DPRD Samarinda Tegaskan LPJU Jembatan Achmad Amins Padam Akibat Pencurian Kabel, Penggantian Masuk Mekanisme APBD

Arya Kusuma • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 13:35 WIB
Tampilan Jembatan Achmad Amins sebagai salah satu ikon Kota Samarinda.
Ilustrasi Tampilan Jembatan Achmad Amins sebagai salah satu ikon Kota Samarinda.

Durasi Baca: 5 menit

Padamnya lampu Jembatan Achmad Amins dipicu pencurian kabel, sementara proses penggantian harus melalui mekanisme penganggaran daerah.

Ikhtisar: DPRD Samarinda menegaskan lampu penerangan Jembatan Achmad Amins padam bukan karena ketiadaan anggaran pemeliharaan. Kabel yang dicuri harus diganti melalui pengadaan baru dalam APBD, sementara pemerintah juga menyiapkan langkah pengamanan agar kejadian serupa tidak terulang.

Balikpapan TV - Hai Ces! Polemik padamnya Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Jembatan Achmad Amins atau Mahkota II memasuki babak baru. DPRD Kota Samarinda memastikan penyebab utama padamnya penerangan bukan karena anggaran pemeliharaan kosong, melainkan akibat pencurian kabel instalasi yang menjadi bagian dari aset jembatan.

Persoalan ini menjadi perhatian publik karena berkaitan langsung dengan keselamatan pengguna jalan yang melintasi salah satu akses penting penghubung Samarinda Seberang dan Palaran.

Mengapa DPRD Menyebut Persoalan Ini Bukan Soal Anggaran?

Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah menjelaskan, kondisi yang terjadi di Jembatan Achmad Amins berbeda dengan pekerjaan pemeliharaan rutin LPJU.

Menurutnya, kabel instalasi penerangan telah hilang akibat aksi pencurian. Karena aset fisiknya sudah tidak ada, pemerintah tidak bisa menggunakan pos pemeliharaan biasa untuk memperbaikinya.

"Seperti yang sudah disampaikan Pak Wali Kota, kabel di Jembatan Achmad Amins itu hilang karena dicuri. Jadi ini bukan sekadar pemeliharaan. Barangnya hilang sehingga harus diajukan dulu melalui pembahasan APBD," ujar Helmi, Kamis (23/7).

Ia menambahkan bahwa anggaran pemeliharaan LPJU sebenarnya tetap tersedia setiap tahun. Namun penggantian kabel termasuk kategori pengadaan barang baru sehingga wajib melalui proses penganggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Baca Juga: 560 Korban PHK Tambang di Samarinda Cari Peluang Baru, Job Fair Jadi Harapan

Bagaimana Mekanisme Penggantian Kabel yang Dicuri?

Helmi menegaskan DPRD akan memberikan perhatian apabila usulan tersebut diajukan Pemerintah Kota Samarinda dalam pembahasan APBD.

Menurutnya, kebutuhan penggantian kabel memiliki urgensi tinggi karena berkaitan dengan keselamatan masyarakat yang melintasi jembatan pada malam hari.

"Kalau pemeliharaan rutin saya kira tetap ada anggarannya karena nilainya tidak besar. Tapi ini sifatnya penggantian karena kabelnya hilang."

Ia berharap apabila tersedia ruang fiskal dalam APBD Perubahan 2026, proses pengadaan dapat dipercepat sehingga penerangan kembali berfungsi.

Apa Penjelasan Pemerintah Kota Samarinda?

Sebelumnya, Wali Kota Samarinda Andi Harun juga meluruskan pernyataan yang menyebut padamnya LPJU disebabkan keterbatasan anggaran.

Menurut Andi Harun, penyebab sebenarnya adalah pencurian kabel utilitas yang terjadi setelah APBD tahun berjalan ditetapkan. Akibatnya, pengadaan kabel baru tidak dapat dilakukan secara instan karena harus mengikuti mekanisme administrasi dan penganggaran daerah.

