Durasi Baca: 6 menit
Ikhtisar: “Best Part” Daniel Caesar dan H.E.R. lahir dari pertemuan spontan di studio, lalu berkembang menjadi duet R&B sederhana yang bertahan lama di hati pendengar.
Balikpapan TV - Hai Ces! Ada lagu yang tidak membutuhkan produksi rumit untuk terasa begitu dekat. “Best Part” milik Daniel Caesar dan H.E.R. adalah salah satunya. Berawal dari pertemuan pertama mereka di studio, lagu ini tercipta secara organik hingga menjadi salah satu karya yang paling dikenal dari keduanya.
Petikan gitar akustik, vokal yang tidak berlebihan, sedikit permainan organ dan ritme tepukan menjadi fondasi lagu yang pertama kali mempertemukan Daniel Caesar dan H.E.R. di studio. Hasilnya adalah duet R&B yang terdengar intim, seolah dua orang sedang berbicara langsung tentang rasa sayang yang sederhana.
Menariknya, lagu ini lahir pada saat kedua penyanyinya sama-sama sedang membangun identitas sebagai wajah baru R&B era streaming.
Pertemuan yang Berujung Menjadi Lagu
Cerita “Best Part” bermula dari sebuah sesi studio yang awalnya tidak direncanakan sebagai kolaborasi besar.
Dalam wawancara pada 2017, H.E.R. menceritakan bahwa ia sedang berada dalam sesi bersama DJ Camper yang berakhir lebih cepat. Daniel Caesar kemudian datang bersama Tunji dari RCA. Keduanya baru pertama kali bertemu.
Mereka saling mengenal karya masing-masing, memainkan materi baru, lalu mengambil gitar dan mulai berbicara. Dari interaksi spontan itulah “Best Part” terbentuk. H.E.R. mengatakan mereka akhirnya berada di studio hingga sekitar pukul 04.00.
Detail tersebut penting karena menjelaskan karakter lagu ini.
“Best Part” tidak terasa seperti duet yang dibangun dari formula label terlebih dahulu. Lagu tersebut justru lahir dari interaksi dua musisi yang sedang menemukan kecocokan musikal.
Dua Suara, Satu Ruang yang Sengaja Dibuat Sederhana
Secara musikal, kekuatan “Best Part” justru terletak pada ruang kosongnya.
H.E.R. membuka lagu dengan vokal yang lembut. Daniel Caesar kemudian masuk dan mengubah dinamika tanpa membuat aransemen menjadi padat. Spotify menggambarkan produksinya sebagai fondasi R&B dengan gitar akustik, sentuhan organ, dan tepukan ritmis, sementara kedua vokal diberi ruang untuk menjadi pusat perhatian.
Kredit resmi yang tercatat untuk lagu tersebut menunjukkan Daniel Caesar dan H.E.R. sebagai vokalis, sementara Jordan Evans dan Matthew Burnett menjadi produser. Penulis lagunya mencakup Gabriella Wilson atau H.E.R., Ashton Simmonds atau Daniel Caesar, Jordan Evans, Matthew Burnett, dan Riley Bell.
Pilihan produksinya membuat lagu ini tidak perlu mengejar klimaks besar.
Justru ketika Daniel dan H.E.R. saling menjawab, pendengar mendapatkan kesan seperti sedang mengintip percakapan dua orang yang sedang jatuh cinta.
Baca Juga: Istimewa Tayang 17 September, Kisah Lima Anak Mencari Ayah yang Pergi karena Kanker
Mengapa Liriknya Terasa Dekat?
“Best Part” berbicara tentang bentuk cinta yang sangat sehari-hari.
Alih-alih menggambarkan hubungan lewat drama besar, lagu ini menggunakan gambaran sederhana untuk menyampaikan betapa pentingnya seseorang bagi pasangannya. Kekasih digambarkan sebagai bagian yang membuat kehidupan terasa lebih lengkap.
Itulah yang membuat tema lagu ini mudah diterima.
