BalikpapanTv.id - Hai Cess, Pernahkah kamu membayangkan hidup di pulau yang sangat padat, tinggal di area hanya seluas 1 kilometer persegi, dan pulau tersebut dikelilingi oleh lautan?
Pulau Santa Cruz Del Islote di Kolombia adalah contoh nyata dari kehidupan yang penuh sesak. Pulau ini, yang hanya seukuran lapangan sepak bola, memiliki kepadatan penduduk 816 orang, kepadatan perkilo meternya jauh melebihi Hong Kong yang terkenal padat.
Sebuah Video Youtube @Ruhi Çenet yang berjudul Saya Mengunjungi Pulau Paling Ramai di Bumi, menceritakan tentang pulau terpadat dengan berbagai keunikan kehidupan penduduk disana.
Pulau ini tidak memiliki sistem pembuangan limbah, dan sebagian besar sampah dibuang ke laut tanpa dipilah. Hal ini menyebabkan polusi laut yang parah, dan bahkan toilet pun dapat ditemukan di dasar laut.
Kepiting yang berenang di perairan tercemar ini menjadi sumber makanan penting bagi penduduk pulau.
Meskipun memiliki banyak tantangan, penduduk Santa Cruz Del Islote memiliki semangat yang kuat dan rasa kebersamaan yang tinggi. Mereka hidup dengan sederhana dan saling membantu. Pulau ini tidak memiliki polisi, namun para tetua desa dihormati dan menyelesaikan perselisihan yang terjadi.
Jadi bagaimana Cess, Udah tau kan kalo Santa Cruz Del Islote itu pulau terpadat di dunia? Nah, sekarang kita bahas gimana sih mereka bisa bertahan hidup di pulau sekecil itu? Penasaran kan? Yuk, simak!
Mencari Nafkah di Tengah Keterbatasan
Penduduk Santa Cruz Del Islote punya cara unik buat bertahan hidup. Mata pencaharian utama mereka adalah nelayan.
Mereka berlayar ke laut lepas buat nangkep ikan, lobster, dan hasil laut lainnya. Ikan-ikan ini dijual ke daratan terdekat, jadi sumber penghasilan utama mereka. Nggak cuma itu, sebagian penduduk juga bekerja di industri pariwisata.
Mereka jadi pemandu wisata, nawarin tur keliling pulau, atau jualan souvenir unik khas pulau ini. Lumayan kan buat nambah penghasilan?
Kehidupan Sehari-hari yang Sederhana
Kehidupan sehari-hari di Santa Cruz Del Islote tuh sederhana banget. Rumah-rumah mereka kecil dan berdempetan.
Nggak ada jalan raya, cuma gang-gang sempit buat jalan kaki. Listrik cuma nyala beberapa jam sehari, itupun dari generator. Air bersih juga terbatas, mereka ngandelin air hujan yang ditampung di bak-bak penampungan.
Memenuhi Kebutuhan Hidup
Buat memenuhi kebutuhan sehari-hari, penduduk pulau ini ngandelin barter atau tukar-menukar barang.
Mereka nukerin ikan hasil tangkapan sama beras, sayuran, atau barang-barang kebutuhan lainnya dari daratan. Selain itu, mereka juga punya kebun kecil di tengah pulau buat nanem sayur-sayuran dan buah-buahan. Lumayan kan buat nambah asupan gizi?
Semangat Gotong Royong yang Kuat
Meskipun hidup dengan segala keterbatasan, penduduk Santa Cruz Del Islote punya semangat gotong royong yang kuat.
Mereka saling bantu satu sama lain, baik dalam mencari nafkah maupun memenuhi kebutuhan sehari-hari. Nggak heran kalo mereka bisa bertahan hidup di pulau sekecil itu selama bertahun-tahun. Keren kan?
Kehidupan di Santa Cruz Del Islote memang penuh tantangan. Tapi, dengan semangat gotong royong dan kreativitas, mereka bisa bertahan hidup dan bahkan berkembang.
Mereka adalah contoh nyata bahwa keterbatasan bukan halangan buat meraih kebahagiaan dan kesejahteraan.
Nah, itu tadi cerita tentang mata pencaharian dan kehidupan sehari-hari di Santa Cruz Del Islote. Semoga informasi ini bisa ngasih kamu inspirasi dan semangat baru ya, Cess!
Jangan lupa share artikel ini ke temen-temen kamu ya! Siapa tau mereka juga tertarik buat tau tentang kehidupan unik di pulau terpadat di dunia ini.
Editor : Arya Kusuma