Ikhtisar: Paket Santet merupakan film horor Indonesia produksi BASE Entertainment yang disutradarai Dinna Jasanti dan tayang di bioskop mulai 27 Agustus 2026. Film berdurasi 98 menit ini mengikuti tujuh mahasiswa yang menerima paket misterius dan kemudian menghadapi teror yang berkaitan dengan masa lalu mereka.
Balikpapan TV - Hai Ces! Film horor Paket Santet garapan Dinna Jasanti resmi tayang di bioskop Indonesia pada 27 Agustus 2026, menghadirkan teror melalui kiriman misterius yang diterima tujuh mahasiswa.
Sebuah paket biasanya identik dengan barang yang ditunggu. Namun, film ini justru mengubah benda sehari-hari tersebut menjadi sumber persoalan yang membuat penonton penasaran sejak awal.
Ketika paket biasa berubah menjadi pintu masalah
Paket Santet berangkat dari situasi sederhana yang dekat dengan keseharian masyarakat. Sebuah paket datang tanpa identitas pengirim dan para penerimanya tidak merasa pernah memesan barang tersebut.
Deva, Bella, Ale, Celia, Firza, Glen, dan Kiki menjadi tujuh mahasiswa yang terseret ke dalam kejadian tersebut. Mereka kemudian menyadari bahwa kiriman itu bukan sekadar paket misterius.
Menurut Lembaga Sensor Film, tema film ini berkaitan dengan dendam akibat perundungan. Keterangan tersebut memberikan petunjuk bahwa persoalan para karakter tidak berhenti pada unsur mistis, tetapi juga berkaitan dengan konsekuensi hubungan antarmanusia.
Dinna Jasanti membawa pendekatan drama ke film horor
Bagi Dinna Jasanti, Paket Santet menjadi pengalaman berbeda karena merupakan film horor pertamanya sebagai sutradara. Sebelumnya, ia dikenal melalui karya drama, komedi, dan keluarga, termasuk Laura & Marsha, My Annoying Brother, dan Dua Hati Biru.
Dinna memilih pendekatan yang tetap menempatkan hubungan antar karakter sebagai bagian penting cerita. Dalam wawancara dengan Suara.com, ia menjelaskan keinginannya memadukan drama yang kuat, persahabatan, dan horor dalam satu cerita.
“Jadi gimana caranya drama yang kental, yang tebal, persahabatan yang kuat, tapi kita paduin dengan horor.” — Dinna Jasanti
Pendekatan tersebut membuat konflik film tidak hanya bergantung pada kemunculan unsur mistis. Hubungan pertemanan justru menjadi bagian penting dalam membangun ketegangan.
Tujuh mahasiswa menjadi pusat persoalan
Cerita Paket Santet mengikuti tujuh karakter utama dengan latar hubungan yang saling berkaitan. Mereka diperankan Fatih Unru sebagai Deva, Yasamin Jasem sebagai Bella, Fadly Faisal sebagai Ale, Gabriella Ekaputri sebagai Celia, Fiki Naki sebagai Firza, Farandika sebagai Glen, dan Azela Putri sebagai Kiki.
Kehadiran tujuh karakter tersebut membuat persoalan dalam film berkembang dari sekadar menghadapi ancaman menjadi persoalan kepercayaan. Ketika teror muncul, mereka harus mencari tahu siapa yang menjadi sasaran dan alasan di baliknya.
Produser Shanty Harmayn mengatakan film tersebut ingin menghadirkan horor yang juga membuat penonton memikirkan konsekuensi perilaku terhadap orang lain.
“Kami ingin membuat horor yang bukan hanya memberikan ketakutan, tetapi punya sudut pandang lain yang juga membuat penonton berpikir tentang konsekuensi dari perilaku kita terhadap orang lain.” — Shanty Harmayn
Pernyataan itu memperlihatkan bahwa persoalan utama film tidak hanya diletakkan pada ancaman mistis, tetapi juga pada hubungan sebab-akibat dalam kehidupan sosial.
Mengapa konsep paket terasa dekat dengan penonton?
Kekuatan konsep Paket Santet berada pada pilihan objek yang sangat familiar. Paket merupakan bagian dari aktivitas masyarakat modern, terutama ketika belanja dan pengiriman barang dilakukan secara daring.
Karena itu, film tidak membutuhkan lokasi asing untuk memperkenalkan sumber masalah. Sesuatu yang terlihat biasa dalam kehidupan sehari-hari justru ditempatkan sebagai awal konflik.
BASE Entertainment juga menempatkan premis tersebut sebagai bagian utama identitas film. Dalam laman resminya, Paket Santet digambarkan melalui sebuah paket misterius yang ketika dibuka memicu kutukan dan memaksa penerimanya menghadapi ancaman.
Di titik ini, konsep film terasa menarik secara editorial. Horor tidak harus dimulai dari tempat terpencil atau bangunan tua; benda yang akrab di depan rumah pun dapat menjadi pusat cerita.
Dendam masa lalu menjadi lapisan penting cerita
Selain paket misterius, Paket Santet membawa persoalan tentang sesuatu dari masa lalu yang belum selesai. Tujuh mahasiswa tersebut ternyata bukan sasaran yang dipilih secara acak.
Keterangan dari Dinna Jasanti juga menegaskan bahwa terdapat seseorang yang sengaja memilih para karakter sebagai korban. Artinya, misteri dalam film bergerak dari pertanyaan tentang apa isi paket menuju pertanyaan tentang siapa yang mengirim dan mengapa mereka dipilih.
Pergeseran pertanyaan tersebut penting karena membuat cerita memiliki lapisan investigasi. Penonton tidak hanya menunggu teror berikutnya, tetapi juga diajak memahami hubungan masa lalu yang menjadi dasar konflik.
