BalikpapanTv.id - Hai Cess! Pagi Sabtu (1/3/2025), warga Desa Biaung, Kecamatan Penebel, dikejutkan dengan penemuan bayi perempuan yang dibuang di dalam kardus.
Ya, kamu nggak salah baca, bayinya ditemukan di bawah pohon pisang, lengkap dengan kain hitam membalut tubuh mungilnya.
Kasus ini langsung menyita perhatian, dan polisi pun bergerak cepat untuk mengusut siapa yang tega melakukan hal tersebut.
Bayi malang itu pertama kali ditemukan oleh IMS, warga Denpasar Selatan, yang sedang berada di kebunnya sekitar pukul 09.00 WITA.
Ketika sedang mengambil air di selokan, IMS mendengar suara tangisan yang aneh, mirip suara kucing.
Namun, setelah didekati, betapa terkejutnya dia saat menemukan kardus di bawah pohon pisang yang ternyata berisi bayi.
Baca Juga: Penemuan Mayat Pemuda Tewas Dalam Sumur di Nusa Penida Klungkung, Hal Ini Diduga Penyebabnya!
Dengan perasaan panik, IMS segera menghubungi Kepala Dusun Cacab Jangkahan, I Made Wardika, dan Perbekel Desa Biaung, untuk melaporkan temuan tersebut.
Dalam waktu singkat, pihak berwenang langsung turun tangan.
Kapolsek Penebel, AKP I Gusti Kade Alit Murdiasa, mengungkapkan bahwa bayi tersebut diperkirakan baru berusia dua hari.
Beruntung, bayi itu ditemukan dalam kondisi selamat dan tanpa cedera.
Setelah ditemukan, bayi itu langsung dievakuasi ke Puskesmas Penebel I untuk mendapatkan perawatan medis.
Petugas medis menyatakan bahwa bayi tersebut dalam kondisi sehat, meski sempat mengalami stres akibat pembuangan yang tidak manusiawi itu.
Di sekitar bayi, polisi menemukan beberapa barang bukti seperti kardus, kain hitam, dan botol air mineral.
Namun, tentu saja pertanyaannya tetap: siapa yang tega melakukan hal itu?
Kasus ini pun langsung ditangani oleh Polsek Penebel, dengan melibatkan pihak Polres Tabanan untuk membantu penyelidikan lebih lanjut.
Polisi berharap masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian ini segera melapor.
"Kami akan terus mencari siapa pelaku yang membuang bayi ini, dan kami mengimbau masyarakat untuk memberikan informasi yang bisa membantu kami," kata AKP I Gusti Kade Alit Murdiasa.
Pembuangan bayi yang kejam ini menimbulkan pertanyaan besar di masyarakat.
Mengapa seseorang bisa tega melakukan hal seperti ini? Apakah ada faktor sosial yang mempengaruhi tindakan tersebut? Yang jelas, bayi tersebut beruntung bisa diselamatkan.
Namun, siapa yang bertanggung jawab atas tindakan keji ini masih menjadi misteri.
Masyarakat di sekitar Desa Biaung juga sangat terguncang dengan kejadian ini.
Banyak yang merasa tidak percaya bahwa ada seseorang yang bisa melakukan tindakan seperti ini terhadap bayi yang tidak berdosa.
Sejumlah warga mengungkapkan kekesalan mereka terhadap pelaku, dan berharap agar pelaku segera ditemukan dan mendapat hukuman yang setimpal.
Meskipun begitu, kasus ini juga membuka mata banyak pihak mengenai pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental dan sosial masyarakat.
Jangan lupa share artikel ini yaa, Cess! Agar lebih banyak orang yang tau informasi ini.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di BalikpapanTv.id! Bukan Sekedar Berita Biasa