Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Proyek Ratusan Miliar Pasar Pagi Samarinda Dapat Perhatian Publik, Hujan Deras Ungkap Masalah di Lantai Atas Pasar Pagi Samarinda

Arya Kusuma • Senin, 5 Januari 2026 | 07:29 WIB

Photo
Photo

Balikpapan TV - Hai Cess! Bangunan Pasar Pagi Samarinda langsung diuji sebelum benar-benar resmi dibuka. Hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda pada Sabtu sore, 3 Januari 2025, membuat air masuk ke sejumlah kios di lantai 6. Momen ini terjadi saat pasar masih dalam tahap pengisian oleh para pedagang, belum ada seremoni peresmian, tapi aktivitas sudah mulai berjalan.

Nah, di sinilah ceritanya jadi perhatian banyak bubuhan. Rekaman video berdurasi singkat yang beredar di media sosial memperlihatkan air hujan mengalir di lorong depan kios. Air tampak masuk dari bagian atas bangunan, diduga akibat tempias hujan yang tidak sepenuhnya tertahan. Penasaran apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana respons pemerintah? Simak terus sampai akhir Cess!.

Apa yang Terjadi di Lantai 6 Pasar Pagi Samarinda?

Air hujan yang masuk ke area kios lantai 6 menjadi kejutan bagi pedagang yang baru mulai menata barang dagangan. Dalam video yang beredar, terlihat jelas air mengalir di lorong depan kios, menciptakan suasana cemas di tengah persiapan awal aktivitas pasar.

Salah satu pedagang menyampaikan keluhannya secara langsung dalam video tersebut. “Air sudah masuk sampai ke dalam, kami sudah mulai mengisi barang, mohon solusinya,” ucapnya. Kalimat singkat, tapi cukup menggambarkan situasi di lapangan, pahamlah ikam.

Kondisi ini muncul di saat proses pengisian kios sedang berlangsung. Artinya, barang-barang dagangan sudah mulai masuk, dan kehadiran air jelas menjadi perhatian serius bagi para pedagang.

Baca Juga: Aksi Jambret di Samarinda Terbongkar! Polisi Tangkap Pelaku Bersama Barang Bukti Ini

Dari Mana Asal Air yang Masuk ke Kios?

Air yang masuk ke kios diduga berasal dari tempias hujan di bagian atas bangunan Pasar Pagi. Tempias ini muncul karena air hujan tidak sepenuhnya tertahan oleh struktur bangunan, lalu mengalir ke area dalam.

Rekaman yang beredar menunjukkan aliran air cukup jelas, bukan sekadar percikan kecil. Situasi ini kemudian menyebar cepat di media sosial dan memancing berbagai reaksi dari masyarakat, termasuk kekawalan pedagang yang mulai bersiap menempati kios.

Meski begitu, hingga saat ini belum ada penjelasan teknis detail terkait titik pasti masuknya air. Pemeriksaan langsung di lapangan masih diperlukan untuk memastikan sumber masalah, ya’kalo, pahamlah ikam.

Bagaimana Tanggapan Pemkot Samarinda?

Persoalan ini langsung mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Perdagangan. Meski pembangunan gedung Pasar Pagi dikerjakan oleh Dinas PUPR Kota Samarinda, pengelolaan pasar berada di bawah tanggung jawab Disdag.

Kepala Disdag Kota Samarinda, Nurrahmani, menyampaikan pihaknya telah berkoordinasi dengan Asisten II Setda Samarinda dan PUPR. “Kami berkoordinasi dulu dengan Asisten II Setda Samarinda dan PUPR, untuk melakukan penanganan yang bisa dilakukan dengan cepat,” ujarnya.

Namun, Disdag belum bisa langsung melakukan penanganan teknis di lapangan. Pengecekan langsung tetap diperlukan agar solusi yang diambil sesuai dengan kondisi sebenarnya, nah’ itu sudah, harus jelas dulu sumbernya.

Seberapa Besar Anggaran Pembangunan Pasar Pagi Ini?

Pembangunan ulang Pasar Pagi Samarinda bukan proyek kecil. Pada tahap I, anggaran yang terserap mencapai Rp320 miliar. Lalu, tahap II dianggarkan Rp148,5 miliar dan saat ini progresnya sudah mencapai 65 persen.

Jika ditotal, pembangunan ulang pasar ini telah menelan biaya sebesar Rp468,5 miliar. Angka ini menunjukkan besarnya harapan terhadap pasar sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Karena itu, setiap persoalan teknis yang muncul menjadi sorotan publik. Tim Disdag dijadwalkan akan melakukan pengecekan lapangan dalam waktu dekat untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya. Tim akan melihat lantai mana saja dan bagian mana yang menjadi titik masuk air sebagai dasar koordinasi ke depan.

Ikhtisar
Hujan deras di Samarinda menguji bangunan Pasar Pagi sebelum diresmikan. Air masuk ke kios lantai 6 saat pedagang mulai mengisi barang. Video kejadian ini menyebar luas dan mendapat perhatian Pemkot Samarinda. Disdag berkoordinasi dengan PUPR dan Setda untuk penanganan, namun masih menunggu pengecekan lapangan guna memastikan sumber masalah dan langkah lanjutan yang tepat.

Bagikan jua info ini ke bubuhan ikam dan kekawalan ikam supaya makin banyak yang paham kondisi Pasar Pagi saat ini Cess!.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, “Bukan Sekadar Info Biasa!”

FAQ

Apa status Pasar Pagi Samarinda saat kejadian hujan?
Pasar masih belum diresmikan dan sedang dalam tahap pengisian kios oleh pedagang.

Apakah sudah ada penanganan teknis di lapangan?
Belum, penanganan menunggu pengecekan langsung untuk memastikan sumber masuknya air.

Siapa yang bertanggung jawab atas pengelolaan pasar?
Pengelolaan berada di bawah Dinas Perdagangan Kota Samarinda.

DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Gambar dapat saja dihasilkan AI di artikel ini hanya sebagai ilustrasi pendukung yang membantu pembaca memahami konteks informasi bukan sebagai bukti realistis. Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Editor : Arya Kusuma
#pupr samarinda #Dinas Perdagangan Samarinda #pedagang pasar #Pasar Pagi Samarinda