Durasi Baca: 10 Menit
Ikhtisar: My Friend menjadi rilisan pertama Mark Lee bersama Upper Room, menghadirkan pop hangat dengan gitar nostalgis dan pesan tentang cinta terbaik.
Balikpapan TV - Hai Ces! Mark Lee membuka babak baru perjalanan musiknya lewat single “My Friend”, lagu pop mid-tempo yang membawa tema cinta, persahabatan, dan perubahan menuju fase kehidupan berikutnya.
Dirilis pada 10 September 2026, lagu ini menjadi rilisan pertama Mark melalui perusahaan kreatifnya, Upper Room, dengan pendekatan musik yang lebih hangat, sederhana, dan menempatkan vokal sebagai pusat perhatian, Ces!
Mengapa “My Friend” Menjadi Lagu Penting bagi Mark Lee?
“My Friend” bukan sekadar single baru, Lagu ini menjadi karya pertama Mark setelah membangun Upper Room sebagai ruang kreatif independen. Melon mencatat single tersebut dirilis pada 10 September 2026 dengan genre R&B/Soul, sementara materi pengenalannya menyebut lagu ini membawa karakter pop mid-tempo yang nyaman dan menyegarkan.
Secara musikal, “My Friend” dibangun dengan guitar loop yang terdengar nostalgis. Tidak ada kebutuhan untuk membuat produksi terdengar terlalu padat. Justru ruang dalam aransemen membuat suara Mark dan pesan lirik menjadi lebih mudah menjadi pusat perhatian.
The Korea Times juga menggambarkan lagu tersebut sebagai pop mid-tempo yang menggunakan gitar nostalgis dan pendekatan produksi yang lebih tertahan dibandingkan karakter pop yang sangat maksimalis. Bagi Mark, pendekatan tersebut berkaitan dengan fase baru. Satu musim berakhir, satu bab selesai, lalu perjalanan berikutnya dimulai. Konsep itu membuat judul “My Friend” terasa lebih luas daripada sekadar panggilan untuk seorang teman.
Dari Mana Ide “My Friend” Berasal?
Tema utama lagu ini berangkat dari sebuah pertanyaan sederhana: Seperti apa bentuk cinta yang paling besar? Dalam wawancara yang dipublikasikan Radio 88.8, Mark menjelaskan bahwa proses penulisan lirik “My Friend” mengalami beberapa perubahan. Setelah tema lagu mengarah pada gagasan tentang “greatest love”, kata “friend” kemudian menjadi bagian penting dari identitas lagu.
Mark juga menjelaskan bahwa suasana beat dan lagu yang hangat membuatnya memikirkan tema cinta. Dalam wawancara tersebut, ia menghubungkan gagasan cinta terbaik dengan hubungan yang bertahan dan memberikan dukungan. Karena itu, “My Friend” tidak diarahkan sebagai lagu romantis dalam pengertian sempit.
Persahabatan menjadi salah satu bentuk hubungan yang ingin ia angkat. Pendekatan tersebut membuat lagu terasa lebih terbuka. Pendengar dapat menghubungkannya dengan sahabat, keluarga, orang terdekat, atau seseorang yang tetap hadir ketika kehidupan sedang berubah.
Apa yang Membuat Kata “Friend” Menjadi Spesial?
Ada konteks personal di baliknya. Sebutan penggemar Mark, Markf, juga memiliki hubungan dengan kata “Mark Friend”. Dalam wawancara yang sama, Mark mengatakan bahwa ia berharap “My Friend” dapat menjadi lagu spesial bagi orang-orang yang mendengarkannya. Dengan begitu, judul lagu berfungsi seperti sebuah sapaan.
Bukan hanya kepada satu orang, tetapi kepada siapa pun yang merasa memiliki hubungan emosional dengan pesan lagu. Hal tersebut juga membuat “My Friend” cocok ditempatkan sebagai pembuka babak baru. Ketika seorang musisi memulai fase berbeda, ia tidak hanya memperkenalkan suara baru, tetapi juga mendefinisikan kembali hubungan dengan pendengarnya.
Seperti Apa Warna Musik “My Friend”?
