Balikpapantv.id - Hai Cess! Siapa sangka di balik wajah kalem dan tatapan polos seekor sapi, ada juga lho yang bobotnya bisa bikin skala timbangan jebol. Yup, dunia peternakan ternyata punya beberapa jenis sapi yang masuk kategori terberat di planet ini.
Beratnya bukan kaleng-kaleng, bahkan ada yang nyaris seberat truk pick-up! Nah, buat kamu yang penasaran sama deretan sapi super jumbo itu, yuk kita intip bareng-bareng 3 jenis sapi paling berat di dunia berikut ini.
Dijamin bikin kamu auto bilang, “Wadaw, sapi apa tank ini?”
1. Chianina: Raksasa dari Tuscany Italia
Urutan pertama dalam daftar sapi terberat di dunia dipegang oleh Chianina, jenis sapi yang berasal dari kawasan Tuscany, Italia.
Sapi ini nggak main-main Cess, berat rata-ratanya tembus 1.700 kilogram! Bahkan ada individu yang beratnya bisa melebihi 2 ton, dengan tinggi sekitar 2 meter. Ngebayangin berdiri di samping sapi ini pasti rasanya kayak ketemu tembok berjalan.
Jenis sapi Chianina ini dulunya bukan cuma buat produksi daging, tapi juga sering dimanfaatkan buat menarik kereta atau gerobak berat.
Sekarang, Chianina lebih dikenal sebagai penghasil daging premium dengan serat daging yang halus dan cita rasa lezat.
Selain itu, keunggulan Chianina adalah daya tahannya terhadap parasit dan iklim hangat, bikin jenis ini cocok banget dipelihara di wilayah tropis kayak Indonesia. Makanya, beberapa peternak lokal mulai melirik Chianina buat jadi sapi kurban sultan.
Baca Juga: Cara Cerdas Bangun Brand Hidroponik di Era Digital, Bikin Konsumen Nempel Terus!
2. South Devon: Si Gentle Giant dari Britania Raya
Di posisi kedua ada South Devon, sapi asal Britania Raya yang juga punya bobot nggak kalah fantastis.
Rata-rata berat sapi ini 1.600 kilogram, dan ada juga yang bisa tembus 2.000 kilogram.
Karena posturnya yang besar tapi sifatnya jinak, sapi ini dijuluki “The Gentle Giant” alias raksasa lembut.
South Devon dikenal multifungsi, bisa buat produksi susu sekaligus daging. Susunya berkualitas tinggi dan produksinya melimpah, sementara dagingnya punya marbling alias lemak dalam daging yang bikin teksturnya empuk dan rasanya mantap.
Karena karakternya yang jinak, South Devon sering jadi andalan di berbagai festival sapi raksasa di Eropa. Di beberapa negara, sapi ini juga dipakai buat pelatihan berkuda dan kegiatan pertanian tradisional.
3. Maine-Anjou: Andalan Peternak Prancis
Masuk ke peringkat ketiga ada Maine-Anjou, sapi asal wilayah Anjou di Prancis. Bobotnya juga nggak bisa diremehin, rata-rata mencapai 1.400 kilogram.
Yang bikin Maine-Anjou spesial adalah kemampuannya buat cepat gemuk dan ototnya gampang terbentuk. Selain dagingnya yang berkualitas, susu dari Maine-Anjou juga terkenal enak dan bernutrisi tinggi.
Nggak heran kalau jenis sapi ini jadi aset berharga bagi para peternak di Eropa. Peternak lokal bilang, “Kalau mau hasil cepat dan maksimal, pilih Maine-Anjou.”
Sapi jenis ini punya tubuh kekar dan warna bulu cokelat kemerahan dengan corak putih di bagian wajah dan tubuh. Selain itu, sifatnya juga ramah dan gampang beradaptasi, cocok buat peternakan skala menengah maupun besar.
Kenapa Sapi Raksasa Ini Diminati?
Pertanyaan yang sering muncul, kenapa sih orang masih minat pelihara sapi dengan bobot segede ini? Jawabannya simple Cess — nilai ekonomisnya tinggi.
Daging dari sapi-sapi ini laku keras di pasar daging premium, dan untuk acara kurban kelas sultan, sapi-sapi model begini jadi rebutan.
Selain itu, beberapa jenis kayak South Devon juga multifungsi, bisa produksi susu sekaligus daging. Jadi, meski perawatannya butuh effort lebih, hasil akhirnya worth it banget.
Tantangan Pelihara Sapi Super Jumbo
Meski menguntungkan, pelihara sapi berbobot ekstrem kayak Chianina, South Devon, dan Maine-Anjou ini nggak semudah membalik telapak tangan.
Butuh lahan luas, pakan berkualitas, dan perawatan medis rutin.
Selain itu, berat badan super gede ini bisa jadi tantangan di aspek kesehatan, terutama soal tulang dan sendi.
Makanya, peternak profesional biasanya pakai sistem peternakan modern dengan fasilitas kandang besar dan alat bantu khusus.
Fakta Unik Tentang Sapi Terberat
Fun fact nih Cess, di beberapa festival peternakan Eropa, sapi-sapi jumbo ini dijadikan bintang utama.
Ada kompetisi “sapi terberat tahun ini” yang jadi ajang pamer sapi paling gede se-kota atau se-provinsi.
Bahkan, ada tradisi di Italia di mana Chianina yang super jumbo diarak keliling desa sebagai simbol kemakmuran dan keberuntungan. Wih, keren banget ya!
Potensi di Indonesia? Bisa Banget!
Walaupun habitat aslinya di Eropa, sapi-sapi ini sebenernya bisa dikembangkan di Indonesia. Dengan iklim tropis yang cocok buat Chianina dan Maine-Anjou, peluang bisnis sapi premium terbuka lebar, apalagi buat kurban sultan atau pasar daging premium.
Peternak Indonesia tinggal berinovasi di manajemen pakan dan kandang biar sapi-sapi ini tetap sehat dan tumbuh optimal.
Nah, itu dia Cess tiga jenis sapi terberat di dunia yang bobotnya bisa bikin siapapun melongo.
Mulai dari Chianina si raksasa dari Italia, South Devon yang jinak tapi beratnya bikin shock, sampai Maine-Anjou yang jadi primadona di Prancis.
Penasaran pengen lihat langsung atau punya pengalaman ketemu sapi super jumbo? Share di kolom komentar ya Cess!
Jangan lupa bagikan artikel ini ke teman-teman kamu biar mereka juga nggak ketinggalan info seru ini.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapantv.id, 'Bukan Sekedar Berita Biasa!' (novaldy)
Editor : Arya Kusuma