“Right There” Ariana Grande dan Big Sean: Kisah Romantis, R&B 90-an, dan Referensi Romeo-Juliet

Wafiq Azizah Amru • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:33 WIB
Penampilan manis Ariana Grande memegang kipas lipat renda bernuansa klasik memancarkan pesona yang menawan. (BTV/Ai)
Penampilan manis Ariana Grande memegang kipas lipat renda bernuansa klasik memancarkan pesona yang menawan. (BTV/Ai)

Durasi Baca: 7 Menit

Ikhtisar: "Right There" Ariana Grande dan Big Sean memadukan R&B 90-an dengan romansa genit, sampel jazz, dan konsep Romeo dan Juliet.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! “Right There” milik Ariana Grande bersama Big Sean hadir pada 2013 sebagai single ketiga dari album Yours Truly, memperkuat identitas R&B retro Grande.

Lagu ini sekilas terdengar ringan dan menggoda, tetapi proses kreatifnya mempertemukan nostalgia R&B, sampel jazz, kolaborasi rap, serta visual romantis yang penuh referensi budaya pop.

“Right There” lahir ketika Ariana Grande sedang mencari identitas musik

Saat mengerjakan Yours Truly, Ariana Grande berada pada fase penting dalam peralihan kariernya dari bintang televisi menuju penyanyi pop profesional. Album tersebut menjadi ruang untuk memperkenalkan karakter vokalnya melalui pop dan R&B yang terinspirasi musik era 1990-an.

“Right There” kemudian menjadi bagian penting dari pendekatan tersebut. Lagu berdurasi sekitar 4 menit 7 detik ini menempatkan vokal Grande dalam produksi R&B bernuansa retro, dengan Big Sean sebagai pasangan kolaborasi.

Grande juga pernah menggambarkan “Right There” sebagai semacam kelanjutan dari “The Way”. Kemiripan melodi dan komposisinya membuat kedua lagu terasa seperti berada dalam dunia musikal yang sama.

Harmony Samuels menjadi sosok penting di balik suara lagu

Produser Harmony Samuels mempunyai peran besar dalam membentuk arah musik “Right There”. Ia sebelumnya bekerja bersama Grande dalam “The Way”, sehingga pendekatan R&B yang menjadi identitas awal Grande semakin terasa konsisten.

Dalam sebuah wawancara, Samuels menjelaskan bahwa karakter vokal Grande dianggap cocok dengan pendekatan R&B pop yang ingin ia kembangkan. Ia melihat kemampuan vokal Grande sebagai elemen yang bisa membawa nuansa tersebut kepada pendengar pop.

Kredit penulisan lagu melibatkan Grande, Big Sean, Samuels, Carmen Reece, Lonny Bereal, J-Doe, Al Sherrod Lambert, dan Jeff Lorber. Komposisinya juga mengambil unsur dari “Rain Dance” milik The Jeff Lorber Fusion.

Ada jejak jazz lama di balik suara R&B “Right There”

Salah satu detail paling menarik berada pada penggunaan sampel “Rain Dance”, karya instrumental jazz dari The Jeff Lorber Fusion yang dirilis pada 1979.

Elemen tersebut memberikan tekstur musikal yang berbeda dibandingkan produksi pop kontemporer pada masanya. “Right There” akhirnya terasa seperti pertemuan antara R&B 1990-an dan fondasi jazz fusion yang lebih tua.

Penggunaan sampel juga memperlihatkan bagaimana musik populer sering membangun identitas baru dari materi musikal sebelumnya. Bagi pendengar muda ketika itu, suara lama tersebut hadir melalui produksi yang jauh lebih modern.

Menariknya, “Rain Dance” sebelumnya juga pernah digunakan dalam “Crush on You” milik Lil’ Kim. Artinya, “Right There” memiliki hubungan dengan sejarah sampling hip-hop dan R&B yang sudah berkembang jauh sebelum Grande debut.

