DAD Kaltim Bawa Budaya Dayak ke Kanada, Samarinda Dorong Diplomasi Budaya

istikhomah • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 17:43 WIB
Wali Kota Samarinda Andi Harun saat menerima audiensi pengurus DAD Kaltim di Balai Kota Samarinda.
Wali Kota Samarinda Andi Harun saat menerima audiensi pengurus DAD Kaltim di Balai Kota Samarinda.
Durasi Baca: 3 Menit

DAD Kaltim membawa budaya Dayak ke Kanada sebagai bagian diplomasi budaya daerah.

Ikhtisar: Pemkot Samarinda mendukung DAD Kaltim memperkenalkan budaya Dayak di Kanada sekaligus membuka peluang kerja sama internasional.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Pemerintah Kota Samarinda mendukung Dewan Adat Dayak Kalimantan Timur (DAD Kaltim) tampil di Kanada untuk memperkenalkan seni dan budaya daerah dalam ajang Indonesia Festival. Dukungan ini dinilai penting karena membawa identitas Kaltim ke ruang internasional saat perhatian terhadap daerah meningkat seiring keberadaan IKN.

Budaya bukan sekadar pertunjukan. Simak bagaimana misi DAD Kaltim bisa membuka jejaring baru, Ces!

Baca Juga: Dituju Pasar Pagi Samarinda Jadi Titik Temu 30 Brand Kreatif Kaltim

Mengapa Samarinda mendukung DAD Kaltim ke Kanada?

Dukungan tersebut disampaikan Wali Kota Samarinda Andi Harun saat menerima audiensi pengurus DAD Kaltim di Anjungan Karang Mumus, Balai Kota Samarinda.

Andi Harun menilai kesempatan tampil di panggung internasional merupakan momentum strategis bagi Kalimantan Timur. Keberadaan Ibu Kota Nusantara membuat perhatian terhadap provinsi ini semakin luas.

Menurutnya, kesempatan tersebut perlu dimanfaatkan untuk memperkenalkan Kaltim secara utuh, bukan hanya satu kota atau kelompok tertentu.

“Yang penting Kaltim itu tampil, jangan spesifik Samarinda saja, tapi Kaltim secara utuh,” tegas Andi Harun.

Ia juga mengingatkan agar delegasi mempersiapkan penampilan dan materi secara matang karena kegiatan tersebut membawa nama daerah di tingkat internasional.

Apa yang ingin dibawa DAD Kaltim ke Kanada?

Ketua Umum DAD Kaltim Viktor Yuan menjelaskan, keberangkatan delegasi merupakan tindak lanjut undangan resmi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kanada.

Dalam agenda tersebut, delegasi dijadwalkan menampilkan seni dan tari tradisional Dayak. Kehadiran budaya Kaltim diharapkan dapat memperkenalkan kekayaan adat dan kesenian masyarakat Dayak kepada publik internasional.

Indonesia Festival sendiri menjadi salah satu ruang promosi budaya Indonesia di luar negeri. Sebagai gambaran, Indonesian Festival 2025 di Vancouver dihadiri lebih dari 10.000 pengunjung dan menampilkan seni tari, musik tradisional, kuliner, serta berbagai kegiatan budaya.

Artinya, panggung festival tidak hanya menjadi ruang pertunjukan. Kegiatan semacam ini juga dapat mempertemukan komunitas, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dari negara yang menjadi lokasi penyelenggaraan.

Mengapa Andi Harun meminta Kaltim tampil secara utuh?

Pesan tersebut berkaitan dengan posisi budaya sebagai bagian dari identitas daerah. Menurut Andi Harun, promosi budaya seharusnya tidak berhenti pada pementasan seni.

Ia mendorong diplomasi budaya tersebut menjadi pintu masuk untuk memperluas jejaring internasional, memperkenalkan potensi investasi, serta membuka peluang kerja sama yang dapat mendukung pembangunan Kaltim.

Pendekatan tersebut sejalan dengan praktik promosi budaya Indonesia di luar negeri yang kerap menggabungkan unsur seni, kuliner, pariwisata, perdagangan, dan hubungan antarmasyarakat. Indonesian Festival 2025 di Vancouver, misalnya, juga diarahkan untuk mempererat hubungan Indonesia-Kanada sekaligus memperkenalkan keragaman budaya dan kuliner Indonesia.

