Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Pelatihan Barista Pertamina Perkuat Usaha Kopi Pemuda Samarinda.

Novaldy Yulsa Polii • Jumat, 5 Juni 2026 | 07:59 WIB
Pelatihan barista bagi pemuda Teluk Lerong Ulu Samarinda untuk meningkatkan keterampilan kerja dan usaha kopi lokal.
Pelatihan barista bagi pemuda Teluk Lerong Ulu Samarinda untuk meningkatkan keterampilan kerja dan usaha kopi lokal.

Durasi Baca: 4 Menit

Topik: Program pelatihan barista bagi pemuda Teluk Lerong Ulu membuka peluang kerja dan pengembangan usaha kopi lokal di Samarinda.

Ikhtisar: Sebanyak 15 pemuda di kawasan Ring 1 Fuel Terminal Samarinda mengikuti pelatihan barista yang difasilitasi Pertamina Patra Niaga. Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan kerja sekaligus memperkuat usaha kopi yang telah dirintis kelompok pemuda setempat.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Peluang kerja di sektor kopi kembali dibuka lewat pelatihan barista yang diikuti 15 pemuda di Jalan Cendana, Gang Manggis, RT 15, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Samarinda. Kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk memperkuat keterampilan generasi muda sekaligus mendukung tumbuhnya usaha kopi lokal.

Industri kedai kopi di Samarinda terus bergerak. Nah, apa dampaknya bagi anak muda yang sedang mencari peluang usaha atau pekerjaan? Simak sampai habis, ada cerita menarik dari semangat pemuda yang membangun usaha bersama ini Ces!

Mengapa Pelatihan Barista Ini Menjadi Peluang Baru bagi Pemuda Samarinda?

Pelatihan ini langsung menjawab kebutuhan keterampilan yang sedang dicari pasar. Pertumbuhan coffee shop di Samarinda menciptakan peluang kerja baru yang membutuhkan tenaga terampil di bidang penyajian kopi.

Sebanyak 15 peserta mendapatkan materi sekaligus praktik meracik kopi. Pendekatan ini membuat peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengenal proses kerja yang biasa diterapkan di kedai kopi.

Bagaimana Awal Mula Usaha Kopi Pemuda Gang Manggis?

Kelompok pemuda di RT 15 ternyata sudah lebih dulu membangun usaha warung kopi secara mandiri. Usaha tersebut berjalan selama tujuh bulan dengan memanfaatkan dana kas bersama yang dikumpulkan anggota.

Ketua Kepemudaan Gang Manggis RT 15, Abdurahim, menjelaskan bahwa kelompoknya beranggotakan sekitar 50 pemuda. Mereka melihat potensi usaha kopi cukup menjanjikan sehingga memutuskan mengembangkan usaha secara bertahap.

“Sekarang banyak coffee shop tumbuh di Samarinda. Semoga keterampilan yang didapat bisa dipakai untuk bekerja atau mengembangkan usaha sendiri sehingga pemuda tidak terjerumus ke kegiatan negatif,” ujarnya.

Baca Juga: Larangan Motor Pelajar Samarinda Berlaku, Dishub Gembosi Ban.

Apa Dukungan yang Diberikan Pertamina Patra Niaga?

Selain menghadirkan pelatihan, Pertamina Patra Niaga juga memberikan bantuan satu unit mesin espresso. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung usaha yang telah dirintis kelompok pemuda setempat.

Pelatihan menghadirkan pelaku usaha kopi lokal yang juga merupakan warga sekitar sebagai instruktur. Kehadiran praktisi langsung dari lingkungan setempat membuat materi yang diberikan terasa dekat dengan kebutuhan peserta.

Abdurahim mengaku usulan pelatihan tersebut berawal dari kebutuhan meningkatkan kapasitas usaha yang sedang berjalan.

“Kami percaya diri mengembangkan usaha ini. Kami mengusulkan pelatihan dan ternyata mendapat respons positif dari Pertamina. Tidak hanya pelatihan, kami juga mendapat bantuan mesin kopi,” katanya.

Mengapa Pertamina Memilih Mendukung Kelompok Pemuda Ini?

Pertamina melihat adanya inisiatif dan kemandirian yang telah dibangun oleh kelompok pemuda tersebut. Dukungan diberikan bukan dari usaha yang baru direncanakan, melainkan usaha yang sudah berjalan.

Area Manager Communication, Relations, dan CSR Regional Kalimantan Pertamina Patra Niaga, Edi Mangun, menilai kelompok ini telah menunjukkan semangat untuk berkembang sehingga layak mendapatkan pendampingan.

“Karena mereka sudah memulai usaha secara mandiri dan membutuhkan peningkatan kapasitas, kami hadir memberikan pelatihan dan bantuan peralatan agar usaha mereka bisa berkembang,” jelasnya.

Baca Juga: Potensi PHK Tambang Mengintai, Samarinda Siapkan Strategi Hadapi Risiko PHK Sektor Pertambangan

Seperti Apa Harapan dari Program Pemberdayaan Ini?

Manfaat pelatihan diharapkan tidak berhenti pada 15 peserta yang hadir. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat dibagikan kembali kepada pemuda lain di lingkungan sekitar.

Menurut Edi, Pertamina siap mendukung pengembangan usaha masyarakat secara bertahap. Dukungan tersebut akan terus terbuka selama kelompok mampu menunjukkan pertumbuhan usaha yang baik dan menerapkan pengelolaan bisnis yang sehat.

Poin Penting:

Insight Redaksi: Di tengah menjamurnya kedai kopi di Samarinda, yang menarik justru bukan soal tren minum kopi itu sendiri. Nilai penting program ini ada pada keberanian pemuda membangun usaha bersama sebelum bantuan datang. Pertamina masuk saat fondasi usaha sudah ada, bukan saat ide masih sebatas rencana. Pola seperti ini layak diperhatikan daerah lain. Dukungan yang hadir setelah ada inisiatif masyarakat biasanya menghasilkan dampak yang lebih terukur. Dari sudut pandang Balikpapan dan Kalimantan Timur, model pemberdayaan semacam ini terasa membumi dan dekat dengan kebutuhan warga. Mantap pang, karena fokusnya bukan sekadar bantuan, tetapi penguatan kapasitas.

Bagikan jua informasi ini ke bubuhan ikam supaya semakin banyak yang melihat bahwa peluang usaha kadang lahir dari langkah kecil yang dikerjakan bersama-sama.

Penasaran bagaimana usaha kopi lokal ini berkembang setelah mendapat pelatihan dan mesin espresso? Ikuti terus informasi terbaru hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Siapa yang mengikuti pelatihan barista ini?
Sebanyak 15 pemuda dari kawasan Ring 1 Fuel Terminal Samarinda.

2. Di mana pelatihan dilaksanakan?
Di Jalan Cendana, Gang Manggis, RT 15, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Samarinda.

3. Apa bantuan yang diberikan kepada kelompok pemuda?
Satu unit mesin espresso untuk mendukung usaha kopi yang sudah berjalan.

4. Siapa instruktur dalam pelatihan tersebut?
Pelaku usaha kopi lokal yang juga merupakan warga sekitar.

5. Apa tujuan utama program ini?
Meningkatkan keterampilan kerja dan membuka peluang usaha bagi pemuda setempat.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
#Abdurahim #Teluk Lerong Ulu #pelatihan barista