PJU Jembatan Achmad Amins Samarinda Masuk Tahap Lelang, Anggaran Rp900 Juta Sudah Siap

Ahla Najwa • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:40 WIB
Persiapan administrasi pengadaan PJU Jembatan Achmad Amins Samarinda memasuki tahap lelang dengan anggaran Rp900 juta. (DOK. DENNY/KP)
Persiapan administrasi pengadaan PJU Jembatan Achmad Amins Samarinda memasuki tahap lelang dengan anggaran Rp900 juta. (DOK. DENNY/KP)

Durasi Baca: 4 menit

Ikhtisar: Perbaikan lampu Jembatan Achmad Amins Samarinda memasuki persiapan lelang dengan anggaran Rp900 juta dan target selesai akhir 2026.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Pemerintah Kota Samarinda mulai menyiapkan proses lelang perbaikan penerangan jalan umum (PJU) di Jembatan Achmad Amins yang menghubungkan Kecamatan Sambutan dan Palaran. Anggaran sekitar Rp900 juta telah tersedia dan pekerjaan ditargetkan selesai sebelum akhir 2026.

Lampu jembatan sudah lama padam akibat pencurian kabel. Banyak warga menunggu kapan penerangan kembali normal, sementara proses administrasi dan pengadaan masih berjalan. Jadi gini, Ces, perbaikannya sudah masuk tahap penting dan target pengerjaan fisik diperkirakan mulai September 2026.

Anggaran Rp900 Juta Sudah Disiapkan Pemkot Samarinda

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda, Hotmarulitua Manalu, memastikan dana untuk perbaikan penerangan Jembatan Achmad Amins sudah tersedia.

“Masih persiapan lelang, anggaran tersedia,” ujar Hotmarulitua, Selasa (11/8/2026).

Dana tersebut akan digunakan untuk memperbaiki sistem penerangan yang rusak serta mengganti sejumlah komponen penting yang hilang akibat pencurian.

Kepastian ketersediaan anggaran menjadi hal penting karena sebelumnya muncul pertanyaan masyarakat mengenai penyebab lambatnya perbaikan lampu jembatan.

Baca Juga: DPD GBRAN Kaltim Terbentuk, Struktur Organisasi Ditargetkan Meluas hingga Desa

Mengapa Proses Lelang Belum Dimulai?

Saat ini proses pengadaan masih berada di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Pemkot Samarinda. Dokumen administrasi sedang disiapkan sebelum paket pekerjaan diumumkan untuk lelang.

Menurut Hotmarulitua, proses tersebut membutuhkan waktu karena sebelumnya terjadi pergeseran anggaran sekitar Mei hingga Juni 2026.

“Estimasi lelang satu bulan. Target Agustus tayang, September dikerjakan,” terangnya.

Artinya, masyarakat kemungkinan baru akan melihat pekerjaan fisik dimulai setelah seluruh tahapan pengadaan selesai.

Komponen Apa Saja yang Akan Diperbaiki?

Perbaikan tidak hanya mengganti lampu yang padam. Dishub Samarinda akan menangani beberapa komponen utama sistem penerangan jembatan agar berfungsi kembali secara menyeluruh.

Komponen yang direncanakan diperbaiki meliputi:

Dengan perbaikan menyeluruh, sistem penerangan diharapkan tidak hanya menyala sebagian, tetapi kembali normal di seluruh titik yang menjadi kewenangan Dishub Samarinda.

Pencurian Kabel Menjadi Penyebab Utama Lampu Padam

Lampu tematik di Jembatan Achmad Amins sebelumnya mengalami padam akibat pencurian kabel. Kasus ini membuat penerangan jembatan terganggu dalam waktu cukup lama.

Pencurian kabel PJU tidak hanya merugikan pemerintah dari sisi anggaran. Dampaknya juga dirasakan langsung oleh pengguna jalan, terutama pada malam hari ketika pencahayaan sangat dibutuhkan untuk keselamatan dan kenyamanan.

Karena itu, perbaikan kali ini juga menjadi bagian dari upaya memulihkan fungsi keamanan jembatan bagi masyarakat yang melintas antara Sambutan dan Palaran.

Baca Juga: 35 Karhutla Tercatat di Samarinda, Musim Kemarau Jadi Perhatian BPBD

Dishub Tegaskan Keterlambatan Bukan Karena Dana

Dishub Samarinda meminta masyarakat memahami bahwa perbaikan infrastruktur pemerintah harus melalui tahapan administrasi dan pengadaan sesuai prosedur.

Hotmarulitua menegaskan keterlambatan bukan disebabkan kekurangan anggaran, melainkan proses administrasi yang harus diselesaikan terlebih dahulu.

Penjelasan ini penting untuk menjawab kekhawatiran warga yang menilai perbaikan berlangsung terlalu lama sejak lampu jembatan padam.

Target Rampung Sebelum Akhir Tahun 2026

Jika proses lelang berjalan sesuai rencana, pekerjaan fisik ditargetkan dimulai pada September 2026.

Dishub Samarinda optimistis perbaikan penerangan Jembatan Achmad Amins dapat direalisasikan sebelum pergantian tahun.

“Mudah-mudahan akhir tahun ini bisa selesai,” pungkas Hotmarulitua.

Target tersebut berarti penerangan jembatan diperkirakan kembali normal sebelum akhir 2026, sehingga fungsi jembatan sebagai jalur penghubung utama dapat didukung pencahayaan yang lebih aman.

Poin Penting

Insight Redaksi

Perbaikan PJU Jembatan Achmad Amins menunjukkan masalah infrastruktur sering bukan soal dana, tetapi kecepatan proses pengadaan dan pengamanan aset publik. Pencurian kabel kembali menjadi pengingat bahwa fasilitas kota memerlukan pengawasan serius. Warga biasanya menilai hasil akhir, bukan tahapan administrasi. Nah, di sinilah tantangan pemerintah: mempercepat prosedur tanpa mengorbankan akuntabilitas.

Pemasangan pengaman kabel dan pemantauan rutin jauh lebih murah dibanding perbaikan berulang akibat pencurian.

Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin paham perkembangan perbaikan lampu Jembatan Achmad Amins Samarinda.

Jangan sampai ketinggalan kabar infrastruktur Samarinda dan Kalimantan Timur, kawal terus perkembangan terbarunya hanya di Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Berapa anggaran perbaikan lampu Jembatan Achmad Amins?

Sekitar Rp900 juta telah disiapkan Pemkot Samarinda untuk pekerjaan perbaikan PJU.

2. Kapan lelang perbaikan akan dimulai?

Dishub menargetkan paket pekerjaan ditayangkan pada Agustus 2026.

3. Kapan pekerjaan fisik diperkirakan dimulai?

Pekerjaan fisik ditargetkan mulai September 2026 setelah proses lelang selesai.

4. Apa penyebab lampu jembatan padam?

Lampu padam akibat pencurian kabel pada instalasi penerangan jembatan.

5. Kapan perbaikan ditargetkan selesai?

Dishub Samarinda menargetkan perbaikan selesai sebelum akhir tahun 2026.

Sumber Informasi

Media Kaltim Post, dengan judul “Lampu Jembatan Achmad Amins Samarinda Belum Dilelang, Dishub Pastikan Akhir Tahun Rampung”, oleh penulis Denny Saputra. Di-update kembali dengan angle dan style Balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
PJU Samarinda Hotmarulitua Manalu jembatan achmad amins