Baca Juga: Locked Out of Heaven Bruno Mars: Fakta di Balik Lagu yang 6 Pekan Kuasai Billboard Hot 100

Mengapa Big Sean akhirnya menjadi pasangan kolaborasi?

Kolaborasi Ariana Grande dan Big Sean bukan sekadar menambahkan bagian rap untuk memperpanjang lagu. Kehadiran Sean menciptakan kontras antara vokal pop-R&B Grande dan rap yang lebih berani.

Menurut Grande, keduanya sempat membicarakan beberapa kemungkinan lagu sebelum menemukan materi yang terasa tepat untuk dikerjakan bersama. Ketika “Right There” muncul, mereka merasa lagu tersebut akhirnya cocok untuk kolaborasi.

Kontras itu juga terlihat dari isi lirik. Grande membawa sudut pandang romantis dan penuh ketertarikan, sementara bagian Sean menggunakan permainan makna yang lebih sensual.

Perbedaan karakter tersebut justru menjadi salah satu daya tarik utama lagu. Vokal Grande terdengar manis, sedangkan rap Sean memberi energi yang lebih dewasa.

Dari lagu promosi, “Right There” berkembang menjadi single

Perjalanan “Right There” menuju status single juga menarik. Lagu tersebut awalnya tersedia sebagai materi promosi untuk pendengar yang melakukan pemesanan awal Yours Truly melalui iTunes.

Respons pendengar dan radio kemudian membantu mengubah arah rilisnya. Grande pernah menjelaskan bahwa radio mulai memainkan lagu tersebut dan penggemar memberikan respons positif, sehingga peluang menjadikannya single semakin kuat.

Republic Records akhirnya merilis “Right There” sebagai single ketiga dan terakhir dari Yours Truly pada Agustus 2013. Lagu tersebut kemudian mendapatkan video musik resmi pada Oktober tahun yang sama.

Keputusan tersebut memperlihatkan bahwa perjalanan sebuah single kadang terbentuk dari respons pasar setelah musik diperkenalkan, bukan semata-mata keputusan awal ketika album disusun.

Video musiknya membawa “Right There” ke dunia Romeo dan Juliet

Visual “Right There” mengambil inspirasi dari kisah Romeo and Juliet karya William Shakespeare. Ariana Grande tampil sebagai Juliet, sedangkan Patrick Schwarzenegger memainkan karakter Romeo dalam pesta kostum bergaya era Victoria.

Big Sean mendapatkan peran sebagai figur pendeta sekaligus narator dalam video tersebut. Konsep itu mempertemukan simbol religius, pesta topeng, kisah percintaan, dan estetika sinematik dalam satu cerita visual.

Video tersebut juga memiliki pengaruh dari film Romeo + Juliet garapan Baz Luhrmann. Namun, sutradara Nev Todorovic menjelaskan bahwa sejumlah kemiripan visual dengan film tersebut berkembang selama proses persiapan dan produksi.

Hasilnya membuat “Right There” terasa lebih besar daripada sekadar video penampilan penyanyi. Lagu romantis tersebut mendapatkan narasi visual yang membantu pendengar mengingat karakter dan atmosfernya.

Baca Juga: Sedia Aku Sebelum Hujan Idgitaf, Lagu Kisah Cinta, Hujan, dan Perjalanan 2026

Performa “Right There” menunjukkan kekuatan lagunya di pasar R&B

Di Amerika Serikat, “Right There” mencapai posisi ke-84 Billboard Hot 100 dan bertahan selama delapan minggu di tangga lagu tersebut. Lagu ini juga mencapai posisi delapan pada Dance Club Songs dan Rhythmic.

Di Inggris, lagu tersebut belum masuk 100 besar UK Singles Chart, tetapi mencapai posisi ke-15 pada UK R&B Chart. Di Korea Selatan, lagu ini juga menjadi entri pertama Grande pada International Singles Chart.

