Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Iptek Mimbar Opini

Teras Rumah Terlihat Segar? Coba 5 Inspirasi Tanaman Hias yang Mudah Ditiru

kholiefatul Jannah • Kamis, 16 Juli 2026 | 07:22 WIB
Tanaman hias yang tertata rapi menghadirkan teras rumah lebih segar, indah, dan menenangkan bersama keluarga setiap. (BTV/AI)
Tanaman hias yang tertata rapi menghadirkan teras rumah lebih segar, indah, dan menenangkan bersama keluarga setiap. (BTV/AI)

Durasi Baca: 9 Menit

Topik: Inspirasi penataan teras rumah dengan tanaman hias untuk menciptakan ruang nyaman

Ikhtisar: Artikel membahas inspirasi menata teras rumah menggunakan tanaman hias, pemilihan jenis tanaman, penataan, manfaat, serta langkah praktis agar teras terasa nyaman dan menarik.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Teras rumah menjadi bagian pertama yang dilihat saat seseorang berkunjung. Penataan tanaman hias yang tepat mampu mengubah area depan rumah menjadi ruang yang teduh, nyaman, sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan tempat tinggal.

Kadang perubahan menarik justru dimulai dari sudut paling sederhana. Coba lihat teras rumah lagi, siapa tahu tinggal sedikit sentuhan saja sudah terasa beda, Ces!

Suasana yang menyenangkan bukan selalu berasal dari renovasi besar. Penempatan tanaman yang tepat sering kali memberi dampak yang jauh melampaui biaya yang dikeluarkan, Ces!

Apa saja inspirasi teras rumah dengan tanaman hias yang mudah diterapkan?

Teras yang menarik bukan ditentukan oleh banyaknya tanaman, melainkan bagaimana setiap elemen saling melengkapi. Komposisi ukuran, warna, hingga posisi tanaman akan menentukan kenyamanan visual sekaligus fungsi ruang.

1. Teras dengan tanaman berukuran tinggi sebagai titik fokus

Tanaman seperti palem kuning, bambu hias, atau monstera besar dapat ditempatkan di salah satu sudut teras untuk menciptakan kesan elegan.

Gunakan pot berdiameter sekitar 40–60 sentimeter agar perakaran berkembang baik. Penempatan di sudut membantu menjaga area berjalan tetap lega sekaligus menghadirkan dimensi vertikal yang menarik.

Tanaman berukuran tinggi menciptakan dimensi vertikal menarik sekaligus menghadirkan suasana teras lebih asri bersama keluarga. (BTV/AI)
Tanaman berukuran tinggi menciptakan dimensi vertikal menarik sekaligus menghadirkan suasana teras lebih asri bersama keluarga. (BTV/AI)

2. Deretan tanaman daun hijau di sepanjang dinding

Jika teras memiliki dinding kosong, susunan tanaman berdaun hijau mampu memberikan tampilan alami tanpa membuat ruangan terasa penuh.

Philodendron, peace lily, hingga calathea termasuk pilihan populer karena memiliki variasi bentuk daun dan mampu tumbuh baik pada area yang mendapatkan cahaya tidak langsung.

Sudut teras dengan tanaman tinggi menciptakan tampilan alami yang elegan dan memikat setiap pengunjung bersama keluarga. (BTV/AI)
Sudut teras dengan tanaman tinggi menciptakan tampilan alami yang elegan dan memikat setiap pengunjung bersama keluarga. (BTV/AI)

3. Rak tanaman bertingkat untuk lahan terbatas

Rumah dengan teras sempit tetap dapat memiliki banyak tanaman melalui rak bertingkat berbahan besi galvanis atau kayu tahan cuaca.

Selain menghemat ruang lantai, susunan vertikal memudahkan perawatan dan membuat setiap tanaman memperoleh pencahayaan yang lebih merata.

Tanaman pada rak bertingkat menciptakan tampilan teras lebih hidup tanpa memakan banyak ruang bersama keluarga. (BTV/AI)
Tanaman pada rak bertingkat menciptakan tampilan teras lebih hidup tanpa memakan banyak ruang bersama keluarga. (BTV/AI)

4. Kombinasi tanaman gantung dan tanaman lantai

Tanaman gantung seperti sirih gading, dischidia, maupun lili paris menghadirkan kesan ringan pada bagian atas teras.

