Durasi Baca: 3 Menit
Ikhtisar: Kebakaran kontrakan di Samarinda menewaskan seorang anak. Warga sempat mendobrak pintu belakang dan berusaha menembus kobaran api untuk menyelamatkannya.
Balikpapan TV - Hai Ces! Kebakaran yang melanda sebuah bangunan kontrakan di kawasan Jalan Gerilya, Gang Sepakat, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Samarinda, Minggu (1/11/2026) pagi, menyisakan duka setelah seorang anak meninggal dunia.
Di tengah kobaran api, warga berusaha membuka akses masuk dan menjangkau kamar tempat korban berada. Namun, upaya penyelamatan tersebut berakhir dengan kabar duka.
Pintu Belakang Terkunci, Warga Berusaha Menembus Api
Kebakaran terjadi sekitar pukul 07.40 WITA di bangunan kontrakan yang berada di kawasan permukiman Sungai Pinang Dalam.
Salah seorang warga, Hayul Koyum, mengetahui kejadian tersebut dan segera berusaha membantu memadamkan api. Saat itu, kobaran terlihat di kamar bagian belakang lantai bawah bangunan.
Ketika mencoba masuk, warga mendapati pintu belakang dalam kondisi terkunci. Mereka kemudian berusaha membuka akses dengan mendobrak pintu tersebut.
“Saat kami mau masuk, pintu belakang terkunci, sehingga langsung kami dobrak,” kata Hayul saat memberikan keterangan kepada wartawan Ayokaltim.
Setelah berhasil masuk, warga melihat api menjalar hingga ke bagian pintu kamar. Mereka berusaha memadamkan kobaran terlebih dahulu sebelum melanjutkan upaya penyelamatan.
“Kami matikan dulu apinya, setelah itu masuk menolong si anak,” ujarnya.
Baca Juga: Tiga Kali Mediasi Tidak Sepakat, Hak Mantan Pekerja Olympic Group di Samarinda Menunggu Kepastian
Korban Ditemukan di Dalam Kamar Saat Proses Evakuasi
Setelah api berhasil dikendalikan di sekitar akses kamar, warga melanjutkan upaya mencari korban yang masih berada di dalam bangunan.
Hayul menceritakan, korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan tubuhnya tertutup selimut. Warga kemudian membawa anak tersebut keluar untuk mendapatkan pertolongan.
Dalam kesaksiannya, Hayul menyebut warga sempat memberikan pertolongan pertama berupa CPR atau resusitasi jantung paru serta bantuan napas.
Namun, upaya pertolongan tersebut tidak berhasil menyelamatkan korban. Anak tersebut akhirnya meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis.
Kapolsek Sungai Pinang AKP Aksarudin Adam membenarkan adanya korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.
“Tim Inafis sudah melakukan olah TKP, namun kami belum bisa menyimpulkan,” ujar Aksarudin mengenai perkembangan penyelidikan kepolisian.
Baca Juga: Chindy Tewas dalam Kecelakaan Truk Tangki, Warga Pertanyakan Jam Operasional Truk di Samarinda
Polisi Selidiki Asal Mula Api di Bangunan Kontrakan
Bangunan yang terbakar diketahui merupakan kontrakan yang dihuni seorang ibu bersama tiga orang anaknya.
Dari pemeriksaan awal yang diberitakan, dugaan titik awal api berada di salah satu kamar bagian bawah bangunan. Namun, lokasi dugaan awal api belum dapat dijadikan kesimpulan mengenai penyebab kebakaran.
Tim Inafis Polresta Samarinda telah melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan bukti terkait peristiwa tersebut.
Kapolsek Sungai Pinang AKP Aksarudin Adam mengatakan, pihaknya masih membutuhkan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui sumber api.
“Kami akan berkoordinasi dengan laboratorium forensik untuk langkah penyelidikan selanjutnya,” jelasnya.
Hingga keterangan tersebut disampaikan, polisi belum memastikan penyebab kebakaran maupun ada atau tidaknya unsur kesengajaan.
Poin Penting
-
Kebakaran terjadi Minggu (1/11/2026), sekitar pukul 07.40 WITA, di kawasan Jalan Gerilya, Gang Sepakat, Samarinda.
-
Seorang anak meninggal dunia setelah terjebak dalam bangunan kontrakan.
-
Warga mendobrak pintu belakang untuk berusaha mencapai kamar korban.
-
Hayul Koyum menyebut warga memberikan pertolongan pertama setelah korban ditemukan.
-
Tim Inafis Polresta Samarinda telah melakukan olah TKP.
-
Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian.
Insight Redaksi
Kebakaran bukan hanya persoalan bagaimana api muncul, tetapi juga bagaimana penghuni dapat menyelamatkan diri ketika keadaan darurat terjadi. Kesaksian warga tentang pintu belakang yang terkunci menjadi bagian penting dari peristiwa ini. Keselamatan hunian perlu mendapat perhatian, termasuk akses keluar yang dapat digunakan. Jangan sampai kesiapan menyelamatkan nyawa justru terlambat dipikirkan.
Keselamatan rumah bukan cuma soal bangunan berdiri kokoh, tetapi juga kesiapan menghadapi keadaan darurat.
Bubuhan ikam, perhatikan akses keluar rumah dan bagikan informasi keselamatan yang bermanfaat kepada keluarga serta tetangga.
Peristiwa ini menyisakan pelajaran penting tentang keselamatan tempat tinggal. Ikuti perkembangan berita Samarinda dan Kalimantan Timur hanya di BalikpapanTV.id. Setiap akses penyelamatan berarti, Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Kapan kebakaran kontrakan di Samarinda terjadi?
Kebakaran terjadi Minggu, 1 November 2026, sekitar pukul 07.40 WITA.
2. Di mana lokasi kebakaran tersebut?
Peristiwa terjadi di kawasan Jalan Gerilya, Gang Sepakat, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kota Samarinda.
3. Apakah penyebab kebakaran sudah diketahui?
Belum. Tim Inafis telah melakukan olah TKP dan polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber api.
Sumber Informasi:
Media Kaltim Post, dengan judul "Kebakaran di Jalan Gerilya Samarinda, Satu Anak Meninggal", oleh M Hafiz Alfaruqi. Di-update kembali dengan angle dan style BalikpapanTV.id.
Editor : Arya Kusuma