Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan Samarinda-Jakarta, Penumpang Diminta Cek Opsi Perjalanan

Ahla Najwa • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 11:28 WIB
Ilustrasi Pesawat di Bandara APT Pranoto Samarinda menjadi bagian dari layanan penerbangan yang terdampak abu vulkanik. (BTV/AI)
Ilustrasi Pesawat di Bandara APT Pranoto Samarinda menjadi bagian dari layanan penerbangan yang terdampak abu vulkanik. (BTV/AI)

Durasi Baca: 4 menit

Ikhtisar: Erupsi Anak Krakatau membuat penerbangan Samarinda-Jakarta dibatalkan, penumpang perlu mengatur ulang jadwal dan rencana perjalanan.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Penumpang rute Samarinda-Jakarta harus menyesuaikan rencana perjalanan setelah sejumlah penerbangan dari Bandara APT Pranoto dibatalkan, Minggu (6/9/2026), akibat dampak abu vulkanik Anak Krakatau.

Bagi yang sudah berada di bandara atau memiliki jadwal terbang hari ini, ada beberapa hal penting yang perlu segera diperhatikan. Status penerbangan, pilihan reschedule, refund, hingga rute alternatif perlu dikonfirmasi langsung ke maskapai, Ces!

Empat penerbangan Samarinda-Jakarta terdampak

Pembatalan menyentuh penerbangan pulang-pergi yang menghubungkan Samarinda dan Jakarta. Ada empat penerbangan dari tiga maskapai yang terdampak kondisi tersebut.

Batik Air terdampak melalui penerbangan ID 6256/6257 dan ID 6677/6676. Citilink QG 423/422 serta Garuda Indonesia GA 581/580 juga masuk daftar penerbangan yang dibatalkan.

Kepala UPBU Bandara APT Pranoto I Kadek Yuli Sastrawan menjelaskan, keputusan tersebut berkaitan dengan pemberitahuan otoritas penerbangan Jakarta mengenai keberadaan abu vulkanik.

“Karena ada pemberitahuan dari Jakarta melalui NOTAM bahwa hasil paper test atau pengujian abu vulkanis di Bandara Soekarno-Hatta itu positif. Jadi ada abu vulkanik yang tersebar di bandara,” ujarnya.

Kondisi itu membuat penerbangan menuju Jakarta tidak bisa dipaksakan. Abu vulkanik dapat membahayakan mesin pesawat apabila masuk ke sistem mesin ketika pesawat beroperasi.

Kenapa abu vulkanik bisa menghentikan penerbangan?

Abu vulkanik bukan sekadar debu biasa yang mengganggu jarak pandang. Partikel tersebut dapat menjadi risiko serius bagi operasi pesawat ketika masuk ke jalur penerbangan.

BMKG mencatat sebaran abu vulkanik Anak Krakatau pada Minggu (6/9) mencapai ketinggian berbeda dan bergerak mengikuti kondisi angin. Sebaran tersebut mencakup sejumlah wilayah, termasuk Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Bengkulu, dan perairan sekitar Selat Sunda.

Untuk kepentingan keselamatan penerbangan, BMKG juga menerbitkan pembaruan SIGMET secara berkala. Informasi tersebut digunakan untuk memberikan peringatan mengenai kondisi meteorologi signifikan yang dapat memengaruhi penerbangan.

Kementerian Perhubungan kemudian memperpanjang penutupan sementara sejumlah bandara terdampak. Per pukul 17.00 WIB, delapan bandara dinyatakan masih ditutup sementara hingga pukul 24.00 WIB.

Situasi tersebut menjelaskan mengapa penerbangan dari Samarinda menuju Jakarta ikut terdampak meskipun pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau berada jauh dari Kalimantan Timur.

Baca Juga: Teras Samarinda II Mulai Ramai, Fasilitas Playground dan Ikon Kawasan Disorot

Penumpang punya pilihan reschedule atau refund

Bagi penumpang yang penerbangannya dibatalkan, langkah paling aman adalah segera menghubungi maskapai. Jangan hanya menunggu pengumuman di terminal karena mekanisme penanganan bergantung pada kebijakan maskapai.

I Kadek Yuli Sastrawan menyebut penumpang dapat memilih penjadwalan ulang penerbangan atau pengembalian dana. Jumlah penumpang terdampak juga masih menunggu pembaruan dari masing-masing maskapai.

Khusus untuk layanan pelanggan, Batik Air dapat dihubungi melalui 021-6379-8000. Citilink menyediakan layanan 0804-1-080808, sedangkan Garuda Indonesia melalui 0804-1-807-807 atau +62 21 2351 9999.

Petugas Customer Service juga disiagakan di area Terminal Keberangkatan Bandara APT Pranoto untuk membantu penumpang memperoleh informasi terkait penerbangan mereka.