“My Friend” berada pada wilayah pop mid-tempo dengan elemen R&B/Soul yang tercatat dalam metadata rilisan Korea. Gitar menjadi salah satu elemen yang paling mudah dikenali. Loop gitar yang sendu memberikan warna nostalgis, tetapi aransemen tetap terasa ringan. Melodi vokal kemudian mendapat ruang lebih besar. Hal tersebut berbeda dari pendekatan lagu yang mengandalkan banyak lapisan suara untuk membangun klimaks.
Mark sendiri mengatakan dalam wawancara bahwa album yang sedang ia kerjakan akan banyak menggunakan vokalnya. Ia juga menyebut keinginannya untuk semakin berkembang sebagai solo artist. Karena itu, “My Friend” dapat dibaca sebagai salah satu langkah untuk memperlihatkan sisi vokal Mark dengan lebih jelas.
Bukan berarti seluruh identitas musik sebelumnya ditinggalkan. Namun, fokusnya bergeser. Rapper dan performer yang selama bertahun-tahun dikenal melalui grup kini memberikan ruang lebih besar kepada penyanyi dan songwriter di dalam dirinya.
Baca Juga: EVAN Resmi Debut Solo dengan “Death of Me”, Awal Baru Lee Heeseung Setelah ENHYPEN
Siapa Saja yang Terlibat dalam Produksi Lagu?
Mark mengambil peran besar dalam proses kreatif “My Friend”. Kredit resmi mencatat Mark Lee dan David Lee sebagai penulis lirik. Komposisi melibatkan Mark Lee dan Trinidad Cardona, sementara aransemen dikerjakan oleh Digi, Chase Wav, DJ Coco, dan Mark Lee. Daftar performer juga memperlihatkan struktur produksi yang cukup lengkap.
Mark mengisi vokal utama. Chase Wav berkontribusi pada additional vocals, gitar, bass, dan keyboard, sementara Digi menangani piano serta synthesizer bersama Chase Wav. Drum programming melibatkan Chase Wav dan DJ Coco.
Keterlibatan tersebut penting karena “My Friend” merupakan rilisan pertama di bawah Upper Room. Mark bukan hanya tampil sebagai penyanyi. Ia ikut terlibat dalam penulisan, komposisi, hingga aransemen. Kredit tersebut memperlihatkan posisi Mark yang lebih luas dalam proses penciptaan musiknya.
Bagaimana Konsep Musik Videonya?
Visual “My Friend” juga mengikuti pendekatan yang lebih natural. Video musik disutradarai Gus Black, sutradara yang dikenal melalui pendekatan visual sinematik dan analog. Materi perilisan menyebut video tersebut menghindari ketergantungan pada efek komputer dan lebih mengandalkan ruang nyata, cahaya, serta pergerakan Mark.
Lokasinya bergerak dari suasana perkotaan menuju alam. Ada adegan Mark berada di balik kaca, hamparan bunga, hutan, padang rumput, hingga suasana matahari terbenam. Visual tersebut mengikuti gagasan tentang transisi. Kota dapat terasa seperti kehidupan yang sedang dijalani. Padang rumput dan alam memberikan ruang untuk bergerak.
Matahari terbenam menjadi gambaran satu fase yang perlahan selesai. Kemudian, perjalanan berlanjut. Pendekatan visual seperti ini membuat video musik tidak perlu dipenuhi efek digital untuk menyampaikan perubahan suasana. Cahaya alami justru menjadi bagian penting dari narasinya.
Baca Juga: Konsepnya Gelap, Musiknya Menggoda! MOON BABYMONSTER Hadir dengan Nuansa Southern Trap
Mengapa “Back to Basic” Menjadi Bagian Penting dari Konsepnya?
Materi promosi “My Friend” menggunakan gagasan “Back to Basic” untuk menggambarkan pendekatan visual dan musikalnya. Intinya adalah mengurangi elemen yang tidak diperlukan agar perhatian kembali kepada tiga hal utama: musik, manusia, dan ruang. Sports Kyunghyang mencatat bahwa teaser “My Friend” mengurangi produksi visual yang mencolok dan menempatkan vokal, lirik, serta emosi sebagai fokus.
