Balikpapantv.id - Hai Cess! Dunia hiburan tanah air berduka. Pelawak senior yang juga dikenal sebagai politikus, Nurul Qomar alias Abah Qomar, menghembuskan napas terakhirnya pada Rabu (8/1) pukul 17.21 WIB.
Sosok yang dikenal dengan tawa khas dan semangat juangnya ini meninggalkan cerita yang penuh inspirasi.
Kepergian Abah Qomar di Tengah Perjuangan Melawan Kanker
Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh sang istri, Siti Maryam. "Iya (Nurul Qomar) meninggal pukul 17.21," tulisnya dalam sebuah pesan singkat.
Abah Qomar meninggal dunia dalam usia 64 tahun di Rumah Sakit Tangerang Selatan setelah bertahun-tahun berjuang melawan kanker usus yang diidapnya sejak 2021.
Perjuangan Panjang Melawan Kanker Usus
Di tahun 2021, Abah Qomar mengungkapkan diagnosa kanker usus stadium 4C melalui unggahan di Instagram pribadinya.
Meski sempat menunjukkan kemajuan setelah menjalani beberapa sesi kemoterapi, kanker tersebut kembali kambuh pada akhir 2023. Kondisi ini menjadi ujian berat bagi keluarga, namun semangat Abah Qomar tetap menjadi inspirasi.
“Kami menyadari bahwa perjuangan melawan kanker adalah perjalanan panjang. Kekambuhan ini adalah salah satu tanjakan yang harus kami lalui bersama,” ucap salah satu anggota keluarga.
Semangat Hidup yang Tidak Pernah Padam
Bahkan di tengah kondisinya yang melemah, Abah Qomar masih tampil bersama grup lawak legendarisnya, Empat Sekawan. “Mas Qomar orangnya happy terus. Ada adegan yang suka menjatuhkan diri, padahal dia lagi sakit,” ujar Eman, rekan satu grupnya.
Dari Komedi ke Dunia Politik
Tak hanya di dunia komedi, Abah Qomar juga aktif di dunia politik. Ia pernah menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2004-2009 dan 2009-2014. Pada tahun 2018, ia mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Cirebon, meskipun akhirnya kalah dalam pemilihan.
Warisan Tak Ternilai dari Seorang Pelawak Legendaris
Nama Abah Qomar melekat erat dengan grup lawak Empat Sekawan dan acara komedi ikonik, Lika-Liku Laki-Laki.
Film seperti Kawin Gantung dan Saras 008 juga menandai kiprahnya di dunia seni peran. Selain itu, Abah Qomar pernah menjadi rektor Universitas Muhadi Setiabudi, menandakan kontribusinya di dunia pendidikan.
Inspirasi di Tengah Keterbatasan
Di balik tawa yang selalu ia hadirkan, Abah Qomar adalah sosok tangguh yang tidak mudah menyerah.
“Abah adalah sosok yang kuat, dan kami yakin dengan doa dan dukungan dari semuanya, Abah akan pulih,” ucap salah satu anggota keluarga sebelum kepergiannya.
Mimpi Pergi Haji Bersama Empat Sekawan
Salah satu mimpi yang belum tercapai adalah pergi haji bersama grup lawak Empat Sekawan. “Mas Qomar sempat membuat rencana untuk pergi haji bareng, tapi Allah punya rencana lain,” ungkap Eman di rumah duka.
Dukungan Keluarga dan Rekan-Rekan
Dalam perjalanan hidupnya, dukungan dari keluarga dan rekan-rekannya menjadi kekuatan besar. Semangat dan humor khas Abah Qomar menjadi kenangan yang akan terus dikenang.
Selamat Jalan, Abah Qomar
Kini, Abah Qomar telah meninggalkan panggung dunia, namun tawanya tetap abadi di hati para penggemarnya. “Mas Qomar meninggalkan warisan tawa dan inspirasi yang tak ternilai,” ujar Eman.
Selamat jalan, Abah Qomar. Dunia hiburan kehilangan salah satu permatanya, tapi semangat dan tawa yang Abah tinggalkan akan terus menginspirasi.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapantv.id, "Bukan Sekedar Berita Biasa!"