Dipadukan tanaman pot di bawahnya, komposisi ini menciptakan keseimbangan visual sehingga teras tampak hidup dari berbagai sudut pandang.

Kombinasi tanaman gantung dan tanaman lantai menghadirkan teras lebih seimbang, asri, dan nyaman setiap hari. (BTV/AI)
Kombinasi tanaman gantung dan tanaman lantai menghadirkan teras lebih seimbang, asri, dan nyaman setiap hari. (BTV/AI)

5. Sentuhan tanaman berbunga sebagai aksen warna

Tidak semua tanaman perlu didominasi warna hijau. Beberapa bunga seperti bougenville, vinca, atau anggrek dapat menjadi titik perhatian alami.

Pemilihan warna bunga yang senada dengan warna fasad rumah akan menghasilkan tampilan yang harmonis tanpa terasa berlebihan.

Tanaman berbunga menghadirkan aksen warna alami yang mempercantik teras rumah setiap hari bersama keluarga tercinta. (BTV/AI)
Tanaman berbunga menghadirkan aksen warna alami yang mempercantik teras rumah setiap hari bersama keluarga tercinta. (BTV/AI)

Mengapa tanaman hias membuat teras terasa jauh lebih nyaman?

Kehadiran tanaman bukan hanya mempercantik tampilan rumah. Berbagai penelitian menunjukkan vegetasi mampu membantu memperbaiki kualitas lingkungan mikro di sekitar bangunan.

Tanaman membantu menyerap sebagian panas matahari melalui proses evapotranspirasi sehingga suhu di sekitar rumah dapat terasa lebih sejuk dibandingkan permukaan yang sepenuhnya tertutup beton.

Selain itu, daun juga berperan menangkap sebagian partikel debu di udara. Walaupun skalanya bergantung pada jumlah vegetasi dan kondisi lingkungan, manfaat ini membuat area depan rumah terasa lebih bersih.

Baca Juga: Kamar Kos Sempit Tetap Bisa Punya Area Belajar Nyaman, Begini Caranya

Profesor Stephen Kellert, pakar hubungan manusia dengan alam dari Yale University, menjelaskan bahwa keberadaan unsur alam di sekitar tempat tinggal mampu meningkatkan kenyamanan psikologis dan kualitas hidup melalui konsep biophilic design. Pendekatan tersebut kini banyak diterapkan dalam desain hunian modern.

Fenomena serupa terlihat pada banyak kawasan perumahan di Indonesia. Rumah dengan teras hijau umumnya terasa lebih teduh sehingga penghuni cenderung memanfaatkan teras sebagai ruang berkumpul dibanding sekadar area keluar masuk.

Seorang warga Balikpapan, Rina Pratiwi (37), mengaku mulai menata terasnya menggunakan tanaman sejak dua tahun terakhir. Menurutnya, suasana rumah berubah cukup signifikan karena anggota keluarga menjadi lebih sering duduk bersama pada sore hari tanpa merasa gerah.

Tanaman memang tidak mengubah ukuran rumah. Namun, suasana yang diciptakan mampu membuat ruang terasa lebih hidup dan menyenangkan.

Bagaimana memilih tanaman hias yang sesuai dengan kondisi teras rumah?

Memilih tanaman sering menjadi bagian yang paling menentukan. Tanaman yang indah belum tentu cocok dengan karakter teras, terutama jika intensitas cahaya dan sirkulasi udaranya berbeda.

Sebelum membeli tanaman, amati terlebih dahulu arah datangnya sinar matahari. Teras yang menghadap timur biasanya memperoleh cahaya pagi yang lembut, sedangkan teras menghadap barat menerima panas lebih tinggi pada sore hari.

Menurut Dr. Linda Chalker-Scott, Associate Professor sekaligus ahli hortikultura dari Washington State University, pemilihan tanaman harus disesuaikan dengan kebutuhan cahaya, media tanam, serta kelembapan lingkungan. Tanaman yang ditempatkan sesuai habitat alaminya cenderung tumbuh sehat dan membutuhkan perawatan yang lebih sederhana.

Tanaman seperti lidah mertua, karet kebo, palem kuning, dan bugenvil cocok untuk area yang menerima cahaya matahari cukup banyak. Sementara aglaonema, calathea, philodendron, dan lili paris lebih nyaman berada pada area dengan cahaya tidak langsung.

