Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Bupati Andi Ina Jemput Bola, Tiga Program Strategis Nasional Masuk Barru! Barru Kuat dan Mandiri Lewat Sinergi Program Nasional

Arya Kusuma • Minggu, 26 Oktober 2025 | 10:08 WIB

Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., pada kegiatan penyerahan buku rekening bagi kelompok tani penerima Program Optimasi Lahan (Oplah) Non Rawa Tahun 2025
Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., pada kegiatan penyerahan buku rekening bagi kelompok tani penerima Program Optimasi Lahan (Oplah) Non Rawa Tahun 2025

Balikpapan TV - Hai Cess! Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., kembali menorehkan capaian gemilang. Mobilitas tinggi dan upaya intens yang ia lakukan bersama Wakil Bupati Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., untuk “menjemput bola” ke berbagai kementerian dan lembaga pemerintah pusat kini membuahkan hasil nyata bagi masyarakat Barru.

Sejak awal kepemimpinannya, Bupati Andi Ina menunjukkan komitmen kuat memperjuangkan dukungan anggaran pusat demi percepatan pembangunan daerah, terutama di sektor pendidikan, infrastruktur, dan pertanian. Kini, kerja keras itu terwujud lewat tiga program strategis nasional yang resmi mendapat kucuran dana dari APBN.

Apa saja program strategis nasional yang berhasil dibawa ke Barru?

Tiga program tersebut mencakup Program Sekolah Rakyat dengan alokasi dana Rp200 miliar, Program Inpres Jalan Daerah (IJD) senilai Rp38,7 miliar yang berjalan dua tahap, serta Program Oplah (Optimasi Lahan) Non Rawa dengan anggaran Rp41,4 miliar.
Semua program ini dibiayai sepenuhnya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sebuah bukti konkret sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam memajukan Barru.

“Alhamdulillah, sinergi dan komunikasi yang kami bangun di tingkat pusat mulai membuahkan hasil. Ini semua demi memastikan masyarakat Barru bisa menikmati manfaat pembangunan yang lebih merata,” ujar Bupati Andi Ina.

Bagaimana dampak Program Sekolah Rakyat bagi anak Barru?

Program Sekolah Rakyat hadir sebagai terobosan besar untuk memperluas akses dan pemerataan pendidikan. Fokusnya jelas: memastikan tidak ada lagi anak Barru yang tertinggal karena faktor ekonomi.
Melalui program ini, anak-anak dari keluarga kurang mampu bisa tetap bersekolah tanpa terbebani biaya, sejalan dengan semangat pemerataan kesempatan pendidikan yang inklusif.

“Harapan kami, tidak ada lagi anak Barru yang putus sekolah karena kendala ekonomi orang tuanya,” tambah Bupati Andi Ina.

Mengapa Inpres Jalan Daerah penting bagi konektivitas ekonomi Barru?

Program Inpres Jalan Daerah (IJD) diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah dan membuka akses ekonomi baru. Dengan infrastruktur jalan yang lebih baik, arus distribusi barang dan jasa akan semakin lancar.
Efek dominonya terasa langsung pada masyarakat: akses usaha lebih mudah, biaya logistik menurun, dan roda ekonomi desa makin berputar cepat.

Pembangunan jalan juga memperpendek jarak antar kecamatan, membuka potensi wisata, dan mempermudah akses layanan publik. Barru kian terhubung, kian tangguh.

Baca Juga: Pemangkasan Dana Transfer Tak Goyahkan Barru, Andi Ina Pilih Inovasi! Digitalisasi PAD Barru Jadi Kunci Stabilitas Keuangan Daerah

Apa peran Program Oplah dalam memperkuat ketahanan pangan Barru?

Program Oplah (Optimasi Lahan) Non Rawa menjadi bukti keseriusan Pemkab Barru dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Melalui optimalisasi lahan kering yang selama ini belum tergarap, program ini membuka peluang besar bagi peningkatan hasil pangan lokal.
Selain menguatkan ketahanan pangan, program ini juga menciptakan lapangan kerja baru dan memperkuat ekonomi pedesaan.

“Kami ingin memastikan setiap potensi yang dimiliki Kabupaten Barru bisa digerakkan. Baik sumber daya manusia maupun lahan, semuanya harus menjadi kekuatan untuk kemajuan daerah,” tegas Bupati.

Sejauh mana sinergi Barru dengan program nasional?

Menurut Bupati Andi Ina, arah pembangunan Barru selalu sejalan dengan program prioritas Presiden Republik Indonesia. Prinsip sinergi antara pusat dan daerah disebutnya sebagai kunci membangun Indonesia yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
“Semua program prioritas Bapak Presiden juga menjadi fokus utama kami. Karena kami percaya, keberhasilan pembangunan nasional harus dimulai dari daerah yang kuat, mandiri, dan berkeadilan,” tegasnya.

Visi kepemimpinan Bupati Andi Ina dan Wakil Bupati Abustan terang dan konsisten: “Barru Berkeadilan, Maju Berkelanjutan, dan Sejahtera Lebih Cepat.”
Gaya kepemimpinan yang aktif, komunikatif, dan berorientasi hasil ini menegaskan semangat kolaborasi menuju Barru yang makin maju dan berdaya.

Kabupaten Barru kini menjadi contoh nyata daerah yang mampu mengubah komunikasi lintas lembaga menjadi sumber daya konkret bagi rakyatnya. Dengan visi yang jelas dan kerja lapangan yang nyata, Andi Ina dan jajarannya membuktikan bahwa kepemimpinan proaktif mampu menghadirkan perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV, teman update setia — “Bukan Sekadar Info Biasa!”

 

FAQ

1. Apa manfaat terbesar Program Sekolah Rakyat di Barru?
Meningkatkan akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sekaligus memperkuat pemerataan pendidikan daerah.

2. Bagaimana program IJD mempengaruhi ekonomi masyarakat Barru?
Dengan jalan yang lebih baik, arus distribusi barang dan mobilitas ekonomi warga meningkat signifikan, terutama di kawasan pedesaan.

3. Apakah program Oplah hanya fokus pada lahan pertanian?
Tidak. Selain pertanian, program ini juga mendorong pengelolaan sumber daya lahan untuk diversifikasi ekonomi lokal.

 

DISKLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas dalam menganalisa struktur artikel untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan pedoman umum ejaan bahasa Indonesia (PUEBI). Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Editor : Arya Kusuma
#Andi Ina Kartika Sari #inpres jalan daerah #Bupati Barru #Oplah Non Rawa