Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Rp8,7 Miliar Mengalir Untuk Dana Tunggu Hunian Warga Pascabencana Sumatra, Ini Rinciannya

Arya Kusuma • Rabu, 31 Desember 2025 | 08:38 WIB

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Balikpapan TV - Hai Cess! BNPB terus menggenjot penyaluran Dana Tunggu Hunian atau DTH bagi warga terdampak bencana di berbagai daerah. Hingga Selasa, 30 Desember 2025 pukul 15.00 WIB, bantuan ini sudah masuk ke 4.838 rekening dengan total nilai Rp8.708.400.000. Dana ini menjadi penopang sementara bagi warga yang rumahnya rusak berat sambil menunggu hunian tetap.

Nah, menariknya, proses penyaluran DTH ini dilakukan dengan sejumlah cara percepatan, salah satunya lewat skema jemput bola oleh perbankan. Penasaran bagaimana skemanya berjalan, daerah mana saja yang sudah menerima, dan kendala apa yang masih dihadapi? Baca terus sampai habis, Cess!

Bagaimana BNPB Mempercepat Penyaluran Dana Tunggu Hunian?

BNPB mengambil langkah aktif agar bantuan tidak tertahan lama di administrasi. Salah satu cara yang dilakukan adalah menggandeng bank Himbara untuk turun langsung ke lapangan. Skema jemput bola ini membuat proses pembukaan rekening penerima jadi lebih cepat, terutama bagi warga yang masih tinggal di lokasi pengungsian.

Di Kota Sibolga, misalnya, Bank BNI mendatangi langsung warga calon penerima DTH. Proses ini didampingi staf pemerintah daerah, sehingga verifikasi data bisa dilakukan di tempat. Cara ini dinilai efektif karena memotong jarak dan waktu yang biasanya dibutuhkan warga untuk datang ke kantor bank.

Pendekatan seperti ini penting, mengingat DTH bersifat mendesak. Bantuan ini ditujukan agar warga tetap bisa menyewa hunian sementara dan menjalani aktivitas harian dengan lebih layak. Pahamlah ikam, di situasi pascabencana, waktu itu krusial.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem Menghantam Balikpapan, Belasan RT Terdampak Pohon Tumbang

Apa yang Terjadi dalam Penyerahan DTH di Kota Sibolga?

Penyerahan Dana Tunggu Hunian di Kota Sibolga berlangsung pada Selasa, 30 Desember 2025. Lokasinya berada di Masjid Budi Sehati, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota, yang saat ini menjadi tempat pengungsian warga terdampak.

Sebanyak 31 kepala keluarga dari Kelurahan Pancuran Gerobak, Pasar Baru, dan Kota Baringin menerima DTH secara simbolis. Penyerahan dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Sibolga. Momen ini menjadi tanda bahwa bantuan benar-benar sampai ke tangan warga yang membutuhkan.

DTH yang diberikan memiliki jangka waktu tiga bulan, mulai Desember 2025 hingga Februari 2026. Dana ini diperuntukkan bagi kebutuhan sewa hunian sementara. Jadi, fokusnya jelas, membantu warga bertahan sambil menunggu proses pemulihan rumah mereka, nah’ itu sudah…!

Seperti Apa Gambaran Penyaluran DTH Secara Nasional?

Secara nasional, BNPB mencatat total 4.838 rekening DTH telah tersalurkan dengan nilai Rp8.708.400.000. Penyaluran ini dilakukan melalui bank-bank Himbara dengan sebaran wilayah yang cukup luas.

Rinciannya, Bank BRI menyalurkan ke 1.461 rekening senilai Rp2.629.800.000 di wilayah seperti Pasaman Barat, Solok, hingga Tapanuli Selatan. Bank Mandiri menyalurkan ke 1.518 rekening senilai Rp2.732.400.000, termasuk di Kota Padang dan Kota Sibolga.

Sementara itu, Bank BNI menyalurkan 977 rekening senilai Rp2.732.400.000 di Kabupaten Agam dan Langkat. Bank BSI menyalurkan 882 rekening senilai Rp1.587.600.000 ke wilayah Gayo Lues, Pidie Jaya, Aceh Tengah, dan Kota Lhokseumawe. Angka ini memberi gambaran skala nasional penanganan pascabencana yang sedang berjalan.

Apa Kendala yang Masih Menghambat Penyaluran DTH?

Meski progres terus berjalan, BNPB mencatat masih ada tantangan administratif. Hingga kini, usulan pembukaan rekening DTH dari bupati dan wali kota mencapai 8.184 KK. Namun, yang berhasil dibuka dan disalurkan baru 4.838 rekening.

Kendala utamanya antara lain NIK calon penerima yang tidak valid atau tidak lengkap, ketidaksesuaian antara NIK dan nama, serta adanya duplikasi data dalam lampiran SK. Masalah-masalah ini membuat proses harus ditunda demi memastikan bantuan tepat sasaran.

BNPB juga menerima usulan baru dari Kabupaten Aceh Tenggara, Bireuen, dan Tapanuli Utara pada hari yang sama. Semua usulan tersebut akan diproses dan diteruskan ke bank Himbara. Intinya, BNPB menegaskan komitmen agar DTH disalurkan secara transparan dan terus dipercepat demi pemulihan warga terdampak. Ya’kalo sudah begini, pahamlah ikam.

Ikhtisar
BNPB mempercepat penyaluran Dana Tunggu Hunian bagi warga terdampak bencana dengan berbagai langkah, termasuk skema jemput bola oleh perbankan. Hingga 30 Desember 2025, DTH telah tersalurkan ke 4.838 rekening senilai Rp8,7 miliar. Meski masih ada kendala administrasi, BNPB terus memproses usulan baru agar bantuan tepat sasaran dan mendukung pemulihan kehidupan masyarakat.

Bagikan jua info ini ke bubuhan ikam dan kekawalan ikam supaya makin banyak yang paham soal DTH dan progresnya, Cess.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'

FAQ

Apa itu Dana Tunggu Hunian (DTH)?
DTH adalah bantuan dari pemerintah untuk membantu warga terdampak bencana memenuhi kebutuhan sewa hunian sementara.

Berapa lama DTH diberikan kepada penerima?
DTH diberikan untuk jangka waktu tiga bulan, dari Desember 2025 hingga Februari 2026.

Mengapa penyaluran DTH bisa tertunda?
Penundaan umumnya disebabkan kendala administratif seperti NIK tidak valid, data tidak sesuai, atau duplikasi data penerima.

DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Gambar dapat saja dihasilkan AI di artikel ini hanya sebagai ilustrasi pendukung yang membantu pembaca memahami konteks informasi bukan sebagai bukti realistis. Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Penyerahan Dana Tunggu Hunian di lokasi pengungsian sebagai simbol percepatan bantuan BNPB bagi warga terdampak bencana.
Penyerahan Dana Tunggu Hunian di lokasi pengungsian sebagai simbol percepatan bantuan BNPB bagi warga terdampak bencana.

Editor : Arya Kusuma
#Warga terdampak bencana #Dana Tunggu Hunian #Kota Sibolga #bank Himbara #bnpb