Rumah Geledah KPK, Ono Surono Buka Suara Tegaskan Tak Terima Uang Suap Proyek Bekasi

AdminBTV • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 14:55 WIB
KPK menggeledah rumah politisi Ono Surono terkait penyidikan dugaan kasus suap proyek di Bekasi. (BTV/AI)
KPK menggeledah rumah politisi Ono Surono terkait penyidikan dugaan kasus suap proyek di Bekasi. (BTV/AI)

Durasi: 4 menit

Topik: Penggeledahan Rumah Politisi Ono Surono oleh KPK Terkait Kasus Suap Bekasi

Ikhtisar: Ono Surono menegaskan sikap konsistennya menghormati penyidikan KPK dan mengklaim tidak ada aliran dana suap ijon proyek Kabupaten Bekasi yang mengalir ke partai maupun kantong pribadinya.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Gelombang penanganan kasus korupsi ijon proyek di Pemerintah Kabupaten Bekasi terus bergulir hingga ke pusaran politisi Jawa Barat. Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di kediaman Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ono Surono, guna mendalami dugaan aliran dana perkara yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang. Penasaran bagaimana respons sang legislator saat rumahnya didatangi lembaga antirasuah? Paham betul situasi hukum sedang hangat, mending simak ulasan selengkapnya sampai tuntas biar makin paham duduk perkaranya, Ces!

Mengapa KPK Menggeledah Rumah Legislator Jawa Barat?

Langkah penyidik komisi antirasuah menggeledah hunian milik Ono Surono di Bandung merupakan bagian dari penyidikan lanjutan atas skandal ijon proyek yang mengguncang Pemerintah Kabupaten Bekasi. Kasus korupsi ini berawal dari operasi tangkap tangan yang menyeret nama Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang beserta ayahnya, HM Kunang, serta pihak kontraktor swasta bernama Sarjan.

Lembaga antirasuah tersebut berupaya mengumpulkan material barang bukti guna memperjelas konstruksi perkara penerimaan suap. Penelusuran difokuskan pada pengumpulan bukti fisik yang mampu mengonfirmasi dugaan adanya transaksi keuangan tertentu di luar mekanisme resmi Pemkab Bekasi.

Penyidik menilai penggeledahan langsung di lokasi kediaman pihak terkait sangat diperlukan untuk melengkapi berkas perkara agar penanganan kasus tidak terhenti pada pelaku utama saja.

Baca Juga: Mobil Pintar Ubah Kendaraan Jadi Ruang Hidup Digital

SKEMA ALUR PENYIDIKAN KPK

1. Operasi Tangkap Tangan

Dugaan Suap Ijon Proyek Pemkab Bekasi (Ade Kuswara Kunang & Sarjan)

2. Pendalaman & Penelusuran Aliran Dana

Penelusuran barang bukti & saksi-saksi penyidikan

3. Penggeledahan Kediaman Ono Surono

Mengonfirmasi keterlibatan & mengumpulkan barang bukti tambahan

Baca Juga: Samsung Gallery dan OneDrive 2026 Ubah Cara Orang Menyimpan Foto Digital

Bagaimana Tanggapan Resmi Ono Surono Menghadapi Proses Hukum?

Menanggapi tindakan penyidik KPK yang mendatangi kediamannya, Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat tersebut memilih bersikap kooperatif dan menghormati seluruh tahapan hukum yang tengah berjalan. Ia mengonfirmasi komitmennya untuk mengikuti alur persidangan tanpa melakukan intervensi.

Dalam keterangan resminya, politisi senior ini menyatakan konsistensinya sejak awal pemeriksaan sebagai saksi hingga terjadinya penggeledahan. Ia menjamin bahwa tidak ada sepeser pun uang haram dari pusaran kasus suap proyek tersebut yang masuk ke kantong pribadinya maupun kas partai.

Keterangan terbuka ini disampaikan untuk merespons dinamika publik serta spekulasi yang berkembang pasca-penggeledahan lembaga antirasuah di Bandung.