Penjelasan tersebut sekaligus memperkuat pernyataan DPRD bahwa persoalan utama bukan berada pada ketersediaan dana pemeliharaan, melainkan status aset yang telah hilang akibat tindak kriminal.

Baca Juga: Pemkot Samarinda Minta Tambahan Anggaran, Andi Harun Luruskan Hoaks Lampu Jembatan Achmad Amins

Apa Langkah yang Disiapkan Pemkot untuk Memulihkan Penerangan?

Selain menyiapkan pengadaan kembali jaringan kabel, Pemerintah Kota Samarinda juga memperkuat pengamanan aset di kawasan Jembatan Achmad Amins.

Dinas Perhubungan memprioritaskan pengadaan instalasi kabel, panel listrik, dan lampu LPJU sebelum memperbaiki lampu sorot dekoratif karena keterbatasan anggaran. Proyek tersebut saat ini telah memasuki tahap persiapan administrasi menuju proses lelang.

Sebagai langkah pencegahan, pemerintah juga menyiapkan pemasangan kamera pengawas (CCTV) di beberapa titik akses jembatan agar pencurian kabel tidak kembali terulang.

Mengapa Perbaikan LPJU Menjadi Prioritas?

Padamnya penerangan di Jembatan Achmad Amins tidak hanya mengurangi estetika jembatan yang menjadi salah satu ikon Kota Samarinda.

Kondisi gelap pada malam hari juga meningkatkan risiko kecelakaan sekaligus menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat yang melintas setiap hari.

Karena itu, DPRD dan Pemerintah Kota sama-sama berharap proses pengadaan kabel dapat segera terealisasi melalui APBD Perubahan 2026 agar penerangan kembali normal dan keamanan pengguna jalan meningkat.

Poin Penting

Insight Redaksi

Kasus di Jembatan Achmad Amins menunjukkan tantangan pengelolaan aset publik bukan hanya soal anggaran, tetapi juga perlindungan infrastruktur dari tindak kriminal. Saat aset vital berulang kali menjadi sasaran pencurian, biaya yang muncul bukan sekadar penggantian material, melainkan juga risiko keselamatan masyarakat. Kada cukup hanya memperbaiki, sistem pengamanan juga harus ikut diperkuat agar persoalan serupa tidak terus berulang.

Pemulihan penerangan sebaiknya berjalan bersamaan dengan peningkatan pengawasan berbasis CCTV dan evaluasi akses ke utilitas jembatan agar dana publik digunakan lebih efektif.

Bagikan jua informasi ini ke bubuhan ikam supaya semakin banyak masyarakat memahami duduk persoalan sebenarnya.

Selalu ikuti perkembangan informasi daerah hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Mengapa lampu Jembatan Achmad Amins padam?
Karena kabel instalasi LPJU dicuri sehingga sistem penerangan tidak dapat berfungsi.

2. Apakah benar tidak ada anggaran pemeliharaan?
DPRD menyatakan anggaran pemeliharaan tetap tersedia, tetapi penggantian kabel harus melalui pengadaan baru.

3. Mengapa kabel tidak langsung diganti?
Karena pengadaan aset baru wajib melalui pembahasan APBD bersama TAPD.

4. Apa langkah pemerintah mencegah pencurian terulang?
Pemkot menyiapkan pemasangan CCTV dan memperkuat pengamanan aset jembatan.

Sumber Informasi: Media Kaltim Post, dengan judul "DPRD Pastikan LPJU Jembatan Achmad Amins Padam karena Kabel Dicuri, Bukan Tak Ada Anggaran", oleh penulis M Hafiz Alfaruqi. Artikel diperbarui dengan verifikasi dan penambahan konteks berdasarkan perkembangan terbaru

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
LPJU Jembatan Achmad Amins Kabel Jembatan Mahkota II dicuri DPRD Samarinda APBD 2026