Dari K-Pop 2013 ke Makeup Transition, Begini Love Options BESTie Kembali Ramai

istikhomah • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 15:26 WIB
BESTie dalam era promosi “Love Options”, lagu K-Pop 2013 yang kembali mendapat perhatian pada 2026.
BESTie dalam era promosi “Love Options”, lagu K-Pop 2013 yang kembali mendapat perhatian pada 2026.

Durasi Baca: 4 Menit

Ikhtisar: Lagu Love Options BESTie kembali ditemukan generasi baru lewat short-form dan tren transisi makeup di media sosial.

 

Balikpapan TV - Hai Ces!, Kalau Cek belakangan menemukan audio “Love Options” muncul di TikTok atau Instagram Reels, lagu tersebut sebenarnya bukan rilisan baru. Lagu milik girl group K-Pop BESTie itu pertama kali dirilis pada Oktober 2013, tetapi kembali mendapat perhatian luas pada 2026.

Kali ini, “Love Options” tidak hanya terdengar sebagai lagu lama yang ditemukan kembali. Audio tersebut ikut digunakan dalam konten video pendek, termasuk konten makeup transition yang memperlihatkan perubahan tampilan dari wajah natural menuju riasan yang lebih polished.

Perjalanan lagu ini menunjukkan satu hal menarik dalam budaya musik digital: sebuah lagu yang sudah berusia lebih dari satu dekade bisa menemukan pendengar baru ketika bertemu format konten yang berbeda.

Baca Juga: Bad Blood Taylor Swift: Kisah Konflik, Kendrick Lamar, dan Era 1989 yang Ikonik

“Love Options”, Lagu BESTie dari 2013

“Love Options” atau “연애의 조건” merupakan lagu dari BESTie yang dirilis pada 2013. Lagu tersebut menjadi single kedua grup dan diproduksi oleh Brave Brothers.

Secara musikal, “Love Options” membawa karakter dance-pop yang cerah dan mudah dikenali. Liriknya membicarakan gambaran mengenai kualitas atau pilihan pasangan yang diinginkan seseorang.

Saat dirilis, lagu ini menjadi bagian dari perjalanan awal BESTie di industri K-Pop. Namun, lebih dari satu dekade kemudian, pendengarnya justru menemukan lagu tersebut melalui cara yang berbeda: video pendek dan algoritma media sosial.

Dari Lagu Lama ke Audio Short-Form

Kebangkitan “Love Options” mulai terlihat jelas pada 2026.

Laporan media Korea pada Agustus hingga September 2026 mencatat lagu tersebut kembali muncul dalam berbagai platform musik dan short-form. Penggunaan audio di TikTok bahkan telah mencapai lebih dari 100 ribu unggahan dalam salah satu laporan, sementara lagu tersebut juga kembali mendapatkan perhatian di Shazam Korea dan masuk kembali ke sejumlah tangga musik.

Yang membuat fenomena ini menarik adalah usia lagunya.

“Love Options” bukan lagu yang baru dipromosikan oleh BESTie pada 2026. Popularitas barunya justru tumbuh melalui penggunaan ulang oleh pengguna media sosial.

Dengan kata lain, generasi baru bisa mengenal lagu tersebut tanpa harus mengalami masa promosinya pada 2013.

Kenapa Cocok untuk Makeup Transition?

Salah satu format yang ikut menggunakan “Love Options” adalah makeup transition.

Dalam format ini, kreator biasanya menampilkan wajah sebelum makeup, kemudian melakukan transisi mengikuti beat atau bagian tertentu dari audio. Setelah transisi, tampilan berubah menjadi riasan yang lebih lengkap dan terdefinisi.

Karakter “Love Options” yang upbeat membuat perubahan visual seperti ini terasa mudah diselaraskan dengan ritme video.

Formatnya sederhana:

Bare face → transisi → makeup look → final look.

Makeup yang ditampilkan pun bisa beragam, mulai dari tampilan natural, Korean-inspired makeup, gaya Douyin atau C-beauty, sampai look dengan warna dan detail yang lebih kuat.

Jadi, daya tariknya bukan hanya berada pada lagunya, tetapi juga pada bagaimana audio tersebut membantu membangun momen perubahan visual.

13 Tahun Kemudian, “Love Options” Kembali Ditemukan

Kebangkitan “Love Options” menjadi contoh bagaimana usia sebuah lagu tidak selalu menentukan apakah lagu tersebut masih relevan di internet.

Pada Agustus 2026, EDaily melaporkan “Love Options” mencapai posisi teratas Shazam Korea setelah 13 tahun. Penggunaan lagu di TikTok juga telah menembus lebih dari 100 ribu unggahan, sementara audio tersebut ikut masuk daftar rising audio Instagram Reels.

Laporan lain pada akhir Agustus mencatat penggunaan TikTok telah meningkat hingga lebih dari 180 ribu unggahan.

Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa perhatian terhadap “Love Options” bukan hanya berasal dari nostalgia penggemar lama BESTie.

Ada pula pengguna baru yang mengenal lagu tersebut karena melihatnya dalam konten short-form.

