Jargas Samarinda Masuk Tahap Uji Coba, 7.619 Rumah Segera Nikmati Layanan

Ahla Najwa • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 15:27 WIB
Asisten II Sekretariat Kota Samarinda, Marnabas memaparkan kesiapan jaringan gas rumah tangga bagi masyarakat setempat (Denny Saputra/KP)
Asisten II Sekretariat Kota Samarinda, Marnabas memaparkan kesiapan jaringan gas rumah tangga bagi masyarakat setempat (Denny Saputra/KP
Durasi Baca:5 Menit
Topik: Percepatan jaringan gas rumah tangga untuk memperluas akses energi masyarakat

Ikhtisar: Pembangunan jaringan gas rumah tangga di Samarinda memasuki tahap pengujian, sementara pemerintah menyiapkan sistem pembayaran dan layanan pelanggan.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Pemerintah Kota Samarinda menargetkan program jaringan gas rumah tangga (jargas) yang mencakup 7.619 sambungan rumah dapat selesai dan siap beroperasi pada September 2026. Selain pembangunan fisik yang memasuki tahap pengujian, Pemkot juga menyiapkan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) sebagai mitra pembayaran sekaligus memperkuat layanan bagi pelanggan.

Program energi rumah tangga ini mulai mendekati tahap akhir. Yang menarik, bukan hanya jaringan gas yang dipersiapkan, tetapi juga sistem pelayanan untuk masyarakat Ces!

Bagaimana Progres Pembangunan Jaringan Gas di Samarinda?

Pemerintah Kota Samarinda memastikan pembangunan fisik jaringan gas rumah tangga terus berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan.

Berdasarkan laporan pelaksana proyek, pekerjaan kini memasuki fase pengujian jaringan sebelum nantinya dioperasikan secara penuh untuk masyarakat.

Tahap pengujian menjadi bagian penting karena berfungsi memastikan keamanan serta kelayakan seluruh instalasi yang telah terpasang.

Pemkot berharap seluruh fasilitas yang dibangun dapat langsung digunakan setelah masa kontrak pekerjaan berakhir.

Harapan tersebut disampaikan agar masyarakat segera merasakan manfaat dari program energi yang didanai pemerintah pusat tersebut.

Baca Juga: Mebeler SDN 027 Samarinda Belum Tersedia, DPRD Minta Disdik Bergerak Cepat

Mengapa Pemkot Menggandeng BPR untuk Sistem Pembayaran?

Selain menyiapkan infrastruktur, Pemkot Samarinda juga membangun skema layanan pendukung agar operasional jaringan gas berjalan lebih efektif.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah menggandeng Bank Perkreditan Rakyat sebagai mitra pembayaran layanan jargas.

Kerja sama ini diharapkan memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi pembayaran sekaligus memperkuat peran bank milik daerah.

Keberadaan BPR dalam sistem tersebut juga menjadi peluang untuk memperluas layanan keuangan yang dekat dengan masyarakat.

Dengan pendekatan itu, manfaat program tidak hanya dirasakan pelanggan jargas, tetapi juga mendukung pengembangan lembaga keuangan daerah.

Apa Fungsi Sekretariat Layanan Pelanggan yang Diusulkan?

Pemkot Samarinda turut mengusulkan pembentukan sekretariat layanan pelanggan yang akan berlokasi di Kota Samarinda.

Fasilitas tersebut dirancang menjadi pusat informasi sekaligus tempat masyarakat menyampaikan pengaduan apabila mengalami kendala terkait layanan jaringan gas.

Menurut Marnabas, keberadaan sekretariat akan memberikan jalur komunikasi yang lebih jelas antara pelanggan dan pengelola layanan.

"Kalau ada keluhan pelanggan, ada tempat yang jelas untuk mengadu. Misalnya api kecil, aliran gas terhenti, atau ada dugaan kebocoran, semuanya bisa ditangani melalui sekretariat itu," jelasnya.

