Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Sopir Travel di Samarinda Tiba-Tiba Ditertibkan Petugas, Ternyata Ini Penyebabnya!

Rizkiyan Akbar • Senin, 15 Desember 2025 | 15:46 WIB

Ilustrasi penertiban aktivitas travel oleh petugas Dishub Samarinda.
Ilustrasi penertiban aktivitas travel oleh petugas Dishub Samarinda.

Balikpapan TV - Hai Cess! Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda melalui Seksi Pengendalian dan Ketertiban menggelar penertiban kendaraan travel di Jalan Anggi, Senin pagi (15 Desember 2025). Sopir travel dari berbagai daerah di Kalimantan pun ikut terlibat dalam aksi pembersihan spontan yang bikin suasana jadi rame dan seru, Cess!

Nah, ikam pasti penasaran bagaimana proses penertiban ini berlangsung dan apa saja aturan yang ditegakkan Dishub agar Jalan Anggi tetap rapi. Yuk, simak terus isi artikel sampai habis untuk mendapatkan semua info lengkapnya Cess!

Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Samarinda: 2 Mobil Ringsek dan Pengendara Motor Terseret!

Apa penyebab Dishub Samarinda melakukan penertiban di Jalan Anggi?

Penyebab utamanya datang dari keluhan petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda. Mereka mengeluh karena sopir dan penumpang travel sering membuang sampah sembarangan di area parkir Jalan Anggi, membuat suasana menjadi kotor dan mengganggu mobilitas.

“Kegiatan hari ini dilakukan sepenuhnya untuk menindaklanjuti laporan dari petugas kebersihan DLH yang keberatan karena banyak penumpang dan sopir di Jalan Anggi membuang sampah sembarangan,” jelas Duri, Kepala Seksi Pengendalian dan Ketertiban.

DLH pun memberikan arahan agar sampah dikumpulkan dalam kantong plastik dan ditempatkan di satu titik agar mudah diangkut. Tindakan ini dinilai penting untuk mencegah sampah berserakan di jalan dan mengurangi dampak buruk bagi lingkungan sekitar. Nah, ikam pasti pahamlah, menjaga kebersihan itu bukan cuma soal enak dipandang tapi juga keselamatan dan kesehatan bubuhan di sekitar.

Menanggapi laporan tersebut, Dishub Samarinda langsung bergerak cepat. Mereka tidak menunggu lama dan langsung menegur sopir travel agar segera membersihkan area parkir. Langkah ini jadi contoh nyata bagaimana koordinasi antarinstansi bisa langsung berdampak positif.

Bagaimana proses pembersihan oleh para sopir travel?

Saat penertiban dimulai, Duri mengumpulkan seluruh sopir travel yang hadir. Ia menegaskan bahwa jika area parkir tidak dibersihkan hingga pukul 12.00 Wita, seluruh kendaraan akan diminta pergi. Imbauan tegas ini ternyata disambut positif oleh para sopir. Mereka bersama-sama membersihkan sampah, mengumpulkannya dalam kantong plastik, dan menaruhnya di satu titik sesuai arahan DLH.

Proses pembersihan berlangsung cukup cepat, kurang dari satu jam area parkir pun kembali rapi dan tertata. Bubuhan sopir travel yang berasal dari berbagai daerah saling membantu, menebar semangat kebersamaan.

“Karena kami yang menertibkan parkir di Jalan Anggi, saya langsung mengumpulkan para sopir untuk segera membersihkan area tersebut. Jika sampai pukul 12.00 Wita belum selesai, saya perintahkan mereka untuk pergi semua,” ujar Duri.

Situasi ini sekaligus menjadi pelajaran bagi semua pihak, bahwa aturan dan kebersihan tidak bisa hanya ditunggu, tapi harus dijalankan bersama. Nah’ itu sudah, kalau semua bubuhan mau kompak, Jalan Anggi bisa tetap rapi tanpa drama sampah berserakan Cess!

Apa saja aturan parkir yang ditegakkan Dishub di Jalan Anggi?

Selain soal kebersihan, Dishub Samarinda juga mengingatkan sopir travel mengenai aturan parkir resmi. Kendaraan yang datang dari arah Jalan Cendana menuju sungai atau laut wajib parkir lurus. Sebaliknya, kendaraan dari arah laut menuju Jalan Cendana harus parkir serong. Sistem ini diterapkan untuk menghindari kemacetan dan menjaga keamanan lalu lintas.

Untuk retribusi parkir, Dishub menegaskan tarif resmi sebesar Rp7.000 per sekali parkir. Pembayaran wajib dilakukan melalui barcode resmi milik Dishub Kota Samarinda. Langkah ini bertujuan meminimalisir pungutan liar dan memastikan setiap transaksi tercatat resmi. Bubuhan sopir yang kooperatif biasanya langsung paham dan mengikuti aturan, sehingga proses parkir bisa lebih lancar.

Dishub juga menempatkan tiga shift anggota untuk memastikan pengawasan dan ketertiban parkir berjalan optimal. Kehadiran petugas ini penting agar aturan bisa ditegakkan secara konsisten tanpa menimbulkan kebingungan atau kerumitan bagi penumpang maupun sopir travel.

Apa dampak penertiban ini bagi lingkungan dan masyarakat sekitar?

Dampak paling terlihat adalah lingkungan menjadi lebih bersih dan tertata. Sampah yang sebelumnya berserakan kini terkumpul rapi sehingga proses pengangkutan lebih mudah dan cepat. Kebersihan yang terjaga juga membuat area parkir lebih nyaman bagi penumpang travel yang datang dari berbagai daerah.

Selain itu, penertiban ini menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Bubuhan masyarakat yang melihat proses ini biasanya terinspirasi untuk ikut peduli, sehingga efek positif bisa menular ke area lain di sekitar Jalan Anggi.

Terakhir, penegakan aturan parkir yang jelas membuat sopir travel lebih disiplin. Dengan pengawasan yang teratur, potensi konflik atau kesalahpahaman terkait tempat parkir bisa diminimalkan. Nah’ itu sudah, ikam pahamlah, kolaborasi antara DLH dan Dishub terbukti efektif menjaga ketertiban dan kebersihan Jalan Anggi Cess!

Yuk, bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya banyak yang semakin paham pentingnya kebersihan dan ketertiban parkir Cess!

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'

 

FAQ

1. Bagaimana cara sopir travel membayar retribusi parkir di Jalan Anggi?

Pembayaran dilakukan melalui barcode resmi milik Dishub Kota Samarinda.

2. Apakah ada pengawasan rutin di area parkir Jalan Anggi?

Dishub menempatkan tiga shift anggota untuk memastikan ketertiban dan pengawasan parkir setiap hari.

3. Apa sanksi jika sopir tidak mengikuti aturan parkir di Jalan Anggi?

Sopir yang tidak mematuhi bisa diminta pergi dari area parkir dan dikenai teguran resmi.

 

DISCLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

 

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Editor : Arya Kusuma
#parkir #dishub samarinda #samarinda #sopir travel #Jalan Anggi