Durasi Baca: 5 menit
Topik: Dampak pemutusan hubungan kerja sektor pertambangan terhadap pencarian kerja di Samarinda
Ikhtisar: Ratusan pekerja terdampak PHK di Samarinda mencari pekerjaan baru, sementara pemerintah memperluas akses rekrutmen dan pelatihan untuk meningkatkan peluang bekerja kembali.
Balikpapan TV - Hai Ces! Gelombang pemutusan hubungan kerja di sektor pertambangan mulai terasa di Samarinda. Sepanjang 2026, sekitar 560 mantan pekerja mengajukan kartu pencari kerja (AK-1) sebagai langkah awal mencari pekerjaan baru setelah perusahaan menghentikan proyek atau melakukan efisiensi usaha.
Situasi ini bukan sekadar soal kehilangan pekerjaan. Banyak tenaga kerja berpengalaman kini harus bersaing kembali di pasar kerja yang berubah cepat. Simak sampai tuntas, Ces!
Apakah PHK sektor tambang mulai memengaruhi pasar kerja di Samarinda?
Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Samarinda mencatat sebanyak 560 pekerja yang terdampak PHK telah mengurus kartu pencari kerja atau AK-1 sepanjang tahun 2026.
Mayoritas berasal dari perusahaan pertambangan yang menghentikan operasional karena proyek telah selesai maupun menjalankan kebijakan efisiensi.
Kepala Disnaker Samarinda, Yuyum Puspitaningrum, menjelaskan kondisi tersebut memang dipengaruhi oleh berakhirnya sejumlah proyek pertambangan.
"Perusahaannya memang tutup karena close project dan ada efisiensi," ujarnya di sela pembukaan Mahakam Job Fair 2026 di Samarinda Square, Kamis (23/7).
Data tersebut menunjukkan bahwa pekerja berpengalaman dari sektor tambang kini menjadi salah satu kelompok pencari kerja yang membutuhkan peluang baru di luar perusahaan sebelumnya.
Baca Juga: Kantong Parkir Truk di Samarinda Masih Dibahas, Dishub Fokus Relokasi Pergudangan ke Palaran
Bagaimana Disnaker membantu korban PHK memperoleh pekerjaan baru?
Sebagai langkah cepat, Disnaker Samarinda mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan melalui penyelenggaraan Mahakam Job Fair 2026.
Bursa kerja tersebut tidak hanya menyasar lulusan baru, tetapi juga membuka kesempatan bagi pekerja berpengalaman yang kehilangan pekerjaan akibat PHK.
Sejumlah posisi yang tersedia berasal dari berbagai sektor industri.
Di antaranya meliputi:
- Operator alat berat.
- Mekanik.
- Posisi teknis lainnya sesuai kebutuhan perusahaan.
- Berbagai jabatan operasional dari perusahaan peserta.
Menurut Yuyum Puspitaningrum, seluruh pelamar tetap mengikuti proses seleksi sesuai standar dan kebutuhan masing-masing perusahaan.
"Ada lowongan operator alat berat, mekanik, hingga bidang lainnya. Namun semuanya tetap melalui persaingan sesuai kebutuhan perusahaan," katanya.
Melalui kegiatan seperti job fair, pemerintah daerah berharap proses pertemuan antara perusahaan dan pencari kerja dapat berlangsung lebih cepat sehingga masa menganggur akibat PHK bisa dipersingkat.
Mengapa pelatihan keterampilan menjadi fokus Disnaker Samarinda?
Selain membuka akses pekerjaan, Disnaker Samarinda juga memperkuat program peningkatan kompetensi masyarakat.
Program tersebut ditujukan bagi pencari kerja yang ingin meningkatkan kemampuan maupun beralih profesi setelah kehilangan pekerjaan.
Beberapa pelatihan yang telah dilaksanakan meliputi:
- Servis telepon seluler.
- Servis sepeda motor injeksi.
- Menjahit.
- Tata rias.
- Food and Beverage (FnB).
- Pengolahan pakaian bekas menjadi produk bernilai ekonomi.
Pelatihan tersebut dirancang agar peserta memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja maupun peluang membuka usaha mandiri.
Informasi pendaftaran disebarluaskan melalui media sosial Disnaker, kantor kelurahan, hingga kecamatan menggunakan sistem barcode agar lebih mudah diakses masyarakat.