Bagi Kaltim, momentum ini menjadi kesempatan untuk menyampaikan bahwa budaya Dayak merupakan bagian penting dari identitas daerah yang sedang berkembang sebagai kawasan strategis nasional.

Baca Juga: Samarinda Percepat Wajib Belajar Prasekolah, Akses PAUD Jadi Fokus

Apa agenda delegasi selama di Kanada?

Selain pertunjukan seni dan tari tradisional Dayak, delegasi Kaltim dijadwalkan mengikuti forum gala dinner bersama pihak KBRI dan Pemerintah Kota Ottawa.

Agenda tersebut memberi ruang pertemuan yang berbeda dari panggung pertunjukan. Interaksi dengan perwakilan pemerintah dan pihak lain dapat menjadi kesempatan membangun komunikasi serta jejaring kerja sama.

Namun, sumber utama informasi belum merinci jenis pertunjukan, jumlah anggota delegasi, jadwal keberangkatan, maupun tanggal pelaksanaan Indonesia Festival yang akan diikuti DAD Kaltim.

Karena itu, informasi tersebut perlu menunggu keterangan resmi lanjutan dari DAD Kaltim atau pihak penyelenggara agar tidak menimbulkan informasi yang keliru.

Apa dampaknya bagi promosi budaya Kaltim?

Keikutsertaan DAD Kaltim dapat menjadi bagian dari upaya memperluas pengenalan budaya Dayak di luar Indonesia. Pengalaman serupa menunjukkan bahwa penampilan budaya Kalimantan di luar negeri dapat menjadi medium untuk memperkenalkan keragaman Indonesia kepada masyarakat internasional.

Tantangannya adalah memastikan promosi tersebut tidak berhenti setelah acara selesai. Dokumentasi, jejaring yang terbentuk, serta peluang kerja sama perlu ditindaklanjuti agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Dengan dukungan pemerintah daerah dan lembaga adat, budaya dapat ditempatkan bukan hanya sebagai warisan yang dilestarikan, tetapi juga sebagai aset diplomasi dan penguat identitas Kaltim.

Poin Penting

Insight Redaksi

Panggung Kanada bisa menjadi titik awal, bukan tujuan akhir. Kalau jejaring budaya diteruskan menjadi kolaborasi ekonomi kreatif dan pariwisata, manfaatnya bakal terasa nyata. Kaltim punya modal budaya kuat, tinggal bagaimana bubuhan penggeraknya mengemas dan menindaklanjuti peluang tersebut.

Jangan biarkan promosi berhenti di panggung; dokumentasi dan jejaring harus dikawal sampai menghasilkan kerja sama konkret.

Bagikan artikel ini ke kawalan ikam supaya makin banyak yang tahu budaya Kaltim sedang dibawa ke panggung internasional.

Ikuti terus perkembangan budaya dan kabar Kaltim hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Siapa yang akan mempromosikan budaya Kaltim di Kanada?

Delegasi Dewan Adat Dayak Kalimantan Timur (DAD Kaltim) yang dipimpin Ketua Umum Viktor Yuan.

2. Apa yang akan ditampilkan delegasi?

Delegasi dijadwalkan menampilkan seni dan tari tradisional Dayak.

3. Siapa yang memberikan dukungan dari Samarinda?

Wali Kota Samarinda Andi Harun menyampaikan dukungan kepada DAD Kaltim.

4. Mengapa kegiatan ini dianggap strategis?

Karena menjadi kesempatan memperkenalkan budaya Kaltim sekaligus memperluas jejaring internasional di tengah meningkatnya perhatian terhadap Kaltim dan IKN.

5. Apakah agenda delegasi hanya berupa pertunjukan?

Tidak. Selain pertunjukan budaya, delegasi dijadwalkan mengikuti gala dinner bersama pihak KBRI dan Pemerintah Kota Ottawa.

Sumber Informasi

 Artikel ini mengacu pada informasi Antara Kaltim mengenai dukungan Pemkot Samarinda terhadap keberangkatan DAD Kaltim ke Kanada. Artikel disusun ulang secara orisinal dengan gaya jurnalistik Balikpapantv.id. Konteks mengenai penyelenggaraan Indonesian Festival di Kanada diperkuat melalui informasi resmi KJRI Vancouver.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
DAD Kaltim samarinda kalimantan timur Budaya Dayak