Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Bukan APBD! Begini Skema Pendanaan di Balik Pemindahan Pelabuhan Yos Sudarso ke Palaran

Rizkiyan Akbar • Jumat, 30 Januari 2026 | 07:42 WIB

Ilustrasi skema pendanaan pemindahan Pelabuhan Yos Sudarso Samarinda ke kawasan Palaran.
Ilustrasi skema pendanaan pemindahan Pelabuhan Yos Sudarso Samarinda ke kawasan Palaran.

Ikhtisar: Pemkot Samarinda mematangkan terminal multipurpose Palaran untuk pemindahan pelabuhan, dorong PAD, akses efisien, dan kolaborasi investor.

Balikpapan TV - Hai Cess! Rencana pemindahan aktivitas pelabuhan Yos Sudarso menuju Kecamatan Palaran mulai memasuki tahap pematangan serius. Dishub Samarinda memaparkan konsep terminal multipurpose yang disiapkan untuk melayani kapal besar, memperkuat fiskal daerah, serta menata ulang fungsi kepelabuhanan secara lebih rapi dan tersegmentasi.

Topik ini penting karena menyentuh urusan logistik, ekonomi daerah, dan tata kota. Nah, supaya gambaran besarnya makin jelas, simak sampai akhir ya’kalo, pahamlah ikam Cess!

Baca Juga: Bandara APT Pranoto Samarinda Butuh Lahan 18 Hektare Jelang Pembukaan Rute Internasional ke Kuala Lumpur

Mengapa Pelabuhan Dipindahkan ke Palaran?

Pemindahan pelabuhan dari kawasan Yos Sudarso ke Palaran direncanakan karena kebutuhan pengembangan pelabuhan berskala besar dengan fungsi serba guna. Kawasan lama dinilai tidak lagi ideal untuk menampung aktivitas logistik berat, sementara Palaran memiliki ruang yang lebih memungkinkan untuk dikembangkan.

Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu, menegaskan bahwa terminal multipurpose membutuhkan lahan luas, minimal 30 hingga 50 hektare. Panjang bibir Sungai Mahakam yang dibutuhkan berkisar 300 sampai 450 meter agar kapal-kapal besar dapat sandar dengan aman.

Dengan spesifikasi tersebut, kapal yang beroperasi bukan kapal kecil. “Terminal tersebut memang dirancang khusus untuk melayani kapal-kapal besar. Dari sisi ekonomi, kehadirannya jelas menguntungkan karena berpotensi mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kota Samarinda,” ujar Manalu.

Seperti Apa Konsep Terminal Multipurpose Palaran?

Terminal multipurpose di Palaran dirancang multifungsi. Artinya, tidak hanya melayani satu jenis kapal. Kapal barang, kapal tangki, hingga kapal pengangkut batu bara dapat dilayani dalam satu kawasan yang terintegrasi.

Namun, layanan penumpang tetap dipisahkan. Penumpang akan tetap dilayani di Pelabuhan Palaran yang berada di sekitar Terminal Peti Kemas Palaran. Pemisahan ini bertujuan agar operasional lebih tertib dan tidak bercampur antara logistik berat dan penumpang.

Di kawasan terminal juga direncanakan pembangunan fasilitas pendukung. Mulai dari gudang, container yard, hingga fasilitas jasa dan bisnis kepelabuhanan lainnya. Semua disiapkan untuk menunjang fungsi terminal secara menyeluruh.

Bagaimana Akses Jalan dan Dampak Sosialnya?

Akses jalan menjadi perhatian utama dalam pembahasan. Dishub menilai jalur menuju pelabuhan harus dipilih secara efisien dengan dampak sosial sekecil mungkin, mengingat kendaraan yang melintas nantinya didominasi truk gandengan dan truk bertempelan.

“Akses jalan nantinya akan dipilih yang paling efisien, sekaligus meminimalkan dampak sosial. Hal ini jadi krusial mengingat kendaraan yang keluar-masuk kawasan tersebut didominasi kendaraan berukuran besar,” jelas Manalu.

Pemkot juga tidak ingin bergantung pada satu opsi akses saja. Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menekankan perlunya alternatif jalur agar rencana tetap berjalan tanpa melanggar aturan bila terjadi kendala di lapangan. Nah’ itu sudah, perencanaan matang memang wajib dari awal Cess!

Siapa yang Mengelola dan Dari Mana Dananya?

Pengelolaan terminal multipurpose tidak dirancang sepenuhnya menggunakan APBD. Skema pendanaan direncanakan melalui kerja sama dengan pihak ketiga, bahkan memungkinkan pola tripartit antara investor, pemerintah kota, dan operator pelabuhan.

“Proyek ini sepenuhnya digarap oleh investor. Pemerintah kota nantinya cukup mengambil porsi saham, sekitar 20 hingga 30 persen, sementara kepemilikan mayoritas kemungkinan berada di tangan investor dengan kisaran 51 persen,” pungkas Andi Harun. Nilai investasi proyek ini diperkirakan minimal Rp700 miliar dan bisa meningkat tergantung cakupan kawasan.

Terkait lokasi, dua opsi titik di Palaran masih dikaji secara teknis. Salah satunya mempertimbangkan pembangunan jetty yang menjorok ke sungai, dengan catatan tidak mengganggu alur pelayaran Sungai Mahakam. Keputusan akhir akan ditentukan wali kota berdasarkan kajian teknis yang matang.

Insight: Terminal multipurpose Palaran menjadi langkah strategis Samarinda untuk memperkuat struktur fiskal daerah. Dengan melayani kapal besar dan berbagai komoditas, potensi PAD meningkat, logistik lebih tertata, serta aktivitas perkotaan di pusat kota menjadi lebih terkendali dan tersegmentasi.

Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham arah pembangunan pelabuhan Samarinda Cess!

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, “Bukan Sekadar Info Biasa!”

FAQ

1. Apa itu terminal multipurpose?

Terminal multipurpose adalah pelabuhan yang melayani berbagai jenis kapal dan komoditas dalam satu kawasan terintegrasi.

2. Apakah pelabuhan penumpang ikut dipindahkan?

Tidak. Layanan penumpang tetap berada di Pelabuhan Palaran sekitar Terminal Peti Kemas.

3. Kapan lokasi pasti terminal ditentukan?

Lokasi final ditentukan setelah kajian teknis dua opsi titik di Palaran selesai dan diputuskan wali kota.

DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Gambar dapat saja dihasilkan AI di artikel ini hanya sebagai ilustrasi pendukung yang membantu pembaca memahami konteks informasi bukan sebagai bukti realistis. Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Koneksi Informasi Terkini
Koneksi Informasi Terkini

Editor : Arya Kusuma
#pemkot samarinda #Pelabuhan Samarinda #terminal multipurpose #dishub samarinda #samarinda #palaran #Pelabuhan Yos Sudarso