Fatih Unru turut menyoroti sisi tersebut. Menurutnya, tindakan kecil dalam pertemanan yang dianggap selesai dapat meninggalkan luka bagi orang lain.
Perspektif itu membuat tema film terasa lebih dekat dengan pengalaman sosial anak muda: candaan, sikap, konflik pertemanan, dan persoalan yang mungkin dianggap sudah berlalu.
Horor pertama Dinna Jasanti hadir dengan durasi 98 menit
Secara teknis, Paket Santet memiliki durasi 98 menit dan diproduksi oleh BASE Entertainment. Lembaga Sensor Film mencatat film tersebut berbahasa Indonesia dan mendapatkan klasifikasi usia 13 tahun ke atas.
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Judul | Paket Santet |
| Genre | Horor |
| Sutradara | Dinna Jasanti |
| Produksi | BASE Entertainment |
| Durasi | 98 menit |
| Negara | Indonesia |
| Bahasa | Indonesia |
| Tayang | 27 Agustus 2026 |
| Klasifikasi | 13 tahun ke atas |
| Penulis skenario | Titien Wattimena, Obe Karel, Ambaridzki Ramadhantyo |
Data tersebut mengacu pada catatan Lembaga Sensor Film dan informasi produksi yang tersedia.
Apa yang membuat film ini berbeda?
Dari sisi premis, Paket Santet memiliki satu pembeda yang cukup jelas: sumber terornya ditempatkan pada benda yang sangat dekat dengan kehidupan modern.
Film ini kemudian menggabungkan unsur santet, misteri, konflik pertemanan, dan persoalan masa lalu. Media Indonesia juga mencatat bahwa film tersebut memadukan unsur misteri serta teror dengan konflik yang dekat dengan keseharian.
Bagi Dinna, pendekatan tersebut memungkinkan horor berjalan berdampingan dengan drama. Jadi, ketegangan tidak hanya muncul karena karakter menghadapi sesuatu yang tidak mereka pahami, tetapi juga karena hubungan mereka ikut diuji.
Hal ini menjadi salah satu nilai tambah film. Penonton mendapatkan cerita horor sekaligus konflik interpersonal yang menjadi dasar perjalanan para karakter.
Baca Juga: Die On This Hill Mengantar Sienna Spiro dari Viral Menuju Panggung Dunia
Setelah tayang, respons awal mulai terlihat
Paket Santet resmi tayang serentak di bioskop Indonesia pada Kamis, 27 Agustus 2026. Dua hari kemudian, JawaPos melaporkan film tersebut mengumpulkan lebih dari 45 ribu penonton pada hari pertama.
Angka tersebut menunjukkan adanya perhatian awal terhadap film pada periode pembukaan. Namun, jumlah penonton hari pertama belum cukup untuk menggambarkan keseluruhan performa film sepanjang masa tayang.
Bagi industri film horor Indonesia, respons awal tersebut tetap menarik dicermati karena Paket Santet membawa sutradara dengan latar karya sebelumnya yang dominan berada di drama, komedi, dan keluarga ke genre horor.
Insight Redaksi
Paket Santet menarik bukan semata karena unsur mistisnya, tetapi karena memilih benda paling biasa sebagai pemicu konflik. Bagi pembaca BTV, konsep ini terasa dekat dengan rutinitas menerima kiriman. Yang patut dicermati justru keberanian Dinna membawa kekuatan drama ke horor. Bukan sekadar takut, tetapi menguji ingatan tentang bagaimana tindakan kita bisa meninggalkan dampak pada orang lain.
Kalau mau nonton, cek jadwal bioskop terdekat dulu, lalu ajak kawalan yang memang kuat nonton horor, jangan asal berani.
Kalau artikel ini menurutmu menarik, share ke teman atau bubuhan yang suka film horor Indonesia dan penasaran dengan Paket Santet.
Mau terus tahu film Indonesia yang lagi dibicarakan, termasuk cerita, pemain, dan sudut pandang di baliknya? Selalu Update info hanya di Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!
Poin Penting
- Paket Santet merupakan film horor Indonesia produksi BASE Entertainment.
- Film disutradarai Dinna Jasanti dan menjadi debutnya dalam genre horor.
- Cerita berpusat pada tujuh mahasiswa yang menerima paket misterius tanpa identitas pengirim.
- Konflik film berkaitan dengan teror, persahabatan, serta dendam dari masa lalu.
- Durasi film tercatat 98 menit.
- Film tayang di bioskop Indonesia mulai 27 Agustus 2026.
- Lembaga Sensor Film menetapkan klasifikasi penonton 13 tahun ke atas.
- Pada hari pertama penayangan, film dilaporkan meraih lebih dari 45 ribu penonton.
FAQ
1. Kapan film Paket Santet tayang?
Paket Santet tayang di bioskop Indonesia mulai 27 Agustus 2026.
2. Siapa sutradara Paket Santet?
Film ini disutradarai Dinna Jasanti dan menjadi film horor pertamanya sebagai sutradara.
3. Siapa saja pemain utama Paket Santet?
Pemain utamanya antara lain Fatih Unru, Yasamin Jasem, Fadly Faisal, Gabriella Ekaputri, Fiki Naki, Farandika, dan Azela Putri.
4. Berapa durasi film Paket Santet?
Film ini memiliki durasi 98 menit.
5. Untuk usia berapa film ini?
Lembaga Sensor Film mengklasifikasikan Paket Santet untuk penonton usia 13 tahun ke atas.
6. Apa premis utama Paket Santet?
Cerita mengikuti tujuh mahasiswa yang menerima paket misterius tanpa identitas pengirim, lalu menghadapi teror yang berkaitan dengan masa lalu mereka.