Balikpapan TV - Hai Cess! Terminal Sungai Kunjang di Samarinda segera mendapat sentuhan total. Pemerintah Provinsi Kaltim menyiapkan dana sekitar Rp40 miliar untuk revitalisasi terminal yang selama ini dinilai kurang memadai dan jauh dari standar perkembangan kota. Proyek ini dijadwalkan berlangsung tahun 2026 dan digadang-gadang akan menghadirkan fasilitas transportasi yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.
Penasaran dengan detail rencana revitalisasi dan kapan pengguna transportasi umum bisa merasakan perubahan nyata? Yuk, simak artikel ini sampai habis, Cess!
Apa alasan Terminal Sungai Kunjang perlu direvitalisasi?
Terminal Sungai Kunjang kian menua dan fasilitasnya tak lagi sebanding dengan kebutuhan masyarakat. Banyak pengguna yang mengeluhkan ketidaknyamanan dan kurangnya keamanan.
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menyebut revitalisasi ini penting untuk menciptakan suasana yang lebih ramah bagi penumpang. “Revitalisasi akan dilaksanakan pada 2026 oleh Dinas Perhubungan,” ungkapnya. Tujuannya jelas: menghidupkan terminal agar lebih layak dan fungsional.
Berapa besar anggaran yang disiapkan pemerintah?
Pemprov Kaltim menyiapkan sekitar Rp40 miliar untuk proyek ini. Anggaran ini termasuk biaya pembangunan, renovasi fasilitas, hingga perbaikan infrastruktur pendukung terminal.
Seno Aji menambahkan, angka ini masih perkiraan awal. "Angkanya saya kurang ingat, mungkin sekitar 40-an miliar. Saya belum cek lagi jumlah pastinya," katanya. Meski demikian, pihak pemerintah memastikan dana tersebut realistis dan siap dialokasikan.
Siapa yang menangani proses revitalisasi?
Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim menjadi pihak yang bertanggung jawab langsung. Plt Kepala Dishub, Heru Santosa, menegaskan bahwa seluruh persyaratan teknis dan legal sudah lengkap.
Heru menjelaskan, masterplan, Detail Engineering Design (DED), serta sertifikat lahan dari BPN sudah siap. “Kriterianya lengkap. Semua dokumen pendukung tersedia. Tinggal menunggu anggaran,” ujarnya optimis.
Kapan proyek ini mulai dan bagaimana progresnya?
Revitalisasi dijadwalkan tahun 2026. Saat ini, finalisasi anggaran masih dibahas di Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kaltim.
Heru Santosa menambahkan bahwa meski sempat tertunda karena efisiensi anggaran, proyek ini tetap menjadi prioritas utama Dishub. “Alhamdulillah dari pimpinan sudah ada sinyal positif. Itu juga yang kami harapkan,” katanya.
Apa dampak yang diharapkan bagi masyarakat?
Dengan revitalisasi ini, masyarakat pengguna transportasi umum bisa menikmati terminal yang lebih aman, nyaman, dan modern. Fasilitas baru diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan meningkatkan kualitas layanan transportasi.
Tak hanya itu, terminal yang rapi dan terstruktur juga bakal membuat aktivitas penumpang lebih efisien. Tips singkat: selalu cek jadwal bus terbaru di aplikasi resmi Dishub untuk pengalaman naik transportasi yang lebih nyaman. Satya
FAQ
1. Apakah revitalisasi akan menutup terminal sementara?
Belum ada informasi resmi. Biasanya, perbaikan bertahap tetap memungkinkan operasional terminal berjalan.
2. Bagaimana masyarakat bisa mengikuti perkembangan proyek?
Update resmi bisa diakses melalui situs Dishub Kaltim dan media lokal seperti Balikpapan TV.
3. Siapa yang bisa dihubungi untuk keluhan fasilitas?
Pengguna bisa langsung menghubungi call center Dishub Kaltim atau petugas di terminal.
DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.