Ukuran tanaman juga perlu dipertimbangkan. Pot kecil berdiameter 15–25 sentimeter cocok untuk tanaman meja atau rak, sedangkan tanaman berukuran sedang hingga besar sebaiknya menggunakan pot minimal 35 sentimeter agar akar berkembang optimal.

Media tanam berpengaruh terhadap kesehatan tanaman. Campuran tanah gembur, kompos, sekam bakar, dan sedikit pasir mampu membantu akar memperoleh udara sekaligus menjaga kelembapan tanpa membuat air menggenang.

Pada wilayah beriklim tropis seperti Balikpapan, curah hujan cukup tinggi sepanjang tahun. Karena itu, pot sebaiknya memiliki lubang drainase yang baik agar akar tidak mudah membusuk saat hujan turun berturut-turut.

Baca Juga: Kamar Kos Sempit Tetap Bisa Punya Area Belajar Nyaman, Begini Caranya

Kesalahan apa yang sering membuat teras penuh tanaman justru terlihat sempit?

Keinginan memiliki banyak tanaman sering kali membuat penataan menjadi kurang nyaman. Padahal, ruang kosong juga merupakan bagian penting dalam desain teras.

1. Menempatkan terlalu banyak pot berukuran besar

Pot besar memang memberi kesan kokoh, tetapi jumlah yang berlebihan membuat area berjalan menjadi sempit. Sisakan jalur sirkulasi minimal 80–90 sentimeter agar penghuni tetap leluasa bergerak.

2. Menggabungkan terlalu banyak warna pot

Pot dengan warna yang sangat beragam sering mengalihkan perhatian dari keindahan tanaman itu sendiri. Menggunakan dua atau tiga warna utama akan menghasilkan tampilan yang lebih rapi.

3. Mengabaikan tinggi tanaman

Tanaman tinggi yang ditempatkan di bagian depan dapat menutupi tanaman lain sekaligus menghalangi pencahayaan. Susun tanaman berdasarkan ketinggian agar setiap tanaman tetap terlihat.

4. Lupa memperhatikan pertumbuhan tanaman

Banyak tanaman akan bertambah besar dalam beberapa bulan. Jarak antarpot sebaiknya disiapkan sejak awal agar daun tidak saling bertumpuk ketika tanaman tumbuh.

5. Seluruh sudut dipenuhi dekorasi

Kursi, meja kecil, rak, lampu, hingga tanaman memang menarik jika dipadukan. Namun, terlalu banyak elemen membuat teras kehilangan fungsi utamanya sebagai ruang santai.

Di lapangan, kesalahan tersebut cukup sering ditemukan pada rumah tipe 36 maupun tipe 45. Padahal, pengurangan beberapa pot saja sering memberikan perubahan visual yang cukup besar tanpa harus membeli perlengkapan baru.

Berapa perkiraan anggaran membuat teras hijau yang nyaman pada 2026?

Membuat teras yang asri tidak selalu membutuhkan biaya besar. Besarnya anggaran sangat bergantung pada ukuran teras, jumlah tanaman, serta jenis pot yang dipilih.

Untuk konsep sederhana, lima hingga tujuh tanaman hias berukuran sedang sudah cukup menghadirkan nuansa hijau. Harga tanaman populer berkisar antara Rp35.000 hingga Rp150.000 per pot, tergantung ukuran dan jenisnya.

Pot plastik berkualitas baik umumnya dijual mulai Rp20.000–Rp60.000. Jika menginginkan tampilan yang lebih elegan, pot semen atau pot teraso dapat berada pada kisaran Rp100.000–Rp350.000.

Rak tanaman berbahan besi antikarat memiliki harga sekitar Rp250.000 hingga Rp900.000, bergantung pada ukuran dan jumlah tingkatnya. Sementara media tanam siap pakai biasanya dijual mulai Rp20.000–Rp50.000 per kemasan.

Dengan anggaran sekitar Rp800.000 hingga Rp2.500.000, teras rumah berukuran kecil hingga sedang sudah dapat diubah menjadi area hijau yang fungsional tanpa melakukan renovasi struktur bangunan.

Pengeluaran tersebut umumnya jauh lebih hemat dibandingkan mengganti lantai, membuat kanopi baru, atau memperluas bangunan. Karena itu, banyak pemilik rumah memilih memulai perubahan dari penataan tanaman terlebih dahulu.

