Dinkes Samarinda Kejar 54 Ribu Balita Terima Vitamin A Gratis, Orang Tua Diimbau Datang ke Posyandu

Ahla Najwa • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 09:18 WIB
dr Rudy Agus Riyanto mengajak orang tua memanfaatkan Bulan Vitamin A bagi balita Samarinda segera (DOK. DENNY SAPUTRA/KP)
dr Rudy Agus Riyanto mengajak orang tua memanfaatkan Bulan Vitamin A bagi balita Samarinda segera (DOK. DENNY SAPUTRA/KP)

Durasi Baca: 6 Menit

Topik: Program Bulan Vitamin A memperkuat kesehatan balita melalui layanan gratis di Samarinda

Ikhtisar: Pemerintah kembali menggelar Bulan Vitamin A sepanjang Agustus. Dinas Kesehatan Samarinda menargetkan puluhan ribu balita memperoleh kapsul vitamin A gratis untuk menjaga daya tahan tubuh, mendukung pertumbuhan, serta membantu mencegah masalah gizi.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Pemerintah melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda kembali menggelar Bulan Vitamin A selama Agustus 2026 dengan target sekitar 54 ribu balita berusia 6 hingga 59 bulan menerima kapsul vitamin A dosis tinggi secara gratis melalui puskesmas dan posyandu. Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesehatan anak sekaligus memperkuat pencegahan stunting dan penyakit infeksi.

Momen ini menjadi kesempatan penting bagi orang tua memastikan kebutuhan gizi mikro anak tetap terpenuhi. Jangan sampai terlewat, Ces!

Mengapa Bulan Vitamin A kembali menjadi prioritas di Samarinda?

Memenuhi kebutuhan gizi anak tidak hanya bergantung pada makanan sehari-hari. Pada usia balita, tubuh memerlukan sejumlah zat gizi mikro yang berperan penting menjaga proses tumbuh kembang, salah satunya vitamin A.

Karena itulah pemerintah kembali melaksanakan Bulan Vitamin A sepanjang Agustus. Program nasional tersebut menyasar bayi dan balita agar memperoleh suplementasi vitamin A dosis tinggi secara gratis melalui jaringan pelayanan kesehatan masyarakat.

Di Samarinda, Dinas Kesehatan menargetkan sekitar 54 ribu balita mengikuti program tersebut. Seluruh pelayanan dipusatkan di puskesmas dan posyandu dengan dukungan tenaga kesehatan serta kader di setiap wilayah.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Samarinda, dr Rudy Agus Riyanto, menjelaskan bahwa kapsul vitamin A yang dibagikan pemerintah berbeda dengan suplemen yang umum dijual di pasaran karena memiliki dosis lebih tinggi dan diberikan sesuai standar pelayanan kesehatan.

"Vitamin A ini bukan hanya untuk kesehatan mata, tetapi juga meningkatkan daya tahan tubuh, membantu pertumbuhan, serta memperbaiki lapisan mukosa tubuh," ujarnya.

Penjelasan tersebut sejalan dengan program nasional Bulan Vitamin A yang rutin dilaksanakan dua kali setiap tahun, yakni Februari dan Agustus, untuk memastikan cakupan pelayanan kepada bayi dan balita tetap optimal.

Baca Juga: Cek Kesehatan Gratis Masuk Rutan Samarinda, Skrining TBC Diperluas untuk Warga Binaan

Siapa saja yang berhak menerima kapsul vitamin A?

Masih banyak orang tua yang mengira seluruh anak memperoleh kapsul dengan dosis yang sama. Padahal, pemberian vitamin A dibedakan berdasarkan kelompok usia.

Bayi berusia 6 hingga 11 bulan menerima kapsul biru dengan kandungan 100 ribu IU.

Sementara balita usia 12 hingga 59 bulan memperoleh kapsul merah yang mengandung 200 ribu IU. Kapsul merah juga diberikan kepada ibu nifas sesuai ketentuan pelayanan kesehatan.

Ilustrasi kader posyandu mendampingi pelayanan vitamin A untuk mendukung tumbuh kembang balita di Samarinda optimal. (BTV/AI)
Ilustrasi kader posyandu mendampingi pelayanan vitamin A untuk mendukung tumbuh kembang balita di Samarinda optimal. (BTV/AI)

dr Rudy Agus Riyanto menjelaskan, bayi usia 6–11 bulan cukup memperoleh satu kapsul dalam satu tahun. Adapun balita usia 12–59 bulan menerima satu kapsul setiap enam bulan sehingga total memperoleh dua kali pelayanan setiap tahun.

