The Odyssey Jadi Film Terbaik 2026 Sejauh Ini, Ini Alasan Nolan Dipuji

Tania Putri Nuraini • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 22:19 WIB
Christopher Nolan berdiri di balik layar The Odyssey yang mengadaptasi kisah epik Homer dengan produksi sinematik berskala besar. (BTV/AI)
Christopher Nolan berdiri di balik layar The Odyssey yang mengadaptasi kisah epik Homer dengan produksi sinematik berskala besar. (BTV/AI)
Durasi Baca: 6 menit

Ikhtisar: The Odyssey karya Christopher Nolan masuk daftar film terbaik 2026 versi Time Out. Pujian datang dari kritikus, sementara skor agregator dan performa bioskop memperkuat statusnya sebagai salah satu film besar tahun ini.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! The Odyssey karya Christopher Nolan masuk daftar film terbaik 2026 sejauh ini setelah mendapat respons kuat dari kritikus dan penonton sejak Juli.

Bukan cuma soal nama besar Nolan, film ini menarik karena membawa kisah Homer ke layar raksasa dengan pendekatan visual yang serius. Yuk, lihat kenapa responsnya bisa sekuat itu.

The Odyssey Langsung Mendapat Tempat Teratas

Time Out menempatkan The Odyssey di posisi pertama dalam daftar film terbaik 2026 sejauh ini. Daftar tersebut diperbarui pada 25 Agustus dan disusun editor film global Phil de Semlyen bersama Matthew Singer.

Penilaian tersebut muncul setelah film mendapat sambutan kuat sejak pemutaran perdana. Time Out menilai Nolan mampu mengadaptasi salah satu epik tertua dalam sastra dengan skala besar tanpa menghilangkan detail personal.

Posisi teratas itu tentu bukan berarti semua kritikus sepakat menjadikannya film nomor satu. Namun, konsensus positif terhadap kualitas produksinya memang cukup kuat.

Hal tersebut terlihat dari Metacritic yang mencatat skor 88 berdasarkan 63 ulasan kritikus. Sebanyak 58 ulasan masuk kategori positif, sementara lima lainnya berada di kategori campuran.

Mengapa Adaptasi Homer Ini Banyak Dipuji?

The Odyssey mengambil kisah Odysseus, raja Ithaca, yang berusaha pulang setelah Perang Troya. Perjalanan tersebut mempertemukannya dengan berbagai bahaya, makhluk mitologis, dan rintangan.

Christopher Nolan mengubah kisah kuno tersebut menjadi film petualangan berskala besar. Pendekatannya tetap mempertahankan unsur mitologi, tetapi menghadirkannya melalui bahasa sinema modern.

Yang membuatnya menarik adalah perpaduan antara tontonan spektakuler dan persoalan manusia. Perjalanan pulang Odysseus bukan hanya perjalanan geografis, melainkan juga cerita mengenai kehilangan, perang, keluarga, dan konsekuensi pilihan.

The Guardian bahkan menggambarkan film tersebut sebagai karya dengan ambisi sinematik besar yang turut memperlihatkan konsekuensi perang.

Skor Kritikus Ikut Menguatkan Posisi Film

Di Rotten Tomatoes, The Odyssey mencatat 94 persen Tomatometer dari 504 ulasan kritikus. Skor penonton terverifikasi juga berada di angka 97 persen dari lebih dari 25.000 penilaian.

Konsensus kritikus Rotten Tomatoes menyoroti skala megah film sekaligus kekuatan pemerannya. Bagi film yang mengambil materi klasik, penerimaan tersebut menjadi indikator bahwa adaptasinya mampu menjangkau penonton modern.

Respons positif juga muncul sebelum film resmi tayang luas. Rotten Tomatoes mencatat sejumlah ulasan awal yang menyebutnya sebagai salah satu film terbaik tahun ini.

Namun, skor agregator tetap perlu dibaca sebagai gambaran penerimaan kritikus dan penonton, bukan ukuran mutlak kualitas sebuah film. Selera terhadap film tetap bisa berbeda.

Bukan Cuma Dipuji, The Odyssey Juga Laris

Daya tarik The Odyssey tidak berhenti pada ulasan. Universal Pictures mencatat film tersebut membuka debut global sebesar 263,8 juta dolar AS pada akhir pekan pertamanya.

Angka tersebut menjadi pembukaan terbesar sepanjang karier Christopher Nolan. Film juga langsung berada di posisi pertama box office global ketika dirilis.