Pilihan penanganan dapat berbeda berdasarkan tiket dan ketentuan masing-masing maskapai. Karena itu, konfirmasi langsung diperlukan sebelum penumpang mengambil keputusan perjalanan berikutnya.

Rute Surabaya masih menjadi alternatif

Gangguan tidak membuat seluruh penerbangan dari APT Pranoto berhenti. Penerbangan menuju Surabaya dilaporkan masih berjalan normal karena belum terdapat informasi pembatalan untuk rute tersebut.

Kondisi ini membuka opsi bagi penumpang yang memiliki kebutuhan mendesak menuju Jakarta untuk mempertimbangkan perjalanan melalui Surabaya, selama tersedia jadwal dan koneksi lanjutan yang sesuai.

Namun, opsi tersebut tetap perlu dihitung dengan cermat. Penumpang sebaiknya memastikan tiket lanjutan, waktu transit, biaya tambahan, serta ketentuan bagasi sebelum mengganti rute.

Pihak Bandara APT Pranoto juga mengingatkan calon penumpang agar terus memantau informasi terbaru. Waktu normalisasi penerbangan Jakarta belum dapat dipastikan selama kondisi abu vulkanik masih menjadi faktor keselamatan.

Aktivitas Anak Krakatau masih dipantau

Gangguan penerbangan tersebut berkaitan dengan rangkaian aktivitas vulkanik Anak Krakatau yang kembali meningkat sejak awal Juli 2026.

Badan Geologi Kementerian ESDM menyebut aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III atau Siaga. Episode erupsi menerus yang berlangsung sekitar 25 jam berakhir pada Minggu (6/9) pukul 00.04 WIB.

Setelah itu, PVMBG mencatat satu erupsi susulan bertipe Strombolian pada pukul 03.53 WIB dengan durasi sekitar 30 detik. Pemantauan terhadap perkembangan aktivitas gunung api tetap dilakukan.

Bagi penumpang dari Samarinda, situasi ini berarti jadwal penerbangan menuju Jakarta masih sangat bergantung pada kondisi ruang udara dan keputusan keselamatan penerbangan.

Selama status penerbangan belum kembali normal, informasi dari maskapai dan Bandara APT Pranoto menjadi acuan utama sebelum berangkat menuju terminal.

Baca Juga: Gedung dan Hotel di Samarinda Belum Sepenuhnya Aman, Aturan Proteksi Kebakaran Disiapkan

Poin Penting:

Insight Redaksi

Gangguan penerbangan ini menunjukkan bahwa dampak erupsi bisa terasa jauh dari lokasi gunung. Bagi penumpang Samarinda, persoalannya bukan sekadar pembatalan tiket, tetapi ketidakpastian waktu perjalanan. Karena itu, konfirmasi maskapai menjadi langkah paling penting sebelum mengambil rute alternatif, terutama ketika jadwal lanjutan sudah terikat.

Penumpang yang memiliki jadwal Samarinda-Jakarta sebaiknya mengecek status penerbangan sebelum menuju APT Pranoto, lalu mengonfirmasi pilihan reschedule atau refund kepada maskapai.

Kalau informasi ini membantu rencana perjalanan, bagikan artikel ini dan ikuti terus informasi terbaru Balikpapan TV, teman update setia, Ces!

FAQ

1. Apakah penerbangan Samarinda-Jakarta sudah dibatalkan?

Sejumlah penerbangan rute Samarinda-Jakarta dan sebaliknya dibatalkan pada Minggu (6/9) akibat dampak abu vulkanik Anak Krakatau.

2. Maskapai apa saja yang terdampak?

Penerbangan Batik Air, Citilink, dan Garuda Indonesia termasuk yang terdampak pembatalan rute Samarinda-Jakarta.

3. Bagaimana cara mendapatkan refund atau reschedule?

Penumpang perlu menghubungi layanan pelanggan maskapai masing-masing untuk mengetahui mekanisme perubahan jadwal atau pengembalian dana.

4. Apakah penerbangan Samarinda-Surabaya juga dibatalkan?

Penerbangan dari APT Pranoto menuju Surabaya masih dilaporkan berjalan normal karena belum ada informasi pembatalan.

5. Apakah penerbangan Samarinda-Jakarta akan segera normal?

Belum dapat dipastikan. Operasional penerbangan mengikuti perkembangan sebaran abu vulkanik dan keputusan keselamatan penerbangan.

Sumber Informasi

Media Kaltim Post, dengan judul “Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan Samarinda-Jakarta”, oleh Denny Saputra. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
Erupsi Anak Krakatau Penerbangan Samarinda-Jakarta bandara apt pranoto abu vulkanik