Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Arus Deras Sungai Kariangau Telan Nyawa Pemuda Balikpapan, Ini Kronologinya

Arya Kusuma • Jumat, 10 Oktober 2025 | 08:45 WIB

Tim SAR dan Brimob Polda Kaltim menyisir perairan Kariangau Balikpapan Barat menggunakan perahu karet untuk mencari korban tenggelam.
Tim SAR dan Brimob Polda Kaltim menyisir perairan Kariangau Balikpapan Barat menggunakan perahu karet untuk mencari korban tenggelam.

Balikpapan TV - Hai Cess! Suasana sore di perairan Kariangau, Balikpapan Barat, Selasa (8/10), mendadak berubah tegang. Seorang pemuda bernama FM (23) yang awalnya berniat berenang, justru tenggelam dan dinyatakan meninggal dunia setelah pencarian intensif oleh tim SAR gabungan. Jasadnya baru ditemukan Rabu malam (9/10) sekitar pukul 21.25 WITA, mengapung tak jauh dari lokasi awal ia dilaporkan hilang.

Menurut Kepala Basarnas Balikpapan, evakuasi dilakukan di sekitar perairan RT 01 Kariangau. Setelah proses identifikasi dan penyerahan jenazah, pihak keluarga langsung membawa Firman untuk dimakamkan. Peristiwa ini menyisakan duka mendalam, terutama bagi keluarga dan rekan-rekannya yang sempat menyaksikan detik-detik sebelum Firman menghilang di arus sungai.

Tragedi Sore di Sungai Kariangau

Awalnya, sore itu tampak biasa. Firman dan tiga temannya menaiki kapal klotok dari Kampung Baru Ujung menuju Kariangau sekitar pukul 18.00 WITA. Dalam perjalanan, tanpa diduga, FM melompat ke sungai sambil menanggalkan bajunya, seolah ingin menikmati segarnya air sore itu. Namun arus sungai ternyata tak bersahabat — deras dan berputar cepat.

Ardian, rekan korban, sempat nekat berenang untuk menolong, tapi FM keburu tenggelam sebelum sempat diraih. “Setelah korban melompat, temannya Ardian sempat berusaha menolong dengan berenang ke arah korban. Tapi Firman sudah tenggelam sebelum bisa diraih,” ungkap Serka Barja, Babinsa Kariangau yang berada di lokasi kejadian.

Baca Juga: Nikmati Pesona Pantai BSB Balikpapan! Wisata Urban di Tengah Kota dengan Nuansa Laut yang Modern dan Instagramable

Brimob Turun Tangan di Tengah Gelapnya Malam

Dalam operasi pencarian itu, Tim Respons Bencana Brimob Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim juga turut dikerahkan. Dengan perahu karet dan lampu penerangan tambahan, mereka menyisir kawasan perairan yang gelap gulita demi mempercepat pencarian. Kondisi lapangan yang sulit tak menyurutkan semangat para petugas.

“Kami telah kerahkan tim untuk memperkuat pencarian bersama Basarnas dan BPBD. Prioritas utama kami adalah menemukan korban secepat mungkin,” tegas Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., Dansat Brimob Polda Kaltim. Ia juga menegaskan, Brimob akan terus berada di garda terdepan dalam setiap operasi kemanusiaan dan penanganan bencana di wilayah Kalimantan Timur.

Usaha Pencarian yang Tak Kenal Lelah

Sempat dilakukan pencarian mandiri oleh teman-teman korban hampir satu jam lamanya, namun hasilnya nihil. Mereka kemudian melapor ke aparat dan warga sekitar pun bergotong royong mencari FM di sepanjang tepian sungai yang gelap.

Tak lama, Tim SAR gabungan bergerak cepat. Basarnas Balikpapan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satbrimob, BPBD Kota Balikpapan, serta warga setempat bergabung melakukan penyisiran hingga malam. Arus kuat dan visibilitas rendah membuat pencarian berlangsung menegangkan. Namun ketekunan mereka berbuah hasil — jasad FM akhirnya ditemukan mengambang di sekitar lokasi awal tenggelam.

 

Peringatan bagi Warga: Waspada di Arus Deras

Tragedi ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai atau laut, terutama di waktu sore hingga malam hari. Kondisi arus yang kuat dan minim penerangan bisa menjadi jebakan mematikan.

“Kami minta masyarakat tidak melakukan aktivitas berisiko di sungai, apalagi saat arus deras dan gelap. Keselamatan harus jadi prioritas utama,” imbau Kombes Andy Rifai.
Peristiwa di Kariangau ini bukan sekadar kisah duka, tapi alarm bagi semua agar tak meremehkan kekuatan alam. Arus bisa berubah dalam hitungan detik, dan satu keputusan impulsif bisa berujung fatal.

Meski hidup harus terus berjalan, ingatan tentang Firman akan menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya keselamatan di perairan. Bagi tim SAR dan Brimob yang terjun langsung, kerja keras mereka membuktikan bahwa kemanusiaan selalu jadi prioritas, di atas segalanya.

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, “Bukan Sekadar Info Biasa!”

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Editor : Arya Kusuma
#tenggelam di Balikpapan #brimob polda kaltim #perairan Kariangau #Tim SAR Balikpapan