Balikpapan TV - Hai Cess! Dinas Perdagangan Samarinda memaparkan tahap final sistem pendaftaran pedagang Pasar Pagi berbasis aplikasi, Kamis (11/12/2025). Ini bukan sekadar presentasi teknis, tapi penanda perubahan besar. Pasar Pagi, dengan lapak-lapak, kios, aktivitas jual beli, dan ribuan pedagang di dalamnya, sedang bersiap masuk ke fase digital yang lebih tertib, transparan, dan modern.
Perubahan ini penting dan berdampak langsung ke pedagang maupun masyarakat. Nah, biar ikam ndak ketinggalan cerita utuhnya, yuk teruskan membaca sampai tuntas. Ada banyak detail menarik soal aplikasi, sistem undian lapak, QR ID pedagang, sampai jadwal operasional pasar baru. Baca pelan-pelan, pahami alurnya, dan serap informasinya, Cess!.
Apa fungsi utama aplikasi pendaftaran pedagang Pasar Pagi Samarinda?
Aplikasi yang dipaparkan Disdag Samarinda ini dirancang sebagai gerbang utama seluruh proses administrasi pedagang Pasar Pagi. Kepala Disdag Samarinda, Nurrahmani, menegaskan bahwa semua tahapan dilakukan secara digital.
Mulai dari pendaftaran awal, pengisian surat perjanjian, pemahaman aturan berjualan, hingga penerbitan kartu identitas pedagang, semuanya terintegrasi dalam satu sistem. Tujuannya jelas, menyederhanakan proses sekaligus meminimalkan celah administrasi yang selama ini sering terjadi di sistem konvensional.
Dengan sistem ini, pedagang ndak perlu lagi bolak-balik mengurus berkas secara manual. Data legalitas usaha yang sebelumnya sudah diinput Disdag, seperti identitas pedagang dan Surat Keterangan Tempat Usaha Berjualan atau SKTUB, tinggal dicocokkan dalam aplikasi. Setelah verifikasi selesai, pedagang bisa langsung melanjutkan proses berikutnya. Alurnya dibuat runtut dan mudah diikuti, pahamlah ikam.
Aplikasi ini juga menjadi fondasi awal menuju operasional pasar baru di akhir 2025. Disdag memastikan akan ada surat edaran kepada pedagang melalui media sosial dan kanal informasi lain. Kominfo Samarinda turut menyiapkan tutorial penggunaan aplikasi agar pedagang lebih siap. Nah, itu sudah dipikirkan matang, jadi ndak ada alasan bingung sendirian Cess!.
Bagaimana sistem undian lapak dan tahapan pendaftaran dilakukan?
Salah satu fitur krusial dalam aplikasi ini adalah sistem pengundian tempat berjualan. Pedagang yang sudah mendaftar otomatis masuk ke mekanisme undian lapak yang seluruh prosesnya terekam dalam sistem. Nurrahmani menyebut cara ini jauh lebih transparan karena tidak ada ruang pengaturan manual. Semua berjalan sesuai data dan sistem, titik.
Pendaftaran pedagang dilakukan secara bergelombang. Gelombang pertama yang dibuka pada Desember 2025 mencakup sekitar 2.000 pedagang. Strategi ini dipilih agar mobilisasi pedagang lebih tertata dan ndak menumpuk di satu waktu. Setiap gelombang memberi ruang bagi pedagang untuk mempersiapkan diri, mulai dari administrasi hingga pemindahan barang dagangan dari lokasi lama.
Disdag juga menyiapkan desk layanan langsung di kawasan Pasar Pagi. Petugas akan membantu pedagang yang kesulitan menggunakan aplikasi. Desk ini rencananya dijaga bergantian, dengan penempatan yang sedang dirapatkan. Jadi, buat bubuhan yang kurang akrab dengan gawai, bantuan sudah disiapkan, ya’kalo pahamlah ikam.
Apa peran QR ID dan konsep marketplace of stalls dalam pengelolaan baru?
Pemkot Samarinda resmi menerapkan sistem digital dalam tata kelola Pasar Pagi melalui konsep marketplace of stalls. Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menjelaskan bahwa seluruh data pedagang akan diintegrasikan lewat QR ID pedagang. QR ID ini memuat identitas lengkap, mulai dari nama pedagang, nomor lapak atau kios, luas kios, hingga jenis dagangan yang dijual.
Konsep ini dirancang untuk menutup praktik tata kelola yang kurang sehat, seperti pengalihan sewa lapak, penyewaan kembali, hingga jual beli kios. Dalam sistem baru, pedagang terikat perjanjian sewa pakai selama satu tahun. Perpanjangan ndak otomatis, tapi melalui evaluasi. Evaluasi meliputi penggunaan lapak secara aktif, kepatuhan membayar retribusi, serta ketaatan pada SOP pengelolaan pasar.
Marketplace of stalls juga membuka data lapak secara transparan ke publik. Masyarakat bisa melihat lapak mana yang kosong dan mana yang sudah terisi. Pendataan dan pendaftaran dilakukan online, sehingga proses penempatan pedagang dapat dipantau bersama. Transparansi ini diharapkan menciptakan rasa adil dan kepercayaan, nah’ itu sudah, arah kebijakannya jelas Cess!.
Kapan Pasar Pagi mulai beroperasi dan apa dampaknya bagi pedagang?
Disdag Samarinda memproyeksikan Pasar Pagi mulai beroperasi pada minggu keempat Desember 2025. Namun, ndak semua pedagang akan langsung masuk bersamaan. Perpindahan dilakukan sesuai gelombang pendaftaran agar pedagang punya waktu menyiapkan pemindahan barang dan penataan lapak di lokasi baru.
Untuk mendukung kesiapan operasional, Disdag telah menempatkan petugas di kawasan gedung baru Pasar Pagi. Termasuk tenaga kebersihan dan keamanan yang sudah bersiaga hampir satu bulan. Ini bagian dari upaya memastikan pasar siap difungsikan secara penuh, aman, dan tertib sejak awal operasional.
Selain itu, seluruh pembayaran retribusi pasar diwajibkan non tunai. Langkah ini diambil untuk menghindari transaksi tidak resmi dan praktik di belakang meja. Meski berstatus pasar tradisional, tata kelolanya dibuat modern. Targetnya sederhana tapi penting, pengunjung merasa nyaman, aman, dan tenang saat berbelanja, pahamlah ikam.
Ikhtisar Singkat
Sistem digital Pasar Pagi Samarinda menandai perubahan besar dari pengelolaan konvensional ke arah yang lebih transparan dan tertib. Mulai dari aplikasi pendaftaran, undian lapak, QR ID pedagang, hingga pembayaran non tunai, semuanya dirancang untuk melindungi pedagang dan memberi kepastian. Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham arah baru Pasar Pagi Samarinda, Cess!.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'***
FAQ
Kapan pendaftaran gelombang pertama pedagang Pasar Pagi dibuka?
Pendaftaran gelombang pertama dibuka pada Desember 2025 dan mencakup sekitar 2.000 pedagang.
Apakah pedagang bisa mendapat bantuan jika kesulitan memakai aplikasi?
Bisa. Disdag menyiapkan desk layanan di Pasar Pagi untuk membantu pedagang menggunakan aplikasi.
Apakah pembayaran retribusi pasar masih bisa tunai?
Tidak. Seluruh pembayaran retribusi diwajibkan non tunai demi transparansi.
DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.