BalikpapanTv.id - Hai Cess! Siapa sangka, lagi asyik-asyik mau bangun rumah baru, eh malah tanahnya ngeluarin lumpur kayak gunung meletus mini! Kejadian unik ini bikin warga Perumahan Griya Mukti, Samarinda, heboh banget. Kok bisa sih?
Lumpur Mendadak Muncul
Jumat (18/10) kemarin, sekitar jam 2 siang, warga digegerkan dengan semburan lumpur yang tiba-tiba muncul dari dalam tanah. Awalnya cuma gelembung-gelembung kecil, tapi lama-lama makin besar dan meluas.
Sebagaimanan di lansir media Kaltimpost.id, semburan lumpur yang mengeluarkan aroma tak sedap itu terjadi di beberapa titik area tanah yang hendak dibangun. "Tadi terjadi sekitar pukul 14.00 Wita, dimulai dari kecil kemudian membesar," ucap Ketua RT 8, Edy Kartono (67).Menurutnya, rumah yang diketahui milik Pak Dendy itu direncanakan hendak dibangun rumah dua lantai.
Baca Juga: Pembangunan Rumah Menteri di IKN Hampir Rampung, Siap Huni Akhir Oktober 2024
Penyebabnya Mengejutkan
Setelah diteliti lebih lanjut, ternyata penyebabnya cukup mengejutkan. Saat kontraktor lagi ngecek kondisi tanah buat pondasi rumah, alat bornya kebetulan nembus rongga di dalam tanah. Nah, karena tekanan yang kuat, lumpur dan air yang ada di dalam rongga itu pun terdorong ke atas dan keluar lewat lubang bor.
Insiden ini terjadi ketika kontraktor pekerja bangunan di area tersebut, memasukan sebuah alat untuk mengukur jenis tanah dan kekuatannya. Teknik itu biasa disebut Sondir atau Cone Penetration Test (CPT).
"Nah, setelah dimasukan sekitar 24 meter, di dalam tanah ini ada semacam rongga yang kemudian tertekan dan aliran air bercampur lumpur itu naik ke atas" jelas Hery Limbong, Dinas ESDM Kaltim, Jumat (18/10) sekitar pukul 19.10 Wita.
Untungnya Gak Berbahaya
Awalnya, warga khawatir kalau lumpur itu mengandung gas beracun. Tapi setelah dicek, ternyata gak ada gas berbahaya seperti hidrogen sulfida.
"Setelah kita lakukan pengecekan di lapangan, dan sudah kita uji menggunakan alat, hasilnya tidak ada unsur gas H2S, atau nilainya nol," ujar Kepala Bidang Geologi dan Air Tanah, ungkap Hery Limbong "Jadi aman kok, cuma bikin kaget aja," tambah Hery.
"Insyaallah aman. Namun untuk estimasi semburan itu selesai, belum bisa dipastikan. Solusi terdekat bila keluar lumpurnya, bisa dilakukan penimbunan menggunakan semen agar aliran yang keluar bisa tertutup," ujarnya.
Belajar dari Kejadian Ini
Kejadian ini jadi pelajaran buat kita semua, terutama yang lagi mau bangun rumah. Penting banget buat ngecek kondisi tanah sebelum mulai membangun. Jangan sampai kejadian kaya gini terulang lagi.
Yuk, share artikel ini ke temen-temen kamu biar pada tahu!
Editor : Arya Kusuma