Balikpapan TV - Hai Cess! Kecelakaan tragis terjadi dini hari Sabtu (22 November 2025) di KM 78–79 jalur Denpasar–Gilimanuk, wilayah Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Jembrana.
Seorang kernet truk berinisial RA (33) asal Jepara, Jawa Tengah, tewas usai terlindas truk Mitsubishi Fuso yang bergerak mundur saat tidak kuat menanjak.
Yuk, simak bareng-bareng kronologi lengkap kejadiannya, Cess!
Bagaimana Kronologi Kecelakaan di Jalur Tanjakan Jembrana?
Kecelakaan bermula ketika truk Mitsubishi Fuso bernopol DK 8016 GV yang dikemudikan HP (33) bergerak dari arah Gilimanuk menuju Denpasar. Saat melewati tanjakan, kendaraan itu tiba-tiba melorot mundur ke kiri hingga keluar badan jalan.
Gerakan mundur itu membuat truk menabrak truk Hino B 9155 SYN yang sedang parkir di bahu kiri jalan, padahal terdapat rambu larangan parkir di lokasi tersebut.
Benturan dari Fuso mendorong truk Hino yang dikemudikan DAW (38) bergeser ke belakang kanan hingga masuk area persawahan. Saat kejadian, DAW sedang istirahat di kabin, sementara kernetnya yang berinisial R, tertidur di samping roda kiri depan truk.
Ketika truk Fuso terus meluncur mundur, posisi R yang tertidur membuatnya tidak sempat bergerak menjauh. Roda kiri belakang Fuso melindas tubuhnya. Akibatnya, R mengalami luka fatal pada bagian dada hingga pinggul dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi.
Baca Juga: 15 Aplikasi Berbahaya Ini Bisa Sedot Rekening: Jutaan Warga Indonesia Sudah Download!
Sejauh Mana Kerugian dan Dampak dari Insiden Ini?
Kepolisian memperkirakan kerugian materiil akibat kecelakaan ini mencapai Rp15,5 juta.
Sementara itu, pengemudi truk Hino selamat, tapi truk mengalami kerusakan dan terperosok ke sawah karena benturan keras dari Fuso.
Apa Langkah Kepolisian Setelah Kecelakaan Terjadi?
Kasat Lantas Polres Jembrana, Iptu Aldri Setiawan, memastikan kasus ini sedang ditangani kepolisian dengan mengamankan dua truk sebagai barang bukti dan memeriksa saksi–saksi.
“Kasus ini masih dalam penanganan kami, dan kami mengimbau seluruh pengemudi untuk memastikan kelayakan kendaraan serta meningkatkan kewaspadaan pada jalur rawan, khususnya di area tanjakan,” tegas Aldri.
Tips Singkat Berkendara di Jalur Tanjakan Jembrana yang Patut Kamu Ingat
1. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, terutama sistem pengereman dan transmisi.
2. Hindari parkir di bahu jalan yang memiliki rambu larangan.
3. Jika melintas saat malam, pastikan penerangan kendaraan optimal.
4. Waspadai jalur menanjak yang panjang—jaga momentum dan jarak aman.
Kecelakaan di jalur nasional Denpasar–Gilimanuk ini kembali mengingatkan betapa pentingnya memperhatikan kondisi kendaraan dan mematuhi aturan parkir, terutama bagi para sopir truk yang bekerja di waktu-waktu rawan.
Nah, kalau menurutmu informasi ini bermanfaat buat pengemudi lain, yuk bantu sebarkan artikel ini, Cess! Agar lebih banyak orang yang paham risiko di jalur ini.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'
FAQ
1. Mengapa truk Fuso bisa melorot di tanjakan?
Truk tidak kuat menanjak sehingga bergerak mundur keluar badan jalan hingga menabrak truk lain.
2. Apakah kernet sempat menyelamatkan diri?
Tidak. Korban tertidur dekat roda depan truk Hino dan tidak sempat menghindar.
3. Apakah ada dugaan kelalaian?
Kepolisian masih menyelidikinya dan memeriksa pengemudi serta saksi.
DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.