Tidak diperlukan cerita hubungan yang rumit untuk memahami pesannya. Lagu ini bekerja dari satu gagasan yang sangat manusiawi: ketika seseorang begitu berarti, kehadirannya sendiri sudah menjadi bagian terbaik dari hidup.
Kesederhanaan tersebut juga sejalan dengan produksinya. Musik dan lirik sama-sama menahan diri.
Tidak ada kebutuhan untuk membuat cinta terdengar spektakuler.
Cukup terdengar tulus.
Rilis di Dua Album
“Best Part” pertama kali hadir pada 2017 dan menjadi bagian dari album Freudian milik Daniel Caesar. Lagu yang sama juga masuk ke proyek H.E.R. milik H.E.R.
Posisi ganda ini ikut memperluas identitas lagu.
Bagi Daniel Caesar, “Best Part” berada di dunia Freudian, album yang memperkuat namanya sebagai salah satu penyanyi R&B baru dari Kanada.
Bagi H.E.R., lagu tersebut muncul ketika proyek-proyek awalnya sedang membangun identitasnya sebagai musisi yang ingin membuat pendengar memperhatikan musiknya terlebih dahulu. Dalam wawancara 2017, H.E.R. memang menjelaskan bahwa pendekatan awal kampanye H.E.R. diarahkan agar publik fokus pada musik, bukan identitas visual dirinya.
“Best Part” akhirnya menjadi titik temu dua perjalanan tersebut.
Baca Juga: Great Expectation Sienna Spiro Tembus No. 1 Inggris, Ini Cerita di Balik Lagunya
Dari Lagu Intim Menjadi Hit R&B
Perjalanan lagu ini tidak berhenti pada popularitas di kalangan pendengar R&B.
Pada Oktober 2018, “Best Part” mencapai posisi No. 1 Billboard Adult R&B Songs. Saat itu lagu tersebut naik dari posisi keempat ke puncak tangga lagu, setelah sebelumnya debut di chart tersebut pada No. 28.
Pencapaiannya memperlihatkan sesuatu yang menarik: lagu yang produksinya relatif minimal ternyata mampu berkembang menjadi hit radio.
Pengakuan industri juga mengikuti. H.E.R. dan Daniel Caesar memenangkan Best Collaboration Performance pada Soul Train Music Awards 2018 untuk “Best Part”.
Pada 2018, RIAA juga mencatat “Best Part” telah memperoleh sertifikasi platinum di Amerika Serikat.
Popularitasnya Tidak Berhenti di Era Rilis
Ada lagu yang besar ketika dirilis lalu perlahan menghilang.
“Best Part” mengambil jalur berbeda.
Pada 2024, Spotify memasukkan “Best Part” di posisi ketiga dalam program Spotify CLASSICS: The 100 Greatest R&B Songs of the Streaming Era. Spotify mencatat lebih dari 1,29 miliar stream untuk lagu tersebut pada 8 April 2024.
Spotify juga menyoroti fakta menarik bahwa Daniel Caesar dan H.E.R. membuat lagu itu pada hari pertama mereka bertemu di studio.
Dengan kata lain, sebuah lagu yang lahir dari sesi spontan berkembang menjadi salah satu karya R&B yang tetap mendapatkan perhatian bertahun-tahun kemudian.
Baca Juga: Close to Me: Kisah di Balik Kolaborasi Ellie Goulding, Diplo, dan Swae Lee yang Jadi Hit Global
Yang Membuat “Best Part” Bertahan
Rahasia daya tahan lagu ini bukan pada produksi yang semakin besar.
Justru sebaliknya.
“Best Part” memperlihatkan bahwa dalam R&B, kedekatan bisa menjadi kekuatan produksi.
Gitar akustik memberikan ruang. Vokal menjadi pusat. Daniel Caesar dan H.E.R. tidak berusaha mengalahkan satu sama lain. Mereka membangun percakapan.
