BalikpapanTv.id - Hai Cess! Udah dengar kabar terbaru dari Semarang? Ada nih, cerita seru yang bikin geleng-geleng kepala.
Seorang pria yang ngakunya ketua ormas, bikin onar di jalan alternatif gara-gara ngeyel lawan arus. Cus, kita simak cerita lengkapnya!
Jalan Sempit Jadi Medan Perang
Jalanan sempit di Kabupaten Semarang mendadak jadi panas, Cess. Gara-garanya, seorang Bapak yang mengaku sebagai ketua ormas ngotot lawan arah di jalan yang lagi dipakai buat jalur alternatif. Padahal, jalan itu lagi diberlakukan satu arah gegara jalur utama kena longsor. Emang dasar keras kepala!
Warga sekitar yang lihat kelakuan si bapak ini, langsung pada negur. Eh, bukannya minta maaf, doi malah nyolot, mobil warga yang selisihan jadi terhenti terjadilah adu mulut, bahkan si bapak yang salah arah sempat keluarkan jurus tendangan brusli. Waduh, gawat!
Baca Juga: Gokil! Pesta Nikahan Crazy Rich India Bikin Melongo, Habisin Duit Rp9,7 Triliun!
"Gue Pengacara, Bersih Keras!"
Nggak cuma ngaku ketua ormas, si bapak ini juga bilang kalau dia pengacara, Cess. Katanya, "Gue pengacara, bersih keras dengan rute gue!" Duh, bangga banget sama profesinya, tapi kok kelakuannya nggak mencerminkan ya?
Video pertengkaran ini langsung viral di medsos, Cess. Netizen pada geram sama kelakuan si bapak yang arogan ini. Banyak yang bilang, "Udah salah, nggak mau ngaku salah pula." Ada juga yang komen, "Penting banget ya lawan arus, sampai segitunya?"
Mediasi Bawa Angin Segar
Untungnya, pemerintah desa setempat nggak tinggal diam, Cess. Mereka langsung turun tangan buat mediasi antara si bapak ketua ormas sama warga yang dirugikan.
Akhirnya Si Bapak minta maaf, kedua belah pihak sepakat buat berdamai dan saling memaafkan. Syukur deh, kalau masalahnya bisa selesai dengan damai.
Pelajaran Buat Kita Semua
Dari kejadian ini, kita bisa ambil pelajaran penting, Cess. Pertama, jangan pernah ngeyel lawan arus, apalagi di jalan yang lagi diberlakukan satu arah.
Selain bahaya, bisa bikin ribut sama pengguna jalan lain. Kedua, kalau kita salah, ya ngaku salah aja. Nggak usah sok jagoan atau nantangin orang lain. Ketiga, hormati sesama pengguna jalan. Jalanan itu buat dipakai bersama, bukan buat ajang pamer kekuatan.
Yuk, Jadi Pengguna Jalan yang Bijak!
Semoga kejadian ini bisa jadi pengingat buat kita semua, Cess. Yuk, kita jadi pengguna jalan yang bijak dan saling menghormati. Jangan lupa, selalu patuhi rambu-rambu lalu lintas dan utamakan keselamatan.
Share Artikel ini, yuk!
Biar makin banyak orang yang tahu tentang kejadian ini dan bisa belajar dari kesalahan si bapak ketua ormas. Jangan lupa share artikel ini ke teman-teman kamu ya, Cess!
Editor : Arya Kusuma