Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Terungkap! Anak Dipaksa Mengemis Sejak Bayi di CFD Kanjuruhan Malang

Arya Kusuma • Selasa, 5 Mei 2026 | 13:46 WIB
Tangkapan Layar, Anak kecil membawa ember di CFD Kanjuruhan Malang, momen viral yang jadi sorotan publik (Threads/rizkiyahi)
Tangkapan Layar, Anak kecil membawa ember di CFD Kanjuruhan Malang, momen viral yang jadi sorotan publik (Threads/rizkiyahi)

Topik: Dugaan Eksploitasi Anak di CFD Kanjuruhan Malang Picu Penangkapan Orang Tua
Durasi Baca: 4 menit

 

Baca Ringkas 30 Detik: Dugaan eksploitasi anak terjadi di kawasan Car Free Day Kanjuruhan Malang, ketika seorang anak dipaksa mengemis oleh orang tuanya. Aktivitas itu disebut sudah berlangsung lama, bahkan sejak bayi. Video kejadian memicu kemarahan publik, hingga akhirnya pasangan tersebut diamankan polisi. Kasus ini menyorot peran keluarga dalam perlindungan anak. Scroll Lanjut Baca Selengkapnya, Ces!...

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Kasus dugaan eksploitasi anak di kawasan Car Free Day Stadion Kanjuruhan, Malang, langsung bikin geger jagat maya. Seorang anak kecil terlihat dipaksa mengemis oleh ibunya di tengah keramaian, sementara ayahnya ikut memantau dari sekitar lokasi. Polisi pun bergerak cepat, kedua orang tua langsung diamankan.

Masih penasaran gimana ceritanya bisa sejauh itu? Ikam wajib simak sampai habis, karena detailnya bikin geleng kepala, Cess!

Kenapa kasus anak mengemis di CFD Kanjuruhan ini jadi sorotan?

Kasus ini langsung mencuat karena video yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi yang bikin banyak orang geram. Anak kecil itu terlihat membawa ember dan berkeliling di antara pengunjung yang sedang santai makan di CFD. Bukan sekadar ikut orang tua, tapi diduga disuruh aktif meminta uang.

Yang bikin makin jadi perhatian, sang ibu terlihat mengarahkan anaknya secara langsung. Bahkan ada momen dia menunjuk dengan kayu sambil memberi instruksi. Situasi ini direkam dan diunggah oleh akun Threads @rizkiyahi, lalu langsung ramai dikomentari warganet.

Reaksi publik kada main-main. Banyak yang merasa tindakan itu sudah melewati batas, apalagi melibatkan anak kecil di ruang publik.

Sejak kapan dugaan eksploitasi ini terjadi?

Dari hasil pemeriksaan pihak kepolisian, aktivitas ini diduga sudah berlangsung cukup lama. Kasatres PPA dan PPO Polres Malang, AKP Yulistiana Sri Iriana, menjelaskan bahwa anak tersebut bahkan sudah dibawa mengamen sejak usia dua bulan.

“Dari hasil pemeriksaan, anak tersebut sudah dibawa mengamen sejak usia dua bulan, kemudian saat berusia dua tahun mulai disuruh mengamen sendiri dengan membawa kaleng bekas,” kata Yulistiana.

Artinya, pola ini bukan kejadian sekali dua kali. Sudah berulang dan terus dilakukan. Bahkan dilakukan di berbagai lokasi ramai seperti pasar dan area publik lain, kada cuma di CFD Kanjuruhan saja.

Bagaimana peran kedua orang tua dalam kasus ini?

Peran orang tua dalam kasus ini disebut saling mendukung. Ibu mengawasi langsung anak saat mengemis, sementara ayah bertugas mengantar, menunggu, bahkan ikut bergantian mengamen.

AKP Yulistiana menegaskan bahwa keterlibatan dua-duanya membuat kasus ini masuk kategori dugaan eksploitasi ekonomi terhadap anak. Jadi bukan tindakan sepihak.

Di video juga terungkap, anak tersebut sempat menangis. Tapi langsung diam, diduga karena tekanan dari orang tuanya. Bahkan disebutkan, kalau kada menuruti perintah, anak bisa dimarahi.

Situasi ini bikin banyak orang makin prihatin. Bukan cuma soal ekonomi, tapi juga soal perlakuan ke anak.

Kenapa teguran warga tidak menghentikan aksi ini?

Menariknya, kejadian ini sebenarnya sudah sempat ditegur oleh pengunjung sekitar. Tapi, teguran itu diabaikan. Sang ibu tetap melanjutkan aksinya menyuruh anak meminta uang.

Ini yang akhirnya bikin warga memutuskan melapor ke pihak berwajib. Nah dari situ, polisi langsung turun tangan dan mengamankan kedua orang tua tersebut.

“Sudah ada yang negur, cuma dia cuek. Akhirnya dilaporkan ke pihak berwajib,” tulis pengunggah video.

Artinya, peran masyarakat sebenarnya sudah ada. Cuma memang butuh langkah lanjutan supaya kasus seperti ini bisa ditangani secara serius.

Bagaimana reaksi warganet terhadap video viral ini?

Reaksi publik di media sosial cukup keras. Banyak yang merasa kesal dan geram melihat perlakuan terhadap anak tersebut. Komentar-komentar pun bermunculan dengan nada prihatin sekaligus marah.

“Sebel banget waktu anaknya didorong-dorong gitu. Mending ibu kerja bantu-bantu orang di rumah,” tulis akun @nuk****v.

Ada juga yang menyoroti dilema saat memberi uang. “Kalau kita kasian, kita ngasih duit, itu anak bakal digituin terus. Tapi kalau kita diemin, bisa lebih parah,” tulis akun @ri_***n.

Diskusi ini menunjukkan satu hal: masyarakat jadi sadar bahwa memberi uang di situasi seperti ini bisa punya dampak panjang.

Poin Penting:

  1. Anak dipaksa mengemis di CFD Kanjuruhan, Malang, dan viral di media sosial
  2. Aktivitas diduga sudah berlangsung sejak anak masih bayi
  3. Kedua orang tua berperan aktif dalam kegiatan tersebut
  4. Teguran warga di lokasi sempat terjadi namun diabaikan
  5. Kasus ini memicu reaksi luas dan kemarahan publik

Insight: Kasus ini membuka mata banyak orang soal pola eksploitasi yang kadang tersembunyi di ruang publik. Di Balikpapan sendiri, fenomena serupa bisa saja muncul tanpa disadari. Jadi bukan cuma soal iba pang, tapi juga soal memahami dampak dari setiap tindakan. Memberi bantuan harus tepat sasaran. Nah itu sudah, penting jua kita peka dan berani ambil langkah kalau melihat hal serupa.

Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham situasi kayak gini, jangan cuma lewat di timeline lalu hilang.

Tetap update info hangat, yang relate dengan kehidupan sehari-hari, cuma di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ:

1. Apa yang terjadi di CFD Kanjuruhan Malang?
Seorang anak diduga dipaksa mengemis oleh orang tuanya, dan videonya viral di media sosial.

2. Siapa yang diamankan polisi?
Kedua orang tua anak, berinisial FN dan EP, warga Kepanjen, Malang.

3. Sejak kapan aktivitas ini dilakukan?
Diduga sudah sejak anak masih bayi, bahkan mulai mengamen sejak usia dua bulan.

4. Kenapa kasus ini jadi ramai dibahas?
Karena videonya memperlihatkan dugaan eksploitasi anak secara langsung di ruang publik.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
#video viral anak mengemis #Car Free Day Stadion Kanjuruhan #Kabupaten Malang #anak dipaksa mengemis