Itulah sebabnya lagu ini terasa cocok untuk berbagai situasi: ketika seseorang sedang jatuh cinta, mengingat pasangan, atau sekadar ingin mendengarkan lagu yang tidak memaksa emosi.
Lagu tersebut tidak menyuruh pendengar merasakan sesuatu.
Ia memberi ruang agar pendengar mengisinya sendiri.
Baca Juga: Tak Ingin Pisah Lagi Marion Jola dan Rizky Febian, Kisah Cinta yang Berujung Kolaborasi
Poin Penting
-
“Best Part” lahir dari pertemuan pertama Daniel Caesar dan H.E.R. di studio.
-
Proses awalnya berlangsung spontan dan berlanjut hingga sekitar pukul 04.00.
-
Lagu ini ditulis oleh Daniel Caesar, H.E.R., Jordan Evans, Matthew Burnett, dan Riley Bell.
-
Produksinya ditangani Jordan Evans dan Matthew Burnett.
-
Lagu menjadi bagian dari Freudian milik Daniel Caesar dan proyek H.E.R.
-
“Best Part” mencapai No. 1 Billboard Adult R&B Songs pada 2018.
-
Lagu ini meraih Best Collaboration Performance di Soul Train Music Awards 2018.
-
Spotify menempatkannya di posisi ketiga dalam daftar 100 Greatest R&B Songs of the Streaming Era pada 2024.
Insight Redaksi
“Best Part” menarik bukan karena ia mencoba melakukan sesuatu yang sangat rumit, tetapi karena ia memahami kapan harus berhenti.
Di tengah produksi musik modern yang sering dipenuhi lapisan suara, lagu ini memilih memberi ruang kepada dua vokalis. Hasilnya justru terasa lebih personal.
Pertemuan spontan Daniel Caesar dan H.E.R. menjadi contoh bagaimana chemistry antarmusisi bisa lebih penting daripada konsep yang terlalu rumit.
Dan mungkin di situlah makna “Best Part” sebenarnya terasa: bagian terbaik sebuah lagu tidak selalu berada pada nada tertinggi atau produksi terbesar, tetapi pada momen ketika musik terasa seperti sesuatu yang dekat dengan kehidupan pendengarnya.
Kalau lagu ini masih terdengar segar bertahun-tahun setelah dirilis, mungkin karena perasaan yang dibawanya memang tidak mengenal tanggal kedaluwarsa.
Jika “Best Part” adalah salah satu lagu yang menemani momen tertentu dalam hidupmu, bagikan artikel ini kepada orang yang langsung muncul di pikiran ketika lagu tersebut diputar.
Karena kadang, sebuah lagu tidak hanya mengingatkan kita pada seseorang.
Ia membuat kita sadar siapa yang selama ini menjadi bagian terbaik dari cerita kita.
FAQ
1. Kapan “Best Part” dirilis?
“Best Part” dirilis pada 2017 sebagai bagian dari Freudian milik Daniel Caesar dan juga muncul pada proyek H.E.R..
2. Siapa yang menulis “Best Part”?
Kredit penulisan mencantumkan Daniel Caesar, H.E.R., Jordan Evans, Matthew Burnett, dan Riley Bell.
3. Siapa produser “Best Part”?
Jordan Evans dan Matthew Burnett tercatat sebagai produser lagu.
4. Apa pencapaian chart terbesar lagu ini?
“Best Part” mencapai posisi No. 1 di Billboard Adult R&B Songs pada 2018.
5. Apakah “Best Part” masih populer?
Ya. Spotify memasukkannya di posisi ketiga dalam daftar 100 Greatest R&B Songs of the Streaming Era pada 2024 dan mencatat lebih dari 1,29 miliar stream pada saat daftar tersebut diterbitkan.
6. Apa yang membuat lagu ini berbeda?
Kekuatan utamanya berada pada kesederhanaan aransemen, ruang bagi vokal kedua penyanyi, serta pendekatan duet yang terasa seperti percakapan intim.