Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Dua Tahun Pemantauan Tambang Ilegal di Tahura dan IKN, Polri Beberkan Hasilnya

AdminBTV • Senin, 10 November 2025 | 14:54 WIB

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Balikpapan TV - Hai Cess! Dua tahun sudah aktivitas tambang di kawasan Tahura Bukit Soeharto dan wilayah sekitar IKN (Ibu Kota Nusantara) diawasi ketat oleh aparat kepolisian. Dari hasil pemantauan panjang itu, Polda Kaltim berhasil mengungkap tujuh laporan polisi dengan total delapan tersangka yang terlibat dalam praktik tambang ilegal.

Sejak 2023, operasi terpadu ini tak hanya menyorot sisi hukum, tapi juga dampak ekologis di lapangan. Sekitar 30 hektare lahan di Tahura tercatat terdampak aktivitas ilegal tersebut. Dari operasi besar itu, dua unit ekskavator dan ratusan dokumen diamankan sebagai barang bukti.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kaltim, Kombes Pol Dr. Bambang Yugo Pamungkas, menegaskan, semua hasil kejahatan tambang ilegal akan dikembalikan kepada negara. “Apapun bentuk hasil dari aktivitas illegal mining, baik uang maupun material, akan dikembalikan kepada negara,” tegasnya.

Nah, biar kamu makin paham seberapa serius penegakan hukum di sektor ini, yuk lanjut baca sampai habis, Cess!

Kenapa Tambang Ilegal di Tahura dan IKN Jadi Sorotan?

Tahura Bukit Soeharto dan kawasan IKN bukan sekadar area biasa, tapi zona penting penyangga ekosistem Kalimantan Timur. Ketika aktivitas tambang ilegal masuk ke wilayah ini, bukan cuma soal hukum yang dilanggar, tapi juga ancaman bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Dari data Polda Kaltim, seluruh kasus yang ditangani terjadi di area konservasi. Aktivitas tambang itu merusak vegetasi alami dan menimbulkan risiko longsor serta pencemaran air. “Kawasan Tahura memiliki fungsi penting bagi kelestarian ekosistem dan menjadi bagian integral dari penyangga IKN,” jelas Bambang.

Baca Juga: Ego, Padi Reborn: Ketika Cinta dan Logika Bertarung dalam Sunyi, Ajak Pendengar Merenungi Makna Cinta Sejati Lewat Balada Penuh Emosi

Bagaimana Polri Melacak Aktivitas Tambang Ilegal Ini?

Pantauan terhadap aktivitas tambang ilegal dilakukan sejak awal 2023 lewat tim terpadu yang melibatkan Bareskrim Polri dan Polda Kaltim. Dalam dua tahun terakhir, strategi pengawasan terus ditingkatkan, termasuk penggunaan drone untuk memantau area yang sulit dijangkau.

“Kami telah berkoordinasi dengan Otorita IKN dan instansi terkait untuk memastikan pengawasan berjalan efektif. Teknologi akan mempersempit ruang gerak para pelaku,” ungkap Brigjen Pol Moh Irhamni, Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri.

Apa Peran Masyarakat dan Media dalam Pengawasan Ini?

Penegakan hukum tidak bisa berjalan sendiri. Polri mengajak masyarakat dan media menjadi mitra aktif dalam memerangi tambang ilegal. Laporan dari warga sangat membantu dalam menindak cepat aktivitas mencurigakan.

“Kami berharap masyarakat tidak mendukung kegiatan illegal mining dalam bentuk apa pun. Media juga kami harapkan menjadi mitra pengawasan publik,” ujar Bambang. Semangat kolaborasi ini diharapkan bisa membangun kesadaran bahwa menjaga Tahura bukan cuma tugas aparat, tapi juga tanggung jawab bersama.

Apa Langkah Selanjutnya untuk Lindungi Tahura dan IKN?

Polri menegaskan, operasi tak akan berhenti di penangkapan delapan tersangka. Penyidikan akan berlanjut untuk membongkar seluruh jaringan, termasuk pemodal, penadah, dan pihak yang memfasilitasi distribusi hasil tambang ilegal.

Jenderal bintang satu itu memastikan, penegakan hukum akan terus berlanjut seiring berdirinya IKN. “Selama IKN berdiri dan Tahura dilindungi, kami akan terus melakukan penegakan hukum tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Bagi kamu yang peduli lingkungan, tips kecilnya: laporkan aktivitas tambang mencurigakan lewat kanal resmi Polri atau media lokal. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula tindakan bisa diambil.

Selama dua tahun, pengawasan terhadap aktivitas tambang ilegal di Tahura Bukit Soeharto dan IKN menunjukkan hasil nyata — delapan pelaku ditangkap, ratusan dokumen disita, dan lahan 30 hektare diselamatkan. Polri menegaskan komitmen melindungi kawasan konservasi ini, dengan dukungan masyarakat dan media sebagai garda depan pengawasan publik.

Yuk, bantu jaga Bumi Etam tetap hijau dan aman dari aktivitas tambang ilegal.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV, teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!' Satya

 

FAQ

1. Apa yang dimaksud dengan Tahura Bukit Soeharto?
Tahura (Taman Hutan Raya) Bukit Soeharto adalah kawasan konservasi di Kaltim yang berfungsi menjaga ekosistem dan menjadi penyangga wilayah IKN.

2. Berapa luas lahan yang terdampak tambang ilegal di Tahura?
Sekitar 30 hektare lahan tercatat rusak akibat aktivitas tambang ilegal selama dua tahun terakhir.

3. Bagaimana masyarakat bisa membantu memberantas tambang ilegal?
Dengan melaporkan aktivitas mencurigakan ke kepolisian dan tidak membeli hasil tambang dari sumber yang tidak jelas asal-usulnya.

DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Petugas kepolisian menjelaskan hasil pengungkapan tambang ilegal di Tahura Bukit Soeharto — visual kuat tentang komitmen menjaga lingkungan dan penegakan hukum.
Petugas kepolisian menjelaskan hasil pengungkapan tambang ilegal di Tahura Bukit Soeharto — visual kuat tentang komitmen menjaga lingkungan dan penegakan hukum.

Editor : Arya Kusuma
#Tambang ilegal Kaltim #Tahura Bukit Soeharto #ibu kota nusantara