Balikpapan TV - Hai Cess! Tragedi memilukan kembali menyelimuti Sidoarjo. Bangunan musala di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, yang ambruk beberapa hari lalu kini menelan korban jiwa lebih banyak. Berdasarkan laporan Basarnas per Senin malam (6/10), total 66 orang meninggal dunia, termasuk dua bagian tubuh yang berhasil dievakuasi dari puing reruntuhan.
Peristiwa ini mengguncang hati banyak orang, terutama keluarga santri dan warga sekitar. Proses pencarian dan evakuasi pun terus dilakukan oleh Tim SAR tanpa kenal lelah. Hingga kini, total korban yang telah dievakuasi mencapai 170 orang, terdiri dari 104 korban selamat dan 66 korban meninggal dunia.
Proses Evakuasi Panjang di Tengah Reruntuhan
Tim Basarnas terus berpacu dengan waktu sejak hari pertama insiden terjadi. Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, Direktur Operasi Basarnas, menyampaikan bahwa korban terbaru ditemukan di sektor A2 dan A3 — area wudu serta bagian belakang bangunan musala yang ambruk.
“Total terdapat 13 korban dan dua body part berhasil diekstrikasi, dilanjutkan evakuasi di sektor A3 dan A2,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Pekerjaan Berat Tim SAR di Lapangan
Kasubdit Pengarahan dan Pengendalian Operasi Basarnas, Emi Freezer, menjelaskan bahwa proses evakuasi masih berlangsung hingga malam hari. Tiga korban terakhir ditemukan antara pukul 18.18 hingga 21.03 WIB di lokasi yang sama.
“Evakuasi masih terus dilakukan. Pembersihan puing kini difokuskan ke sisi utara pada bagian yang tidak terintegrasi dengan struktur utama,” ungkapnya.
170 Korban Ditemukan, 66 Jiwa Tak Terselamatkan
Dari total 170 korban yang berhasil dievakuasi, 104 di antaranya dinyatakan selamat. Namun 66 orang, termasuk tujuh bagian tubuh, menjadi korban jiwa akibat insiden tragis ini.
Setiap temuan korban menjadi momen haru di lokasi kejadian, di mana petugas dan relawan menundukkan kepala sejenak memberi penghormatan terakhir.
Harapan Baru di Tengah Duka
Meski situasi duka masih menyelimuti, semangat solidaritas warga Sidoarjo tetap tinggi. Bantuan logistik dan tenaga terus berdatangan dari berbagai daerah, menunjukkan betapa kuatnya rasa kemanusiaan di tengah tragedi.
Basarnas bersama BPBD dan relawan kini fokus menuntaskan pencarian di sisi utara pondok, memastikan tak ada lagi korban tertinggal di bawah reruntuhan.
Duka mendalam dirasakan seluruh Indonesia untuk keluarga besar Ponpes Al Khoziny. Semoga para korban mendapat tempat terbaik dan para penyintas diberi kekuatan untuk bangkit.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv, teman update setia — “Bukan Sekadar Info Biasa!”