Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Religi Iptek

Seorang Bocah Tenggelam Saat Sedang Berenang di Sungai Negara Amuntai Selatan, Begini Kronologi dan Keterangan Dari Saksi Mata!

Rizkiyan Akbar • Senin, 5 Mei 2025 | 14:50 WIB

Memang Beda!
Memang Beda!

Balikpapantv.id – Hai Cess! Pernah ngebayangin main bareng temen bisa jadi kejadian yang bikin satu kampung heboh?

Di Desa Kota Raja, Kecamatan Amuntai Selatan, Kalimantan Selatan, suasana mendadak berubah jadi haru.

Seorang bocah berinisial RR (14), dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di Sungai Negara. Yuk, kita kulik bareng fakta-fakta menyentuh dari misi pencarian yang penuh harapan ini, Cess!

Kronologi Kejadian: Main Air Berujung Mimpi Buruk

Sekitar pukul 10.30 pagi, Minggu (4/5/2025), 3 bocah dilaporkan berenang di Sungai Negara. Tapi, cuma 2 yang berhasil naik ke darat. Salah satunya, RR, malah hilang terbawa arus.

Diduga awalnya nggak ada yang sadar karena dikira bocah itu cuma main-main air seperti biasanya. Tragisnya, pas disadari, semuanya sudah terlambat.

Baca Juga: Seorang Pria Tewas Mengenaskan Ditempat Kejadian Usai Jadi Korban Penembakan Saat Mau Masuk Mobil di Samarinda, Begini Keterangan Dari Saksi mata!

Saksi Mata: Dari Yang Diduga Main, Ternyata Tenggelam

2 warga berinisial S dan R menjadi saksi mata. S melihat ada 3 anak berenang, tapi cuma 2 yang balik.

Sedangkan R sempat lihat RR dalam posisi timbul-tenggelam. “Saya kira dia cuma bercanda main air, jadi saya nggak langsung bantu,” ucapnya.

Tim Gabungan Turun Tangan, Nggak Pakai Nunggu Lama!

Tim gabungan relawan yang terdiri dari Dinas Damkar Satpol PP dan Damkar HSU, TRC (Tim Reaksi Cepat), dan BPBD langsung bergerak cepat.

Dipimpin langsung oleh Kalak BPBD HSU, H Syamrani, tim langsung menyisir sungai sejauh 500 meter dari titik anak dilaporkan hilang.

Fokus dan Maksimal, Demi 1 Nyawa yang Hilang

“Kami mulai penyisiran sekitar jam 14.30 Wita, dan terus berupaya maksimal,” kata H Syamrani.

Fokus mereka jelas: menemukan Rahmat, hidup atau tidak, dan mengembalikan rasa aman bagi keluarga serta masyarakat sekitar.

Harapan dari Keluarga: “Tolong Temukan Anak Kami…”

Keluarga RR terlihat terpukul, namun tetap berharap. Mereka terus menunggu kabar di tepi sungai. Suasana haru mewarnai proses pencarian.

“Kami hanya ingin RR ditemukan, apapun kondisinya,” ujar salah satu anggota keluarga sambil menahan tangis.

Teman Rahmat Selamat, Tapi Masih Syok Berat

F, teman Rahmat yang ikut berenang, dilaporkan selamat dan kini berada di rumah. Meski aman secara fisik, secara mental ia masih terguncang.

Baca Juga: Dua Pria Long Kali Diciduk! Simpan 29 Paket Sabu Siap Edar dari Balikpapan, Barang Haram Dikirim Pakai 'Lempar Jejak'! Begini Modus Operasinya

“Dia belum bisa banyak bicara, hanya terus menangis,” ucap warga yang mendampingi.

Sungai Negara, Cantik Tapi Rawan?

Sungai Negara memang terlihat indah dan jadi tempat bermain anak-anak.

Tapi kejadian ini membuka mata semua pihak, betapa pentingnya pengawasan dan edukasi soal bahaya bermain air tanpa pengamanan. Mungkin sudah waktunya dibuat rambu-rambu peringatan dan larangan.

Tim Masih di Lokasi: “Kami Tidak Akan Berhenti Sampai Rahmat Ditemukan!”

Hari mulai gelap, tapi semangat para relawan tetap terang. Edy Saputra dari Damkar HSU bilang,

“Kami akan terus lakukan penyisiran. Ini soal kemanusiaan, bukan cuma tugas.” Mereka bukan hanya tim penyelamat, mereka adalah harapan terakhir keluarga RR.

Kasus RR bukan hanya tentang 1 anak yang hilang. Ini tentang pentingnya perhatian, pengawasan, dan gotong royong,  Cess!

Yuk, share artikel ini biar makin banyak yang sadar pentingnya keselamatan anak saat bermain di alam terbuka.

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapantv.id, "Bukan Sekedar Berita Biasa!"

Tim relawan baik damkar dan BPBD HSU, melaksanakan pencarian bocah diduga tenggelam di Sungai Negara, Kecamatan Amuntai Selatan.
Tim relawan baik damkar dan BPBD HSU, melaksanakan pencarian bocah diduga tenggelam di Sungai Negara, Kecamatan Amuntai Selatan.

Editor : Arya Kusuma
#kalimantan selatan #bocah #sungai #Amuntai #tenggelam