Pendekatan tersebut selaras dengan isi lagunya, “My Friend” berbicara tentang hubungan dan cinta. Karena itu, visual yang terlalu kompleks justru bisa mengalihkan perhatian dari pesan tersebut. Mark kemudian ditampilkan dalam ruang yang lebih terbuka dan natural. Hasilnya adalah visual yang terasa dekat dengan suasana lagu.
Apa Hubungannya dengan Babak Baru Mark?
Perubahan ini tidak hanya terjadi dalam musik. Setelah mendirikan Upper Room, Mark juga mengambil lebih banyak peran dalam proses kreatif dan pengambilan keputusan. Dalam wawancara Radio 88.8, Mark mengatakan bahwa lingkungan independen membuat tim Upper Room dapat berdiskusi mengenai berbagai aspek agar hasil akhirnya terasa semakin merepresentasikan dirinya, tetapi tetap segar. Dengan kata lain, Upper Room menjadi lebih dari sekadar nama perusahaan. Bagi Mark, ruang tersebut menjadi tempat untuk mencari dan membentuk kembali identitas kreatifnya.
Bagaimana Mark Menjelaskan Fase Solo Ini?
Dalam wawancara yang dikutip dari SOUND THRU, Mark mengatakan bahwa ia merasa semakin dekat dengan sosok solo artist yang sejak kecil ingin ia wujudkan. Pernyataan itu memberikan konteks penting untuk membaca “My Friend”.
Single ini bukan hanya pergantian nama di kredit artis. Ada proses menemukan cara baru untuk menggunakan suara, menulis lagu, dan menentukan arah musik. Mark juga mengatakan bahwa ia ingin membuat musik dalam jangka panjang. Dalam wawancara Radio 88.8, ia menyampaikan harapan agar musiknya dapat memberi inspirasi, penyembuhan, atau membantu pendengar mengalami pertumbuhan.
“I want to do music for a long time.” Pernyataan tersebut menjadi gambaran sederhana mengenai arah yang ingin ia bangun. Bukan sekadar mengejar perubahan drastis, tetapi menciptakan musik yang dapat bertahan dan terus berkembang.
Baca Juga: ENHYPEN Bloody Paradise Bikin Era Baru! Kisah Vampir Berlanjut di THE SIN : BLISS
Bagaimana Respons terhadap “My Friend”?
“My Friend” mendapat perhatian karena menjadi rilisan pertama Mark di bawah Upper Room. Media Korea seperti The Korea Times menempatkannya sebagai awal babak independen Mark dan menyoroti perbedaan pendekatan produksi yang lebih tertahan.
Soompi juga mencatat bahwa lagu tersebut merupakan single pertama Mark setelah perubahan fase kariernya dan menggambarkannya sebagai pop mid-tempo mengenai pertanyaan tentang bentuk cinta terbaik. Respons terhadap sebuah lagu baru tentu masih perlu dilihat dalam periode yang lebih panjang.
Jumlah streaming, posisi tangga lagu, dan dampak jangka panjang merupakan ukuran yang berbeda dari perhatian awal terhadap perilisan. Yang sudah terlihat adalah adanya perubahan arah yang cukup jelas. Mark memilih memulai babak barunya dengan lagu yang hangat dan personal, bukan dengan produksi yang sengaja dibuat spektakuler.
Apa Dampaknya bagi Arah Musik Mark Berikutnya?
“My Friend” menjadi single pertama yang memperkenalkan warna musik baru sebelum proyek berikutnya. Melon mencatat lagu tersebut sebagai single dengan satu track dan kredit yang menunjukkan keterlibatan Mark dalam berbagai tahap produksi. Sementara itu, Mark menyebut “My Friend” sebagai bagian dari album yang akan datang dalam wawancara Radio 88.8. Hal ini membuat single tersebut dapat dilihat sebagai pintu masuk menuju karya yang lebih besar.
Jika “My Friend” memperkenalkan sisi vokal dan pendekatan yang lebih sederhana, rilisan berikutnya akan memperlihatkan seberapa luas arah tersebut dapat dikembangkan. Bagi pendengar lama, perubahan ini membuka kesempatan mengenal Mark dari sudut berbeda. Bagi pendengar baru, lagu ini dapat menjadi titik awal untuk mengenal karya solonya.
Baca Juga: LE SSERAFIM Made My Night: Chemistry Malam dan Dunia Overwatch
Apa yang Membuat “My Friend” Relevan untuk Pendengar?