Skema tersebut telah menjadi standar nasional pemberian vitamin A yang diterapkan di seluruh Indonesia. Pemerintah memilih Februari dan Agustus sebagai Bulan Vitamin A agar masyarakat lebih mudah mengingat jadwal pemberian, meskipun pelayanan tetap tersedia di luar periode tersebut sesuai kebutuhan.

"Kami berharap masyarakat datang pada Bulan Vitamin A agar cakupan pelayanan lebih optimal," jelasnya.

Apa manfaat vitamin A bagi tumbuh kembang balita?

Sebagian masyarakat masih menganggap vitamin A hanya berfungsi menjaga kesehatan mata. Padahal manfaatnya jauh lebih luas.

Vitamin A berperan membantu pembentukan sistem kekebalan tubuh sehingga anak lebih mampu melawan berbagai penyakit infeksi.

Selain itu, vitamin A membantu menjaga kesehatan lapisan mukosa pada saluran pernapasan maupun saluran pencernaan yang menjadi benteng pertama tubuh menghadapi kuman penyebab penyakit.

Kecukupan vitamin A juga mendukung proses pertumbuhan sel dan perkembangan jaringan tubuh selama masa emas pertumbuhan anak.

Dalam indikator pelayanan kesehatan nasional, cakupan pemberian vitamin A menjadi salah satu ukuran penting keberhasilan pelayanan kesehatan ibu dan anak karena berkaitan dengan upaya menurunkan angka kesakitan balita.

Dinkes Samarinda berharap seluruh sasaran dapat menerima pelayanan selama Agustus sehingga manfaat program benar-benar dirasakan oleh seluruh keluarga di Kota Tepian.

Bagaimana Dinkes Samarinda memastikan seluruh balita mendapat layanan?

Keberhasilan Bulan Vitamin A tidak hanya bergantung pada ketersediaan kapsul, tetapi juga kemudahan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan. Karena itu, Dinas Kesehatan Samarinda menyiapkan berbagai strategi agar cakupan pelayanan semakin luas.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Samarinda, dr Rudy Agus Riyanto, memastikan stok vitamin A di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan mencukupi. Pasokan berasal dari Kementerian Kesehatan sehingga distribusi kepada masyarakat dapat berlangsung sesuai jadwal.

Ilustrasi orang tua membawa balita mengikuti penimbangan dan pembagian vitamin A gratis di puskesmas Samarinda. (BTV/AI)
Ilustrasi orang tua membawa balita mengikuti penimbangan dan pembagian vitamin A gratis di puskesmas Samarinda. (BTV/AI)

Selain membuka pelayanan di puskesmas dan posyandu, petugas kesehatan juga melibatkan kader posyandu di setiap kelurahan. Mereka membantu mengidentifikasi balita yang belum memperoleh vitamin A sekaligus mengedukasi orang tua mengenai pentingnya suplementasi.

Pelayanan pun tidak hanya dilakukan di fasilitas kesehatan. Dinkes turut mengembangkan berbagai inovasi, mulai dari membuka pelayanan di area publik seperti pasar hingga melakukan penyisiran dari rumah ke rumah apabila masih ditemukan sasaran yang belum menerima kapsul vitamin A.

"Harapannya semua balita mendapatkan manfaat vitamin A sehingga tidak mudah sakit dan pertumbuhannya lebih baik," terang dr Rudy Agus Riyanto.

Langkah jemput bola tersebut diharapkan mampu meningkatkan cakupan pelayanan sekaligus mengurangi jumlah anak yang terlewat memperoleh suplementasi.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Samarinda Targetkan Seluruh Siswa Masuk Gedung Baru Sebelum 9 Agustus

Mengapa orang tua sebaiknya memanfaatkan layanan posyandu?

Posyandu masih menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan ibu dan anak di Indonesia. Selain pemberian vitamin A, orang tua juga memperoleh berbagai layanan pemantauan pertumbuhan secara gratis.

Kepala Dinas Kesehatan Samarinda, dr Ismed Kusasih, mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh pelayanan kesehatan di posyandu maupun puskesmas. Menurutnya, seluruh program yang diberikan telah melalui kajian ilmiah dan menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga kualitas kesehatan anak sejak usia dini.