Performa tersebut memperlihatkan karakter “Right There” yang lebih kuat pada wilayah R&B dan klub dibandingkan dominasi tangga lagu pop utama.

Di Amerika Serikat, lagu tersebut kemudian memperoleh sertifikasi RIAA setelah mencapai tingkat penjualan yang memenuhi syarat sertifikasi.

“Right There” ikut membentuk wajah awal Ariana Grande

Ketika “Right There” dirilis, Grande masih membangun posisi sebagai penyanyi setelah dikenal luas melalui televisi. Yours Truly menjadi proyek penting karena memperlihatkan arah musikal yang berbeda dari citra pop remaja yang melekat sebelumnya.

Album tersebut menggunakan banyak referensi R&B dan soul, termasuk pengaruh musik Mariah Carey yang kemudian sering menjadi bagian pembahasan mengenai gaya vokal Grande pada era awal kariernya.

“Right There” memperlihatkan bahwa Grande mampu menempatkan kemampuan vokalnya dalam produksi yang mengambil inspirasi dari beberapa generasi musik sekaligus.

Bagi perjalanan kariernya, lagu ini bukan sekadar single ketiga. Karya tersebut membantu mempertegas fondasi musikal yang kemudian berkembang jauh lebih luas dalam album-album berikutnya.

Baca Juga: Eenie Meenie: Makna Lagu Sean Kingston dan Justin Bieber tentang Cinta yang Bimbang

Mengapa lagu ini masih menarik dibahas?

“Right There” punya formula yang cukup sederhana: vokal pop, rap, beat R&B, romantisme, dan sampel jazz. Namun, setiap elemen tersebut membawa sejarah musik yang berbeda.

Pendengar Balikpapan atau Kalimantan Timur yang mengenal Grande dari karya-karya terbarunya mungkin melihat lagu ini sebagai gambaran awal dari evolusi musikalnya.

Justru di situlah nilai historisnya. “Right There” menunjukkan bagaimana seorang artis muda membangun identitas dengan mengambil inspirasi masa lalu, lalu mengemasnya untuk generasi pendengar baru.

Poin Penting

Insight Redaksi

“Right There” membuktikan nostalgia bisa menjadi strategi kreatif, bukan sekadar gaya lama yang diulang. Grande memadukan R&B 90-an, jazz, dan pop dengan karakter generasi baru. Buat pendengar Kaltim, lagu ini menarik sebagai pintu masuk memahami bagaimana pop global terus mengambil inspirasi lintas zaman.

Kalau ikam lagi menggali musik lama Ariana, mulai dari Yours Truly supaya perkembangan suaranya terasa lebih jelas.

Bagikan artikel ini ke kawalan ikam yang masih suka memburu lagu-lagu Ariana era awal.

Mau mengikuti cerita musik, tren pop, dan kisah di balik lagu yang sedang dibahas? Selalu update info hanya di Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Kapan “Right There” Ariana Grande dirilis?

“Right There” dirilis sebagai single pada Agustus 2013 dan menjadi single ketiga dari Yours Truly.

2. Siapa rapper yang tampil dalam “Right There”?

Big Sean menjadi rapper yang tampil bersama Ariana Grande dalam lagu tersebut.

3. Apa lagu yang menjadi sampel “Right There”?

“Right There” menggunakan unsur dari “Rain Dance”, lagu instrumental The Jeff Lorber Fusion yang dirilis pada 1979.

4. Apa hubungan “Right There” dengan “The Way”?

Ariana Grande pernah menyebut “Right There” sebagai semacam kelanjutan dari “The Way” karena kemiripan musikal keduanya.

5. Siapa pemeran Romeo dalam video musiknya?

Patrick Schwarzenegger memainkan karakter Romeo dalam video musik yang menampilkan Grande sebagai Juliet.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
Ariana Grande Big Sean Right There Yours Truly