Format IMAX menjadi bagian penting dari strategi pengalaman menonton film ini. IMAX mencatat pendapatan global pembukaan sebesar 52 juta dolar AS dan menyebutnya sebagai debut global terbesar dalam format tersebut untuk film Nolan.

Menariknya, Universal kemudian menyatakan The Odyssey menjadi film dengan pendapatan tertinggi sepanjang karier Nolan. Capaian tersebut membuat film ini kuat dari sisi kritik sekaligus komersial.

Nolan Membuat Film yang Memang Dirancang untuk Layar Besar

Salah satu daya tarik utama The Odyssey adalah bagaimana film tersebut dirancang sebagai pengalaman sinematik berskala besar.

Film ini menggunakan teknologi kamera IMAX terbaru dan menjadi proyek yang membawa kisah Homer ke layar IMAX dalam format yang sangat ambisius.

Pilihan tersebut terasa relevan karena cerita The Odyssey memang memiliki dunia luas. Laut, peperangan, perjalanan, makhluk mitologis, dan lanskap besar membutuhkan ruang visual yang mampu mempertahankan rasa epiknya.

Pendekatan Nolan juga memperlihatkan bahwa film blockbuster masih bisa mengandalkan gagasan klasik tanpa sekadar bergantung pada waralaba. Di sinilah The Odyssey punya posisi menarik dalam perfilman 2026.

Baca Juga: Paket Santet Tayang di Bioskop, Debut Horor Dinna Jasanti Bawa Teror dari Kiriman Misterius

Jadi, Apakah The Odyssey Film Terbaik 2026?

Jawabannya belum bisa dianggap sebagai keputusan final karena tahun 2026 masih berjalan. Namun, berdasarkan sejumlah indikator saat ini, film tersebut memang punya alasan kuat untuk masuk percakapan.

Time Out sudah menempatkannya di posisi pertama daftar terbaik tahun ini. Metacritic dan Rotten Tomatoes juga menunjukkan penerimaan kritikus serta penonton yang sangat positif.

Di sisi komersial, pembukaan global dan performa IMAX memperlihatkan bahwa film ini mampu mengubah reputasi kritis menjadi minat penonton dalam skala besar.

Jadi, menyebut The Odyssey sebagai salah satu kandidat kuat film terbaik 2026 bukan sekadar ikut hype. Ada dukungan dari kritik, penonton, dan performa bioskop.

Poin Penting

Insight Redaksi

The Odyssey menarik bukan semata karena Nolan berhasil membuat tontonan besar. Nilai pentingnya justru terlihat ketika mitologi klasik kembali menjadi percakapan budaya populer melalui pengalaman bioskop modern. Buat pembaca BTV, fenomena ini menunjukkan satu hal: cerita lama belum tentu terasa kuno kalau cara menyampaikannya relevan. Film bagus bukan cuma soal teknologi, tapi bagaimana manusia masih menemukan dirinya dalam cerita.

Kalau penasaran, jangan cuma lihat skor; cari tahu juga kenapa film klasik ini masih terasa relate buat penonton sekarang.

Kalau artikel ini menarik, bagikan ke teman yang suka film, Nolan, atau cerita mitologi biar obrolannya makin rame.

Mau terus update soal film yang lagi ramai dibahas, bukan sekadar ikut tren? Pantengin Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Kapan The Odyssey dirilis?

The Odyssey dirilis di bioskop pada 17 Juli 2026.

2. Siapa sutradara The Odyssey?

Film ini disutradarai Christopher Nolan, yang juga menulis skenarionya berdasarkan kisah Homer.

3. Siapa pemeran utama The Odyssey?

Matt Damon berperan sebagai Odysseus, dengan Tom Holland, Anne Hathaway, Robert Pattinson, Lupita Nyong’o, dan sejumlah pemeran lainnya.

4. Apakah The Odyssey termasuk film terbaik 2026?

Time Out menempatkannya di posisi pertama daftar film terbaik 2026 sejauh ini.

5. Berapa skor The Odyssey?

Metacritic memberikan skor 88, sementara Rotten Tomatoes mencatat 94 persen dari kritikus dan 97 persen dari penonton terverifikasi.

6. Apakah The Odyssey sukses secara komersial?

Ya. Film mencatat debut global 263,8 juta dolar AS dan kemudian menjadi film berpendapatan tertinggi dalam karier Nolan.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Redaksi BTV
Christopher Nolan The Odyssey Film 2026