Pada pembukaan pendaftaran yang berlangsung sejak akhir 2025 hingga Januari 2026, tercatat sebanyak 495 warga mendaftarkan diri mengikuti program peningkatan keterampilan tersebut.
Baca Juga: Dana Penelitian Turun, BRIDA Kaltim Andalkan Kolaborasi untuk Jaga Produktivitas
Apa manfaat kerja sama Disnaker dengan BPVP dan lembaga pelatihan?
Disnaker Samarinda juga memperluas kolaborasi dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda melalui skema Tailor Made Training (TMT).
Program ini dirancang berdasarkan kebutuhan riil industri sehingga materi pelatihan menyesuaikan permintaan perusahaan.
Dengan pendekatan tersebut, peluang peserta untuk langsung bekerja setelah menyelesaikan pelatihan diharapkan menjadi lebih besar.
Bagi peserta yang memilih jalur usaha mandiri, pendampingan juga diberikan untuk memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) sehingga usaha dapat berjalan secara legal.
Kolaborasi itu turut melibatkan sejumlah lembaga pelatihan kerja (LPK) swasta.
Selain memperoleh pelatihan teknis, peserta juga mendapatkan sertifikasi kompetensi sebagai nilai tambah ketika melamar pekerjaan.
Pendekatan tersebut sejalan dengan kebutuhan pasar kerja yang semakin mengutamakan keterampilan praktis serta sertifikasi keahlian sebagai bukti kompetensi tenaga kerja.
Kehadiran program vokasi seperti ini diharapkan menjadi salah satu solusi menghadapi perubahan kebutuhan tenaga kerja, terutama ketika sektor tertentu mengalami perlambatan aktivitas usaha.
Poin Penting:
- • Sekitar 560 korban PHK sektor tambang mengurus kartu pencari kerja AK-1 sepanjang 2026.
- • Penyebab utama PHK berasal dari proyek pertambangan yang selesai dan efisiensi perusahaan.
- • Mahakam Job Fair 2026 membuka peluang bagi lulusan baru maupun tenaga kerja berpengalaman.
- • Lowongan tersedia antara lain operator alat berat, mekanik, dan berbagai posisi teknis lainnya.
- • Disnaker memperluas pelatihan vokasi serta kewirausahaan untuk meningkatkan kompetensi pencari kerja.
- • Kerja sama dengan BPVP Samarinda dan LPK swasta menghadirkan pelatihan berbasis kebutuhan industri disertai sertifikasi.
Insight Redaksi: Samarinda menunjukkan bahwa penanganan PHK kada cukup hanya dengan membuka lowongan kerja. Peningkatan keterampilan menjadi bagian penting agar tenaga kerja mampu mengikuti perubahan kebutuhan industri. Pendekatan seperti ini juga layak menjadi perhatian daerah lain di Kalimantan Timur, termasuk Balikpapan, yang memiliki karakter ekonomi serupa. Peluang kerja pang akan terus berubah, sehingga kemampuan pekerja juga harus ikut berkembang, Ces.
Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang memahami peluang kerja setelah PHK dan berbagai program pelatihan yang tersedia. Selalu update info hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Berapa jumlah korban PHK yang mengurus kartu pencari kerja di Samarinda?
Sebanyak 560 pekerja mengajukan kartu pencari kerja (AK-1) sepanjang 2026.
2. Apa penyebab utama PHK tersebut?
Sebagian besar terjadi karena proyek pertambangan selesai dan perusahaan melakukan efisiensi usaha.
3. Siapa yang dapat mengikuti Mahakam Job Fair 2026?
Lulusan baru maupun tenaga kerja berpengalaman, termasuk korban PHK.
4. Pelatihan apa saja yang disediakan Disnaker Samarinda?
Servis ponsel, servis motor injeksi, menjahit, tata rias, food and beverage, serta pengolahan pakaian bekas menjadi produk bernilai ekonomi.
5. Apa manfaat kerja sama dengan BPVP Samarinda?
Peserta memperoleh pelatihan sesuai kebutuhan industri, sertifikasi kompetensi, serta pendampingan memperoleh NIB bagi yang berwirausaha.
Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media Kaltim Post, dengan judul "560 Korban PHK Tambang Cari Kerja Baru, Disnaker Samarinda Siapkan Job Fair dan Pelatihan", oleh penulis Denny Saputra. Di-update kembali dengan angle dan style Balikpapantv.id.