Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Ibu Hamil Masak Rp10 Ribu Sehari, Netizen Kagum tapi Ahli Gizi Peringatkan Risiko

AdminBTV • Rabu, 22 Oktober 2025 | 13:58 WIB

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Balikpapan TV - Hai Cess! Viral! Seorang ibu hamil masak dengan uang Rp10 ribu per hari sukses bikin netizen tercengang. Di tengah harga bahan pokok yang terus merangkak naik, aksi hematnya jadi inspirasi banyak orang. Tapi, di balik kekaguman itu, muncul satu pertanyaan besar: apakah pola makan sehemat itu tetap aman untuk kesehatan ibu dan janin?

Fenomena ini langsung ramai dibahas di berbagai platform. Banyak yang salut, bahkan mencoba meniru caranya. Namun, sejumlah ahli gizi mengingatkan: berhemat boleh, tapi jangan sampai tubuh kekurangan asupan penting. Yuk, kita kupas lebih dalam—antara inspirasi dan risiko di balik dapur hemat si calon ibu.

Baca Juga: Shin Tae-yong Tegaskan Hati Masih untuk Indonesia Meski Kontrak Berakhir

Kenapa Video Ibu Hamil Masak Rp10 Ribu Sehari Jadi Viral?

Video singkat itu menampilkan keseharian seorang ibu hamil yang kreatif menyiasati harga bahan pokok. Dengan Rp10 ribu, ia bisa menyulap menu sederhana seperti tumis kangkung, telur dadar, dan sambal tempe. Warganet terpesona—bukan cuma karena hemat, tapi juga karena tetap terlihat lezat.

Fenomena ini mencerminkan realita hidup banyak keluarga Indonesia. Kondisi ekonomi yang ketat membuat sebagian orang mencari cara bertahan, termasuk di dapur. Tapi di balik kreativitas itu, muncul kekhawatiran: apakah asupan gizinya cukup untuk dua jiwa yang sedang tumbuh?

Apakah Rp10 Ribu Cukup untuk Kebutuhan Gizi Ibu Hamil?

Spesialis gizi klinik dr Ardian Sandhi Pramesti, SpGK menegaskan, angka itu sulit mencukupi kebutuhan gizi harian.

Menurutnya, ibu hamil butuh protein hewani, vitamin, dan mineral yang seimbang. Kalau asupan tidak terpenuhi, risiko seperti stunting, penurunan daya tahan tubuh, dan gangguan perkembangan janin bisa meningkat. Jadi, meski berhemat penting, jangan sampai gizi jadi korban.

Bagaimana Cara Ibu Hamil Bisa Tetap Hemat Tapi Bergizi?

Tenang, hemat bukan berarti harus mengorbankan nutrisi. Kuncinya ada di pemilihan bahan lokal dan cara masak cerdas. Misalnya, ganti daging sapi dengan tahu, tempe, atau ikan kembung, yang lebih terjangkau tapi tetap tinggi protein. Tambahkan sayuran hijau dan buah musiman agar tetap kaya vitamin.

Selain itu, rencanakan menu mingguan. Dengan begitu, belanja jadi lebih efisien dan tidak boros. Ingat, pola makan sehat bukan soal mahal, tapi soal keseimbangan dan variasi.

Apa Dampaknya Jika Ibu Hamil Kurang Gizi?

Kekurangan gizi bukan sekadar urusan berat badan. Dampaknya bisa panjang. Menurut dr Ardian, kekurangan protein dan zat besi bisa menyebabkan anemia, mudah lelah, dan memperlambat pertumbuhan janin. Dalam jangka panjang, anak berisiko mengalami stunting.

Selain itu, daya tahan tubuh ibu juga bisa menurun. Akibatnya, mudah terserang infeksi dan proses persalinan bisa lebih berat. Makanya, penting banget untuk menjaga asupan sejak dini. Sehatnya ibu, sehat juga si kecil.

Mengapa Asupan Bergizi Itu Disebut Investasi Kesehatan Jangka Panjang?

dr Ardian menekankan, Artinya, uang yang dikeluarkan untuk bahan makanan bergizi bukan pengeluaran sia-sia. Justru itu adalah modal kesehatan masa depan. Anak yang tumbuh dari ibu dengan gizi baik punya peluang lebih besar untuk tumbuh cerdas, aktif, dan produktif.

Video ibu hamil masak dengan uang Rp10 ribu sehari memang membuka mata banyak orang tentang perjuangan dan kreativitas. Tapi dari sisi kesehatan, tetap perlu kehati-hatian. Hemat boleh, tapi jangan sampai kekurangan zat gizi penting yang bisa berakibat fatal bagi ibu dan janin.

Kalau mau hemat tapi tetap sehat, pilih bahan lokal bergizi, atur menu, dan pahami kebutuhan tubuh. Yuk, sebarkan kesadaran ini ke teman-temanmu! Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV, teman update setia, “Bukan Sekadar Info Biasa!” (Alya)

 

FAQ

1. Apakah benar ibu hamil butuh makan dua kali lebih banyak?
Tidak. Ibu hamil butuh dua kali lebih bergizi, bukan dua kali lebih banyak. Fokus pada kualitas, bukan kuantitas.

2. Apa makanan murah tapi tinggi protein untuk ibu hamil?
Tempe, telur, tahu, ikan kembung, dan kacang-kacangan bisa jadi pilihan ekonomis tapi bergizi tinggi.

3. Bagaimana cara mengetahui kebutuhan gizi selama hamil?
Konsultasikan dengan ahli gizi atau bidan. Setiap ibu punya kebutuhan berbeda tergantung usia kehamilan dan kondisi tubuh.

Ibu hamil memasak —visual hangat yang menggambarkan semangat hemat dan perjuangan menjaga gizi keluarga.
Ibu hamil memasak —visual hangat yang menggambarkan semangat hemat dan perjuangan menjaga gizi keluarga.

Editor : Arya Kusuma
#Video viral Rp10 ribu #Ibu hamil hemat #Gizi ibu hamil