"Ya kita kan selama ini menghormati proses hukum yang sedang dijalankan oleh KPK. Sidang-sidang pun saat ini sudah berjalan, ya kita tunggu saja. Dari awal sampai dengan sekarang, saya masih konsisten bahwa tidak ada aliran apapun yang masuk ke partai maupun ke saya."

— Ono Surono (Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat)

Ono Surono menghormati proses hukum KPK dan membantah menerima aliran dana dugaan suap proyek Bekasi. (BTV/AI)
Ono Surono menghormati proses hukum KPK dan membantah menerima aliran dana dugaan suap proyek Bekasi. (BTV/AI)

Bagaimana Skandal Ijon Proyek Bekasi Menguji Integritas Pejabat Publik?

Praktik korupsi berfitur ijon proyek—di mana jatah pekerjaan pembangunan dipesan dan dibayar oleh pengusaha sebelum anggaran resmi diketuk—menjadi cermin buram tata kelola pemerintahan daerah. Perkara ini tidak hanya merugikan keuangan negara tetapi juga merusak iklim kompetisi penyedia jasa konstruksi secara fair.

Pihak KPK menegaskan pendalaman masih terus berlangsung demi memetakan peran masing-masing figur yang namanya muncul dalam fakta persidangan maupun dokumen sitaan. Lembaga antirasuah berkomitmen menindak tegas setiap pihak yang terbukti menerima imbalan atau memfasilitasi praktik culas ini.

Masyarakat kini menanti keterbukaan fakta persidangan yang sedang bergulir untuk melihat sejauh mana pembuktian hukum mampu mengungkap kebenaran di balik skandal yang menyita perhatian publik Jawa Barat ini.

Baca Juga: QRIS Balikpapan Tembus 21 Juta Transaksi, UMKM dan Seniman Jadi Fokus BI

Poin Penting:

Insight Redaksi: Penegakan hukum atas dugaan aliran dana korupsi sejatinya menguji nyali transparansi pejabat publik di daerah. Publik Kota Minyak tentu paham betul, kebersihan tata kelola anggaran adalah harga mati agar pembangunan tidak dikorbankan demi syahwat politik segelintir oknum. Jangan sampai ruang persidangan cuma jadi panggung sandiwara saling lempar tanggung jawab, pahami betul track record wakil rakyatmu biar makin bijak, Ces!

Buat komplotan kawan yang mau daerahnya makin bersih dari praktik sogok-menyogok proyek, jangan disimpan sendiri informasi berharga ini! Bagikan artikel ini ke grup obrolan atau media sosial kalian sekarang juga biar makin banyak yang paham peta hukum negeri kita!

Mau tau perkembangan kasus dugaan korupsi pejabat daerah terkini tanpa ribet? Pantau terus dinamika hukum nasional dan daerah secara akurat, tajam, serta terpercaya agar selalu Update info hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Mengapa rumah Ono Surono digeledah oleh penyidik KPK?

Penggeledahan dilakukan untuk mencari dan mengumpulkan barang bukti tambahan terkait penyidikan kasus dugaan suap ijon proyek di Pemkab Bekasi yang melibatkan Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang.

2. Apa jabatan Ono Surono saat penggeledahan terjadi?

Ono Surono menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat.

3. Bagaimana tanggapan Ono Surono mengenai dugaan aliran dana suap ke dirinya atau partainya?

Ono Surono membantah tegas dan menyatakan konsisten sejak awal bahwa tidak ada aliran dana suap apapun dari perkara tersebut yang masuk ke partai maupun ke rekening pribadinya.

Sumber Informasi: Informasi ini sudah tayang sebelumnya di Media Youtube @Balikpapantv_Official, dengan judul "Ono Surono Buka Suara Terkait Penggeledahan Rumahnya Oleh Kpk". Di-publikasikan kembali berupa artikel dengan angle dan style balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
Ono Surono penggeledahan KPK Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang Apakah Ono Surono terlibat suap proyek Bekasi