"Ayo bapak ibu datang ke posyandu atau puskesmas. Selain memperoleh vitamin A gratis, anak juga dipantau berat badan dan tinggi badannya sehingga pertumbuhannya dapat dipastikan sesuai usianya," ujarnya.

Pemantauan berat badan dan tinggi badan secara berkala menjadi bagian penting dalam deteksi dini gangguan pertumbuhan. Dengan pemeriksaan rutin, tenaga kesehatan dapat segera memberikan pendampingan apabila ditemukan risiko gizi kurang maupun stunting.

Berdasarkan pedoman Kementerian Kesehatan, pemberian vitamin A merupakan salah satu intervensi kesehatan dasar yang mendukung pencapaian target peningkatan kualitas tumbuh kembang anak Indonesia. Karena itu, partisipasi aktif orang tua menjadi faktor penting agar manfaat program dapat dirasakan secara maksimal.

Apa manfaat Bulan Vitamin A bagi upaya pencegahan stunting?

Stunting masih menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Meski penyebabnya dipengaruhi banyak faktor, pemenuhan kebutuhan gizi mikro tetap menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan anak.

Vitamin A memang bukan satu-satunya solusi untuk mencegah stunting. Namun, kecukupan vitamin A membantu menjaga daya tahan tubuh sehingga anak tidak mudah terserang infeksi yang dapat menghambat proses pertumbuhan.

Program ini juga menjadi pintu masuk bagi tenaga kesehatan untuk memantau perkembangan balita secara berkala. Saat datang ke posyandu, anak dapat diperiksa status gizinya, mendapatkan edukasi pola makan, imunisasi sesuai jadwal, hingga konsultasi kesehatan bersama petugas.

Dengan pendekatan tersebut, pemerintah berharap kualitas kesehatan balita terus meningkat sehingga tumbuh kembang anak berlangsung lebih optimal.

Baca Juga: Viral Dugaan ASN Nongkrong di Warkop, Pemkot Samarinda Perkuat Pengawasan Disiplin Pegawai

Poin Penting

Insight Redaksi

Program Bulan Vitamin A sering dianggap sekadar pembagian kapsul, padahal manfaat terbesarnya justru hadir melalui pemantauan tumbuh kembang balita secara rutin. Ketika orang tua datang ke posyandu, berbagai potensi gangguan kesehatan dapat dikenali lebih awal. Langkah sederhana ini berdampak besar bagi kualitas generasi mendatang. Kada usah menunggu anak sakit dulu baru ke fasilitas kesehatan, lebih baik manfaatkan layanan gratis yang sudah tersedia sejak sekarang. Datang sesuai jadwal Bulan Vitamin A agar pelayanan lebih cepat dan pemantauan tumbuh kembang anak berlangsung berkelanjutan.

Bagikan jua informasi ini ke bubuhan ikam supaya semakin banyak orang tua mengetahui jadwal pemberian vitamin A gratis di Samarinda.

Jangan lewatkan informasi kesehatan terpercaya lainnya hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Kapan Bulan Vitamin A dilaksanakan?

Program nasional dilaksanakan setiap Februari dan Agustus.

2. Apakah vitamin A di posyandu dipungut biaya?

Tidak. Seluruh pelayanan diberikan secara gratis oleh pemerintah.

3. Apakah balita yang sehat tetap perlu vitamin A?

Ya. Vitamin A diberikan sebagai bagian dari program pencegahan untuk menjaga daya tahan tubuh dan mendukung pertumbuhan.

4. Di mana masyarakat bisa memperoleh vitamin A?

Melalui puskesmas, posyandu, maupun layanan jemput bola yang diselenggarakan Dinas Kesehatan.

5. Selain vitamin A, apa layanan lain di posyandu?

Balita akan dipantau berat badan, tinggi badan, status gizi, serta memperoleh edukasi kesehatan sesuai kebutuhannya.

Sumber Informasi

Sumber Informasi: Media Kaltim Post, dengan judul "Dinkes Samarinda Kejar 54 Ribu Balita Terima Vitamin A Selama Agustus", oleh penulis Denny Saputra. Artikel diperbarui dengan konteks program Bulan Vitamin A dan informasi pendukung dari Kementerian Kesehatan RI serta disusun ulang secara orisinal menggunakan gaya jurnalistik Balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
Vitamin A Samarinda Bulan Vitamin A 2026 Dinkes Samarinda Balita