Instalasi Listrik Aman Dimulai dari Rumah, Polnes Bekali Warga Sungai Keledang Lewat Pelatihan Praktis

Ahla Najwa • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 12:27 WIB
Tim dosen Polnes memberikan pelatihan troubleshooting instalasi listrik kepada warga Sungai Keledang mencegah kebakaran domestik (DOK. AKBAR/KP)
Tim dosen Polnes memberikan pelatihan troubleshooting instalasi listrik kepada warga Sungai Keledang mencegah kebakaran domestik (DOK. AKBAR/KP)
Durasi Baca: 6 Menit

Edukasi keselamatan instalasi listrik rumah tangga untuk mencegah korsleting dan kebakaran permukiman.

Ikhtisar: Politeknik Negeri Samarinda memberikan pelatihan troubleshooting instalasi listrik kepada warga Sungai Keledang agar mampu mengenali gangguan listrik ringan, menggunakan instalasi secara aman, serta mengurangi risiko kecelakaan dan kebakaran.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Keselamatan instalasi listrik di rumah menjadi perhatian Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang. Warga dibekali kemampuan mengenali gangguan listrik sederhana hingga cara penanganan awal yang aman untuk menekan risiko korsleting dan kebakaran.

Gangguan listrik sering dianggap sepele sampai akhirnya memicu kerusakan besar. Padahal, pengetahuan dasar mengenai instalasi listrik dapat menjadi langkah awal melindungi keluarga dan rumah dari potensi bahaya. Penasaran bagaimana pelatihannya? Simak sampai tuntas, Ces!

Mengapa edukasi instalasi listrik rumah tangga semakin penting?

Kebutuhan listrik rumah tangga terus meningkat seiring bertambahnya penggunaan berbagai peralatan elektronik. Namun, peningkatan penggunaan listrik harus diimbangi dengan pemahaman mengenai keselamatan instalasi.

Masih banyak kasus korsleting yang berawal dari kabel rusak, sambungan yang tidak sesuai standar, pembagian beban listrik berlebihan, hingga penggunaan komponen yang tidak memenuhi spesifikasi keselamatan. Kondisi tersebut dapat memicu sengatan listrik maupun kebakaran apabila tidak ditangani dengan benar.

Berangkat dari kondisi tersebut, tim dosen Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Samarinda menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa pelatihan troubleshooting instalasi listrik rumah tangga di Kelurahan Sungai Keledang.

Ketua Tim PKM Polnes, Onglan Nainggolan, mengatakan pemahaman dasar mengenai instalasi listrik merupakan bekal penting bagi masyarakat.

"Kami hadir untuk memberikan edukasi praktis. Lewat pelatihan ini, warga tidak hanya diajarkan teori keselamatan kerja kelistrikan, tetapi juga mempraktikkan cara mendeteksi kerusakan ringan, seperti sekring yang sering putus, sakelar rusak, hingga pembagian beban listrik yang aman."

Menurutnya, kemampuan mengenali gejala awal gangguan listrik dapat membantu masyarakat mengambil langkah yang tepat sebelum kerusakan berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

Baca Juga: Viral Dugaan ASN Nongkrong di Warkop, Pemkot Samarinda Perkuat Pengawasan Disiplin Pegawai

Apa saja materi yang dipelajari peserta pelatihan?

Pelatihan tidak hanya berisi penyampaian teori. Peserta juga memperoleh kesempatan mempraktikkan langsung berbagai simulasi instalasi listrik menggunakan demonstration board yang disiapkan oleh tim dosen bersama mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Polnes.

Dalam kegiatan tersebut, Onglan Nainggolan didampingi dua anggota tim dosen, yakni Arbain dan Verra Aullia.

Materi yang diberikan meliputi pengenalan komponen instalasi listrik rumah, prinsip keselamatan kerja, cara mengenali gangguan sederhana, hingga teknik pemeriksaan awal apabila terjadi masalah pada jaringan listrik rumah tangga.

Simulasi praktik menjadi bagian penting karena peserta dapat memahami secara langsung langkah-langkah pemeriksaan sebelum memutuskan memanggil teknisi profesional.

Pendekatan seperti ini diharapkan membuat masyarakat lebih percaya diri mengenali kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing tanpa melakukan tindakan yang justru membahayakan keselamatan.

Antusiasme warga menjadi modal membangun lingkungan yang lebih aman

Sebanyak 21 peserta mengikuti pelatihan tersebut. Peserta berasal dari warga, perwakilan ketua RT, serta tokoh masyarakat Kelurahan Sungai Keledang.

Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai permasalahan kelistrikan yang sering dijumpai di rumah.

Banyak di antaranya mengaku baru memahami penyebab sekring sering putus maupun pentingnya membagi beban listrik secara seimbang agar instalasi tetap aman digunakan dalam jangka panjang.

Ilustrasi peserta pelatihan mempraktikkan pemeriksaan instalasi listrik rumah tangga didampingi dosen dan mahasiswa Teknik Elektro Polnes. (BTV/AI)
Ilustrasi peserta pelatihan mempraktikkan pemeriksaan instalasi listrik rumah tangga didampingi dosen dan mahasiswa Teknik Elektro Polnes. (BTV/AI)

Pelatihan tersebut juga diharapkan menjadi sarana berbagi pengetahuan. Ketua RT yang mengikuti kegiatan dapat meneruskan informasi kepada warga lain sehingga manfaat edukasi semakin luas. Hal ini sejalan dengan tujuan kegiatan yang juga didukung Pemerintah Kelurahan Sungai Keledang.

