Menantu Diduga Gelapkan Uang Kopi Mertua 4,7 Miliar, Dipakai Foya-Foya Sampai Viral

Arya Kusuma • Dipublikasikan Rabu, 15 April 2026 | 09:11 WIB
Tangkapan layar unggahan viral di Instagram terkait kasus menantu
Tangkapan layar unggahan viral di Instagram terkait kasus menantu

 

Topik: Dugaan menantu gelapkan uang Rp4,7 miliar dari usaha kopi mertua di Kepahiang
Durasi Baca: 4 menit

 

Ikhtisar: Kasus viral dugaan menantu gelapkan uang miliaran dari usaha kopi, dipakai foya-foya, kini ditangani polisi.

Baca Ringkas 30 Detik: Kasus dugaan penggelapan uang Rp4,7 miliar oleh menantu di Kepahiang menjadi sorotan. Dana dari usaha kopi mertua diduga dipakai untuk gaya hidup mewah, termasuk hiburan malam dan relasi pribadi. Polisi telah mengamankan terduga pelaku dan melakukan pemeriksaan. Dugaan aliran dana ke pihak lain juga diselidiki. Kasus ini mencuat setelah ketidaksesuaian data keuangan terungkap dari mitra usaha.

 

Balikpapan TV - Hai Cess! Lagi rame di media sosial, kasus dugaan menantu yang gelapkan uang Rp4,7 miliar milik mertuanya di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu. Uang itu disebut berasal dari usaha penjualan kopi, tapi malah diduga dipakai buat gaya hidup mewah.

Nah, dari awal cerita sampai proses hukum, semua terkuak satu per satu. Ikam penasaran kan kenapa kasus ini bisa sampai viral dan jadi sorotan banyak orang? Gas terus baca sampai habis, pahamlah ikam nanti.

Kenapa kasus penggelapan uang mertua ini langsung viral di media sosial?

Kasus ini langsung ramai setelah diunggah oleh akun Instagram @neni.putri yang mengaku sebagai kakak ipar dari terduga pelaku, Selasa 14 April 2026. Dalam unggahannya, disebutkan bahwa uang miliaran itu dipakai untuk liburan, dugem, hingga pesta miras dari Bengkulu sampai Bali.

Kalimat yang dibagikan juga cukup tajam. Ia menyebut uang tersebut digunakan untuk foya-foya bersama teman dan wanita simpanan. Sekali upload, langsung diserbu perhatian publik.

Wajar sih, isu keluarga plus uang miliaran selalu bikin orang penasaran. Apalagi nominalnya kada kecil, Rp4,7 miliar pang. Nah itu sudah, langsung jadi bahan obrolan di mana-mana.

“Menantu viral. Gelapkan uang mertua Rp4,7 miliar untuk gaya hidup, asyik liburan, dugem, pesta miras, judi, foya-foya, dari Kota Bengkulu hingga ke Bali bersama teman dan wanita simpanannya,” tulisnya dalam keterangan video.

Dari mana sebenarnya asal uang Rp4,7 miliar tersebut?

Sumber dana ini ternyata berasal dari usaha kopi milik ayah mertua pelaku. Jadi, uang yang seharusnya masuk ke pemilik usaha justru diduga dialihkan ke kantong pribadi.

Kanit Pidum Ipda Abdullah Barus menjelaskan bahwa uang itu digunakan untuk kepentingan pribadi. Termasuk membeli barang branded dan aktivitas hiburan.

“Uang hasil penggelapan diduga digunakan untuk kepentingan pribadi, termasuk berfoya-foya dan membelikan barang-barang branded,” ujar Ipda Abdullah Barus.

Singkatnya, uang usaha yang harusnya berputar untuk bisnis malah dipakai untuk kepuasan pribadi. Pahamlah ikam, di sinilah masalah mulai membesar.

Baca Juga: Mengungkap Rahasia Rumah Zaman Dulu Tetap Adem Tanpa AC, Ternyata Desainnya Sudah Pikirkan Iklim Tropis Sejak Awal Dibangun, Begini Penjelasannya

Bagaimana cara pelaku melakukan penggelapan uang tersebut?

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengakui perbuatannya dilakukan secara bertahap. Jadi kada langsung sekali tarik, tapi pelan-pelan lewat beberapa transaksi.