Bukan Cuma Soal Makeup

Meski tren makeup transition menjadi salah satu penggunaan yang menarik perhatian, kebangkitan “Love Options” sebenarnya lebih luas.

Lagu ini kembali hadir dalam berbagai konten pendek dan mendapatkan momentum di sejumlah platform musik.

Fenomena tersebut memperlihatkan perubahan cara orang menemukan musik.

Dulu, pendengar biasanya mengenal lagu melalui televisi, radio, tangga lagu, atau promosi artis. Sekarang, sebuah lagu bisa ditemukan karena muncul selama beberapa detik dalam video seseorang.

Ketika audio tersebut terasa cocok dengan visual, pengguna lain ikut memakainya. Dari sana, sebuah lagu lama bisa kembali berputar di ruang digital.

Dari Bare Face ke Glow-Up

Dalam konteks makeup, “Love Options” menarik karena memberikan soundtrack untuk momen before-after.

Kreator tidak perlu menjelaskan panjang lebar mengenai perubahan yang dilakukan. Cukup memperlihatkan wajah sebelum makeup, mengikuti beat, lalu menunjukkan hasil akhirnya.

Visual menjadi pusat cerita, sementara musik berfungsi sebagai pengikat transisi.

Itulah sebabnya lagu dengan tempo yang mudah dikenali sering kembali mendapatkan tempat dalam tren video pendek. Audio tidak selalu harus baru; yang penting adalah bagaimana audio tersebut dapat digunakan untuk membangun pengalaman visual.

Baca Juga: About You The 1975: Mengapa Lagu Ini Terasa Begitu Dekat dengan Kenangan Cinta?

Short-Form Mengubah Cara Lagu Lama Hidup Kembali

Kembalinya “Love Options” juga memperlihatkan bagaimana platform short-form dapat menjadi ruang penemuan musik lintas generasi.

Lagu yang dirilis pada 2013 kini bisa muncul di layar pengguna yang mungkin belum mengenal BESTie ketika lagu tersebut pertama kali dirilis.

Setelah ditemukan melalui TikTok atau Reels, rasa penasaran dapat berlanjut ke platform musik seperti YouTube Music, Spotify, Apple Music, Melon, atau layanan musik lainnya.

Siklusnya pun bisa terjadi berulang:

Video pendek → penasaran dengan audio → mencari lagu → mendengarkan versi lengkap → membuat konten baru.

Dari sini, lagu lama mendapatkan kehidupan digital yang baru.

Poin Penting

Insight Redaksi

Kisah “Love Options” menunjukkan bahwa lagu lama tidak selalu benar-benar hilang. Di era short-form, sebuah lagu bisa menunggu bertahun-tahun sampai menemukan format yang tepat untuk kembali terdengar.

Bagi Cek yang mengenal “Love Options” dari video makeup, perjalanan lagunya justru menarik untuk ditelusuri: dari rilisan K-Pop pada 2013 hingga kembali masuk percakapan musik digital pada 2026.

Dan mungkin, inilah salah satu alasan mengapa internet selalu punya cara sendiri untuk menemukan kembali sesuatu yang pernah kita lewatkan.

Closing Artikel

Jadi, kalau Cek kembali menemukan “Love Options” di TikTok atau Instagram Reels, sekarang sudah tahu bahwa audio tersebut bukan lagu baru. Ada perjalanan 13 tahun di balik kemunculannya kembali.

Dari lagu BESTie pada 2013, kemudian masuk ke budaya short-form dan makeup transition pada 2026, “Love Options” memperlihatkan bagaimana musik bisa mendapatkan cerita baru ketika ditemukan oleh generasi berbeda.

Tetap bersama Balikpapan TV, Hai Ces—teman update setia yang bukan sekadar menyajikan berita, tetapi ikut membahas cerita di balik tren yang sedang Cek temukan.

FAQ

1. Apa itu lagu “Love Options” BESTie?
“Love Options” atau “연애의 조건” merupakan lagu milik girl group K-Pop BESTie yang dirilis pada 2013.

2. Kapan “Love Options” dirilis?
“Love Options” dirilis pada Oktober 2013 dan menjadi salah satu single BESTie pada periode awal karier grup tersebut.

3. Mengapa “Love Options” kembali ramai pada 2026?
Lagu tersebut kembali digunakan dalam konten short-form di media sosial dan mendapatkan perhatian baru di sejumlah platform musik.

4. Apakah “Love Options” digunakan untuk makeup transition?
Ya. Audio “Love Options” digunakan dalam sejumlah konten video pendek yang menampilkan transisi makeup dari tampilan natural menuju hasil riasan akhir.

5. Mengapa lagu lama bisa kembali populer di media sosial?
Platform short-form memungkinkan pengguna menemukan dan menggunakan kembali audio lama. Ketika sebuah audio cocok dengan format video tertentu, pengguna lain dapat ikut menggunakannya sehingga lagu tersebut kembali mendapatkan perhatian.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
BESTie Love Options Makeup Transition k-pop