Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Religi Iptek

Delapan Desa di Balangan Terdampak Banjir Bandang, Data Rumah dan KK Terungkap Pascasurut, Fokus Pembersihan Lumpur di Kecamatan Tebing Tinggi Balang

AdminBTV • Senin, 29 Desember 2025 | 15:42 WIB

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Balikpapan TV - Hai Cess! Banjir bandang sempat merendam delapan desa di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan. Data sementara dari kepolisian mencatat 1.466 rumah dan 1.615 kepala keluarga terdampak, bahkan ada yang sampai terendam setinggi atap rumah. Kabar terbarunya, kondisi air sudah mulai surut dan penanganan pascabencana sedang berjalan oleh petugas gabungan di lapangan.

Penasaran bagaimana kondisi terkini warga, desa mana saja yang paling terdampak, serta langkah lanjutan pemerintah daerah dan aparat setelah air surut? Tetap baca sampai akhir supaya ikam dapat gambaran utuhnya Cess!

Baca Juga: Kebakaran Hebat Menghantam Samarinda, Puluhan Pintu Bangunan Ludes

Apa yang Terjadi di Kecamatan Tebing Tinggi Balangan?

Banjir bandang ini melanda delapan desa, yakni Mayanau, Tebing Tinggi, Simpang Bumbuan, Simpang Nadong, Sungsum, Juuh, Gunung Batu, dan Langkap. Peristiwa ini terjadi sejak Sabtu pagi dan berdampak luas pada permukiman warga serta fasilitas umum. Berdasarkan laporan Polres Balangan, genangan air sempat menutup akses aktivitas harian masyarakat.

Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi menyampaikan bahwa air kini sudah surut. Fokus utama petugas gabungan diarahkan pada bantuan langsung ke warga, khususnya pembersihan lumpur dan sisa material banjir. Situasi ini jadi perhatian serius karena sebagian rumah mengalami kerusakan berat hingga sedang.

Kondisi di lapangan menunjukkan kerja cepat lintas sektor. Polisi, TNI, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat turun bersama. Nah, di sinilah kekawalan dan bubuhan warga saling bahu-membahu, pahamlah ikam, saat musibah datang, solidaritas jadi kunci utama.

Desa Mana Saja yang Mengalami Dampak Terparah?

Desa Mayanau mencatat 171 rumah terdampak, dengan tujuh rumah rusak berat dan 18 rusak sedang. SDN Mayanau ikut terendam. Desa Tebing Tinggi mengalami dampak lebih luas, 277 rumah dan 298 KK terdampak, serta musala, kantor desa, dan kantor kecamatan ikut terendam.

Di Desa Simpang Bumbuan, 127 rumah terdampak dengan enam rumah rusak berat. Simpang Nadong mencatat 110 rumah terdampak, termasuk Polsubsektor Tebing Tinggi dan puskesmas yang ikut terendam. Data ini menunjukkan banjir bukan cuma soal rumah warga, tapi juga layanan publik yang vital.

Desa Sungsum, Juuh, Gunung Batu, dan Langkap juga mengalami kondisi serupa. Sungsum bahkan mencatat 15 rumah rusak berat. Fasilitas seperti masjid, sekolah dasar, dan kantor desa ikut terdampak. Ya’ kalo dilihat angkanya, pahamlah ikam, dampaknya ndak kecil.

Bagaimana Langkah Penanganan Pascabanjir Dilakukan?

Pemerintah Kabupaten Balangan menetapkan status tanggap darurat bencana banjir hingga 3 Januari 2026. Penetapan ini menjadi dasar percepatan penanganan pascabencana, mulai dari pemulihan lingkungan hingga bantuan kebutuhan dasar warga.

Bupati Balangan Abdul Hadi menyampaikan keprihatinannya saat meninjau lokasi terdampak. Ia menegaskan penanganan dilakukan secara terpadu, melibatkan pemerintah daerah, TNI, Polri, masyarakat, dan relawan. Fokus saat ini adalah membersihkan lumpur agar rumah dan fasilitas umum kembali dapat difungsikan.

Kapolres Balangan juga menginstruksikan personel Polres dan BKO Brimob Yon Tabalong untuk turun langsung membantu pembersihan. Selain itu, bantuan bahan makanan dan kebutuhan mendesak seperti popok bayi, sabun, dan lilin sudah disalurkan. Nah’ itu sudah, kerja nyata di lapangan yang kini paling dibutuhkan warga.

Apa Dampak Lebih Luas Banjir di Kabupaten Balangan?

BPBD Balangan melaporkan banjir merendam 27 desa di tujuh kecamatan. Sebanyak 10.949 jiwa terdampak dan 3.511 unit rumah terendam. Kecamatan Tebing Tinggi dan Halong menjadi wilayah yang paling disorot karena dampaknya cukup luas.

Selain peninjauan lokasi, Forkopimda Balangan juga berdialog langsung dengan warga. Posko Penanganan Bencana di halaman Kantor Camat Tebing Tinggi menjadi pusat koordinasi, dilanjutkan rapat untuk membahas langkah keberlanjutan penanganan pascabanjir.

Banjir ini juga terjadi bersamaan dengan banjir di beberapa kabupaten lain di Kalimantan Selatan, dipicu curah hujan intensitas tinggi sejak Jumat malam. Kondisi ini jadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan bersama. Bagikan jua info ini ke bubuhan ikam supaya banyak yang makin paham situasi di Balangan.

Ikhtisar Singkat
Banjir bandang di Kecamatan Tebing Tinggi, Balangan, berdampak pada ribuan warga dan ratusan rumah di delapan desa. Air sudah surut, penanganan pascabencana kini difokuskan pada pembersihan dan pemulihan fasilitas umum. Dukungan lintas sektor terus berjalan demi mempercepat pemulihan. Bagikan artikel ini ke kekawalan dan bubuhan ikam agar informasi penting ini tersebar luas.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!' (KHOIRUL)

 

FAQ

  1. Berapa jumlah rumah dan KK yang terdampak banjir di Tebing Tinggi Balangan?
    Sebanyak 1.466 rumah dan 1.615 KK terdampak berdasarkan data sementara kepolisian.

  2. Apakah kondisi banjir di delapan desa sudah surut?
    Ya, menurut Kapolres Balangan, air sudah surut dan penanganan pascabencana sedang berlangsung.

  3. Sampai kapan status tanggap darurat banjir ditetapkan?
    Status tanggap darurat ditetapkan hingga 3 Januari 2026 oleh Pemkab Balangan.

DISCLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Gambar dapat saja dihasilkan AI di artikel ini hanya sebagai ilustrasi pendukung yang membantu pembaca memahami konteks informasi bukan sebagai bukti realistis. Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Photo
Photo

Editor : Arya Kusuma
#banjir bandang Kalsel #Kecamatan Tebing Tinggi #Kabupaten Balangan