Polisi menemukan ada sembilan kali transaksi yang diduga digunakan untuk menilap uang hasil penjualan kopi tersebut. Ini yang bikin jumlahnya jadi besar tanpa langsung terdeteksi di awal.

Awal mula terbongkar pun cukup sederhana. Korban mulai curiga karena data pemasukan tidak sesuai dengan hasil penjualan. Saat dikonfirmasi ke mitra usaha, ternyata pembayaran sudah dilakukan penuh ke pelaku.

Nah, dari situ mulai kelihatan janggalnya. Satu-satu terbuka. Kadada yang bisa ditutup rapat kalau data sudah dibandingkan.

Benarkah ada aliran dana ke wanita lain dalam kasus ini?

Polisi juga mengungkap adanya dugaan aliran dana ke seorang perempuan yang kini sudah diperiksa sebagai saksi. Hal ini memperkuat dugaan penggunaan uang untuk kepentingan pribadi di luar kebutuhan utama.

Dana tersebut disebut tidak sepenuhnya disetorkan ke pemilik usaha. Sebagian justru digunakan untuk membiayai relasi pribadi pelaku.

Pertanyaannya, seberapa besar dampaknya ke keluarga? Jelas besar pang. Karena ini bukan cuma soal uang, tapi kepercayaan juga ikut runtuh.

Nah, kasus seperti ini jadi pengingat bahwa transparansi dalam bisnis keluarga itu penting. Kada bisa asal percaya tanpa kontrol.

Apa yang terjadi setelah kasus ini mencuat dan viral?

Setelah viral, pihak kepolisian langsung bergerak. Pelaku sudah diamankan oleh Satreskrim Polres Kepahiang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Menariknya, di tengah viralnya kasus ini, muncul pesan DM dari akun yang diduga milik wanita terkait. Ia meminta agar video dihapus karena khawatir diketahui orang tuanya.

“Assalamualaikum mbak, ini Cila minta maaf sebelumnya… minta tolong untuk takedown video,” tulis pesan tersebut.

Namun, permintaan itu ditolak. Pihak keluarga justru meminta agar kerugian dikembalikan terlebih dahulu. Tegas. Kada pakai muter.

Baca Juga: Inspirasi Kolam Ikan dengan Air Terjun Mini, Bikin Halaman Rumah Lebih Hidup dan Nyaman

Poin Penting yang Perlu Diketahui:

  1. Kasus melibatkan dugaan penggelapan Rp4,7 miliar dari usaha kopi keluarga
  2. Pelaku diduga menggunakan uang untuk gaya hidup dan relasi pribadi
  3. Ditemukan sembilan transaksi yang mengarah pada penggelapan
  4. Kasus terungkap dari ketidaksesuaian data pemasukan usaha
  5. Pelaku sudah diamankan dan kasus ditangani polisi

Insight: Kasus ini menunjukkan bahwa kepercayaan dalam bisnis keluarga itu kada cukup hanya modal hubungan. Harus ada sistem kontrol yang jelas. Nah, banyak orang mengira urusan keluarga pasti aman, padahal justru rawan jika tanpa pencatatan transparan. Di sisi lain, tekanan gaya hidup juga jadi faktor. Ini jadi pelajaran penting, jangan campur urusan pribadi dengan uang usaha, bisa runyam akhirnya.

Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham soal pentingnya transparansi dalam usaha keluarga, nah.

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'

FAQ:

  1. Apa kasus yang sedang viral ini?
    Kasus dugaan menantu menggelapkan uang Rp4,7 miliar dari usaha kopi milik mertuanya di Kepahiang.
  2. Untuk apa uang tersebut digunakan?
    Diduga untuk gaya hidup, hiburan malam, pembelian barang branded, dan relasi pribadi.
  3. Bagaimana kasus ini terungkap?
    Terbongkar setelah ada ketidaksesuaian data pemasukan dengan laporan penjualan usaha kopi.
  4. Apa status pelaku saat ini?
    Pelaku sudah diamankan oleh polisi dan sedang dalam proses pemeriksaan.
my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
Sumber : Instagram @neni.putri
penggelapan uang mertua usaha kopi Kepahiang kasus viral Bengkulu transaksi usaha kopi