Perawatan rutinnya juga relatif ringan. Penyiraman sesuai kebutuhan, pemangkasan daun tua, pemberian pupuk setiap satu hingga dua bulan, serta pembersihan daun dari debu sudah cukup membantu tanaman tetap sehat dan menarik.

Baca Juga: Cara Mengubah Kamar Sempit Menjadi Ruang Multifungsi Tanpa Renovasi Besar

Apakah teras hijau bisa menjadi investasi kenyamanan jangka panjang?

Teras yang dipenuhi tanaman hias bukan sekadar mengikuti tren dekorasi. Penataan yang tepat mampu menciptakan ruang transisi antara area luar dan dalam rumah sehingga suasana terasa lebih nyaman setiap hari.

Konsep ini juga sejalan dengan pendekatan biophilic design yang semakin banyak diterapkan pada hunian modern. Kehadiran unsur alam dipercaya membantu menghadirkan pengalaman tinggal yang lebih menyenangkan tanpa mengubah struktur utama bangunan.

Selain memberikan nilai estetika, tanaman juga membuat penghuni memiliki rutinitas positif. Aktivitas sederhana seperti menyiram tanaman pada pagi atau sore hari sering menjadi waktu beristirahat dari kesibukan harian.

Jika suatu saat ingin memperbarui tampilan rumah, perubahan dapat dilakukan secara bertahap. Menambah satu jenis tanaman baru, mengganti susunan pot, atau memasang pencahayaan taman sudah mampu memberikan suasana berbeda tanpa biaya besar.

Tips singkat agar teras tanaman hias selalu menarik

1. Pilih tanaman sesuai intensitas cahaya pada teras, bukan hanya karena bentuknya menarik.

2. Gunakan pot dengan warna yang saling selaras agar tanaman menjadi pusat perhatian.

3. Sisakan ruang berjalan supaya teras tetap nyaman digunakan setiap hari.

4. Bersihkan daun yang menguning secara rutin agar tanaman tampak segar.

5. Putar posisi pot setiap beberapa minggu sehingga pertumbuhan tanaman tetap seimbang.

6. Tambahkan kursi kecil atau bangku kayu bila ruang memungkinkan agar teras benar-benar menjadi area bersantai.

Perubahan kecil sering menghadirkan hasil yang mengejutkan. Ketika tanaman dipilih sesuai kebutuhan ruang dan dirawat secara konsisten, teras rumah bukan hanya sedap dipandang, tetapi juga menjadi tempat favorit untuk menikmati waktu bersama keluarga.

Poin Penting:

Insight Redaksi: Teras rumah sering dianggap sekadar area pelengkap, padahal justru menjadi ruang pertama yang menciptakan kesan hangat bagi penghuni maupun tamu. Dari sudut pandang Balikpapan TV, memanfaatkan tanaman hias merupakan langkah realistis yang mudah diterapkan di banyak rumah. Kada harus langsung melakukan renovasi besar. Mulai dari beberapa pot yang tertata rapi pun sudah memberi perubahan suasana. Coba sesuaikan dengan karakter rumah dan kebutuhan keluarga, hasilnya biasanya terasa dalam aktivitas sehari-hari, Ces. Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang mendapat inspirasi menata teras rumah.

Masih banyak inspirasi hunian yang praktis dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ikuti terus update menarik hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Apa tanaman yang cocok untuk teras rumah?
Tanaman seperti palem kuning, monstera, philodendron, lili paris, lidah mertua, bugenvil, dan aglaonema dapat dipilih sesuai kondisi pencahayaan teras.

2. Apakah teras sempit masih bisa menggunakan banyak tanaman?
Bisa. Gunakan rak tanaman bertingkat dan tanaman gantung agar ruang lantai tetap lega.

3. Berapa biaya membuat teras rumah dengan tanaman hias?
Estimasinya sekitar Rp800.000 hingga Rp2.500.000, tergantung jumlah tanaman, jenis pot, dan perlengkapan yang digunakan.

4. Apa kesalahan yang paling sering terjadi saat menata tanaman di teras?
Menempatkan terlalu banyak pot besar, memilih warna pot yang berlebihan, serta mengabaikan ruang sirkulasi.

5. Mengapa tanaman hias membuat teras terasa nyaman?
Tanaman membantu menciptakan suasana lebih teduh, meningkatkan kualitas visual, dan menghadirkan ruang santai yang lebih menyenangkan.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
Dr. Linda Chalker-Scott Tanaman hias teras rumah