Lurah Sungai Keledang, Rahmadi, mengapresiasi inisiatif civitas akademika Polnes menghadirkan pelatihan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, edukasi tersebut memberikan manfaat nyata karena membantu warga memahami penggunaan instalasi listrik yang aman sekaligus mengenali potensi bahaya sejak dini.

Rahmadi berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak wilayah di Kota Samarinda.

Baca Juga: Samarinda Resmi Tinggalkan Open Dumping, Begini Dampak Zona II TPA Sambutan bagi Lingkungan

Bagaimana pelatihan ini membantu mencegah korsleting dan kebakaran?

Korsleting listrik merupakan salah satu penyebab utama kebakaran pada bangunan tempat tinggal.

Karena itu, langkah pencegahan menjadi jauh lebih penting dibandingkan penanganan setelah terjadi kerusakan.

PLN juga berulang kali mengimbau masyarakat memastikan instalasi listrik memenuhi standar, menggunakan komponen yang layak, serta segera memeriksa instalasi apabila ditemukan tanda-tanda kerusakan seperti kabel panas, percikan listrik, bau gosong, atau MCB yang sering turun.

Melalui pelatihan ini, warga diajak memahami bahwa keselamatan listrik bukan hanya tanggung jawab teknisi, tetapi juga membutuhkan kesadaran penghuni rumah dalam menggunakan instalasi secara benar.

Semakin cepat gangguan dikenali, semakin kecil pula peluang terjadinya kecelakaan maupun kebakaran akibat hubungan arus pendek.

Program PKM tersebut sekaligus menegaskan komitmen Polnes menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi antara akademisi dan masyarakat demi menciptakan lingkungan permukiman yang lebih aman dan memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan instalasi listrik.

Poin Penting

  • Polnes menggelar pelatihan troubleshooting instalasi listrik rumah tangga di Kelurahan Sungai Keledang.
  • Sebanyak 21 peserta terdiri dari warga, ketua RT, dan tokoh masyarakat mengikuti pelatihan.
  • Peserta mempelajari teori keselamatan listrik sekaligus praktik mendeteksi gangguan ringan.
  • Simulasi dilakukan menggunakan demonstration board bersama dosen dan mahasiswa Teknik Elektro Polnes.
  • Edukasi bertujuan mengurangi risiko korsleting, sengatan listrik, dan kebakaran akibat instalasi yang tidak aman.
  • Program menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat.

Insight Redaksi

Keselamatan instalasi listrik sering baru menjadi perhatian setelah terjadi insiden. Padahal, edukasi sederhana seperti mengenali sekring rusak atau pembagian beban listrik yang tepat mampu mengurangi banyak risiko di lingkungan permukiman. Inilah nilai lebih kegiatan Polnes. Kada hanya berbagi ilmu di ruang kelas, tetapi membawa pengetahuan langsung ke masyarakat agar lebih siap menghadapi persoalan sehari-hari. Pelatihan serupa layak diperluas hingga tingkat RT dan sekolah supaya budaya keselamatan listrik tumbuh sejak dini.

Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam agar semakin banyak keluarga memahami pentingnya keselamatan instalasi listrik di rumah.

Jangan tunggu gangguan listrik berubah menjadi bencana. Ikuti terus informasi edukatif dan inspiratif hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Apa tujuan pelatihan troubleshooting instalasi listrik yang digelar Polnes?

Pelatihan bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai keselamatan instalasi listrik sekaligus mengurangi risiko korsleting, sengatan listrik, dan kebakaran di lingkungan permukiman.

2. Siapa saja yang mengikuti pelatihan tersebut?

Peserta terdiri atas 21 orang yang berasal dari warga, perwakilan ketua RT, serta tokoh masyarakat Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang.

3. Materi apa yang diberikan kepada peserta?

Peserta mempelajari teori keselamatan kelistrikan, cara mendeteksi gangguan ringan seperti sekring putus dan sakelar rusak, pembagian beban listrik yang aman, serta praktik menggunakan demonstration board.

4. Mengapa masyarakat perlu memahami instalasi listrik rumah tangga?

Pemahaman dasar membantu penghuni rumah mengenali tanda-tanda gangguan lebih awal sehingga dapat mencegah kerusakan yang berpotensi menyebabkan kecelakaan maupun kebakaran.

5. Apa manfaat program pengabdian masyarakat yang dilakukan Polnes?

Selain meningkatkan keterampilan warga, kegiatan ini memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman melalui edukasi berbasis kebutuhan sehari-hari.

Sumber Informasi

Sumber Informasi: Media Kaltim Post, dengan judul "Polnes Gelar Pelatihan Troubleshooting Instalasi Listrik Rumah Tangga di Samarinda, Warga Dibekali Pencegahan Korsleting yang Mengakibatkan Kebakaran", oleh penulis Akbar Sopianto. Artikel diperbarui dengan konteks keselamatan instalasi listrik, informasi pendukung dari PLN dan Pemerintah Kota Samarinda, serta disusun ulang secara orisinal menggunakan gaya jurnalistik Balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
Pelatihan instalasi listrik Samarinda Polnes Pengabdian Masyarakat Troubleshooting listrik rumah tangga