Dengan adanya pusat layanan khusus, respons terhadap berbagai laporan diharapkan menjadi lebih cepat dan terkoordinasi.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga kenyamanan pengguna setelah jaringan mulai beroperasi.

Apa yang Dilakukan Pemkot untuk Menjamin Keamanan Proyek?

Selain fokus pada pengujian jaringan, Pemkot Samarinda juga memberikan perhatian terhadap kondisi lingkungan pascapembangunan.

Pemerintah meminta kontraktor memastikan seluruh bekas galian ditutup kembali dan dipadatkan sesuai standar teknis yang berlaku.

Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari penurunan badan jalan atau kerusakan infrastruktur setelah proyek selesai.

Pengawasan terhadap pekerjaan lapangan dianggap penting karena jaringan gas akan digunakan dalam jangka panjang oleh ribuan rumah tangga.

Karena itu, kualitas pekerjaan fisik menjadi perhatian sebelum proyek dinyatakan rampung.

Baca Juga: Fuel Card BBM Subsidi Truk di Samarinda Bisa Diblokir, KIR dan Pajak Jadi Sorotan

Apa Manfaat Program Jargas bagi Masyarakat Samarinda?

Kota Samarinda memperoleh alokasi sebanyak 7.619 sambungan rumah jaringan gas yang pembangunannya didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Program tersebut memberikan keuntungan karena pemasangan jaringan dilakukan tanpa biaya kepada penerima manfaat.

Tidak hanya itu, setiap rumah tangga yang mendapatkan sambungan juga menerima kompor gas dua tungku.

Bagi masyarakat, keberadaan jaringan gas rumah tangga dapat menjadi alternatif energi yang praktis untuk kebutuhan memasak sehari-hari.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses energi yang lebih efisien bagi warga perkotaan.

Pemkot berharap keberhasilan pelaksanaan program tersebut dapat menjadi pertimbangan pemerintah pusat untuk menambah kuota sambungan rumah pada tahun 2027.

"Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah akan memperluas akses energi bersih sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat maupun penguatan BPR sebagai bank daerah," pungkas Marnabas.

Poin Penting:

Insight Redaksi: Program jaringan gas rumah tangga di Samarinda menarik karena pendekatannya kada hanya fokus pada pembangunan pipa. Pemkot mulai memikirkan layanan pelanggan, sistem pembayaran, hingga mekanisme pengaduan sejak awal operasional. Langkah seperti ini sering luput dari perhatian, padahal pengalaman pengguna sangat ditentukan oleh kualitas layanan setelah proyek selesai. Dari sudut pandang daerah penyangga IKN seperti Samarinda dan Balikpapan, model pelayanan yang terintegrasi pang bisa menjadi contoh penting untuk pengembangan layanan energi perkotaan ke depan, Ces.

Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya semakin banyak warga mengetahui perkembangan jaringan gas rumah tangga yang segera beroperasi di Samarinda.

Penasaran bagaimana perkembangan layanan energi dan proyek infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat? Selalu update hanya di Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Kapan jaringan gas rumah tangga di Samarinda ditargetkan beroperasi?
Ditargetkan selesai dan siap beroperasi pada September 2026.

2. Berapa jumlah sambungan rumah yang dialokasikan untuk Samarinda?
Sebanyak 7.619 sambungan rumah.

3. Siapa yang akan menjadi mitra pembayaran layanan jargas?
Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.

4. Apa fungsi sekretariat layanan pelanggan?
Sebagai pusat informasi dan tempat pengaduan pelanggan jaringan gas.

5. Apa yang diterima masyarakat selain sambungan gas?
Setiap penerima manfaat memperoleh kompor gas dua tungku.

Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media Kaltim Post, dengan judul "Jargas Samarinda Ditarget Rampung September 2026, Pemkot Siapkan BPR untuk Pembayaran", oleh penulis Denny Saputra. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
Marnabas Jaringan gas rumah tangga (jargas) Kota Samarinda