian gedung yang terdampak kini sudah dipasang garis polisi guna mendukung proses penyelidikan lebih lanjut. Aktivitas di sekitar ruang kelas juga dibatasi sementara, kada boleh sembarangan masuk lagi, Ces.

Apa imbauan polisi setelah insiden atap sekolah roboh di Sragen?

Pihak kepolisian mengingatkan pentingnya pemeliharaan bangunan sekolah agar kejadian serupa kada terulang lagi. Terutama untuk gedung lama yang masih dipakai aktivitas belajar setiap hari.

Kasus ini juga memunculkan perhatian publik soal keamanan fasilitas pendidikan. Banyak yang berharap pengecekan kondisi bangunan sekolah bisa dilakukan rutin sebelum muncul korban. Kadada yang ingin berangkat belajar malah berakhir masuk IGD pang, nah itu sudah.

Baca Juga: Video DPRD Jember Main Game Saat Rapat Kesehatan Viral, Ketua Dewan Langsung Minta Maaf

Poin Penting:

  1. Atap kelas 7 MTs Muhammadiyah 4 Bulu Sragen ambruk saat pelajaran berlangsung.
  2. Insiden terjadi Selasa, 12 Mei 2026 sekitar pukul 07.15 WIB.
  3. Total ada 8 korban terdiri dari 7 siswa dan 1 guru.
  4. Dugaan awal penyebab robohnya atap karena kayu bangunan sudah lapuk.
  5. Bangunan sekolah diketahui berdiri sejak 1978 dan terakhir direnovasi tahun 2000.

Insight: Insiden di Sragen ini bukan sekadar kabar bangunan roboh. Ada pesan keras soal pentingnya memeriksa fasilitas sekolah lama sebelum dipakai ribuan aktivitas tiap hari. Banyak gedung pendidikan usia puluhan tahun masih aktif dipakai tanpa pembaruan besar. Di daerah, persoalan seperti ini sering dianggap aman selama kada ada kejadian. Padahal risiko bisa muncul kapan saja. Bubuhan pengelola sekolah sampai pihak terkait mesti peka dari hal kecil sebelum berubah jadi musibah besar, Ces.

Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang peduli soal keamanan bangunan sekolah dan fasilitas belajar anak-anak.

Pantau terus info hangat dan cerita penting lainnya cuma di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ:

  1. Kapan insiden atap sekolah ambruk di Sragen terjadi?
    Peristiwa terjadi pada Selasa pagi, 12 Mei 2026 sekitar pukul 07.15 WIB saat kegiatan belajar berlangsung.
  2. Di mana lokasi sekolah yang mengalami atap ambruk?
    Insiden terjadi di MTs Muhammadiyah 4 Bulu, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
  3. Berapa jumlah korban dalam kejadian ini?
    Total ada delapan korban terdiri dari tujuh siswa dan satu guru.
  4. Apa dugaan penyebab atap kelas roboh?
    Dugaan sementara karena bagian kayu atap bangunan sudah lapuk akibat usia bangunan yang cukup tua.
my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
#atap sekolah ambruk #MTs Muhammadiyah 4 Bulu #PMI Kabupaten Sragen