Tema lagu ini cukup universal. Pergantian musim, perubahan hubungan, dan masuk ke babak kehidupan baru merupakan pengalaman yang bisa dirasakan banyak orang. Karena itu, “My Friend” tidak bergantung sepenuhnya pada cerita perjalanan Mark.
Pendengar dapat memasukkan pengalaman mereka sendiri ke dalam lagu. Seseorang mungkin mengingat sahabat lama, Orang lain mungkin menghubungkannya dengan keluarga. Ada juga yang bisa melihatnya sebagai lagu tentang seseorang yang tetap hadir ketika kehidupan berubah. Di situlah kekuatan tema “friend” berada. Ia tidak memberikan satu definisi hubungan, Ia memberi ruang bagi pendengar untuk menentukan siapa sosok yang dimaksud.
Poin Penting
-
“My Friend” dirilis Mark Lee pada 10 September 2026.
-
Lagu ini menjadi rilisan pertama Mark di bawah Upper Room.
-
Musiknya merupakan pop mid-tempo dengan karakter R&B/Soul pada metadata rilisan Korea.
-
Guitar loop yang nostalgis menjadi salah satu elemen utama aransemen.
-
Mark ikut terlibat dalam lirik, komposisi, dan aransemen.
-
Tema lagu berangkat dari pertanyaan tentang bentuk “greatest love”.
-
Konsep “friend” diperluas sebagai hubungan yang penuh dukungan dan bertahan.
-
Video musik disutradarai Gus Black dengan pendekatan visual natural dan sinematik.
-
Lagu ini menjadi pengenalan terhadap arah solo Mark yang lebih vokal dan personal.
Insight Redaksi
Ada sesuatu yang menarik dari cara Mark memulai babak barunya. Ia tidak memilih suara yang harus terdengar besar sejak detik pertama. “My Friend” justru bergerak dengan gitar yang nostalgis, tempo yang nyaman, dan vokal yang mendapatkan ruang lebih luas. Pilihan tersebut membuat pesan lagu terasa lebih dekat, Tentang cinta yang tidak selalu harus romantis, Tentang teman yang tetap hadir, Tentang satu bab yang selesai tanpa harus menghapus semua kenangan dari bab sebelumnya. Dan mungkin itu alasan “My Friend” terasa seperti sebuah salam untuk perjalanan berikutnya. Bukan selamat tinggal, Lebih seperti sampai bertemu lagi di bab berikutnya, Ces! Buat yang sedang melewati perubahan hidup, lagu ini bisa menjadi teman kecil untuk menemani perjalanan sambil mengingat orang-orang yang pernah berjalan bersama.
Kadang, satu lagu tidak perlu menjawab semua pertanyaan. Cukup membuat kita mengingat siapa yang ingin kita panggil ketika perjalanan terasa panjang. My Friend membawa Mark Lee ke babak baru dengan suara yang lebih hangat, personal, dan dekat dengan cerita tentang orang-orang yang tetap tinggal, Ces! Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Kapan “My Friend” Mark Lee dirilis?
“My Friend” resmi dirilis pada 10 September 2026 sebagai single baru Mark Lee.
2. Apa genre “My Friend”?
Metadata Melon mencatat rilisan ini dalam genre R&B/Soul, sementara materi pengenalannya menggambarkan lagu sebagai pop mid-tempo dengan suasana hangat dan nyaman.
3. Apa makna “My Friend”?
Lagu ini berangkat dari gagasan mengenai “greatest love” dan melihat persahabatan sebagai salah satu bentuk cinta yang berarti. Mark menjelaskan bahwa kata “friend” kemudian menjadi bagian penting dari identitas lagu.
4. Siapa yang menulis dan mengaransemen “My Friend”?
Liriknya ditulis Mark Lee dan David Lee. Komposisi melibatkan Mark Lee dan Trinidad Cardona, sedangkan aransemen melibatkan Digi, Chase Wav, DJ Coco, dan Mark Lee.
5. Apa konsep video musik “My Friend”?
Video musik menggunakan pendekatan natural dan sinematik, dengan lokasi seperti kota, padang rumput, hutan, serta cahaya matahari. Video tersebut disutradarai Gus Black.
Editor : Arya Kusuma