Balikpapan TV - Senin, 8 Desember 2025, Hai Cess! Ruko di Jalan Siradj Salman, Kelurahan Air Putih, Samarinda Ulu, hangus terbakar pada Minggu malam (7 Desember 2025).
Banyak momen dramatis terjadi di lokasi, termasuk jeritan pemilik bangunan dan kondisi listrik yang masih menyala saat pemadaman.
Penasaran bagaimana kronologi dan dugaan penyebab insiden ini? Yuk, lanjut baca artikel ini sampai tuntas, Cess!
Apa yang terjadi di lokasi kebakaran dan bagaimana kronologinya?
Api muncul dari lantai dua ruko yang berfungsi sebagai coffee shop. Saksi menyebut awalnya kecil, namun dalam beberapa menit api langsung membesar dan menyebar.
Situasi sempat mencekam karena terdengar jeritan pemilik bangunan yang meminta tolong sebelum api benar-benar melahap lantai atas.
Kobaran api akhirnya menjalar hingga lantai tiga serta ruko di sebelahnya. Walau demikian, tidak ada laporan korban jiwa sehingga fokus utama petugas adalah memadamkan api dan menjaga keselamatan warga di sekitar.
Baca Juga: Pelabuhan Yos Sudarso Samarinda Dipindah ke Palaran Mulai 2026, Ini Alasan Utamanya!
Mengapa pemadaman sempat mengalami kendala dan bagaimana petugas mengatasinya?
Kendala muncul karena listrik PLN belum dipadamkan ketika pemadaman dimulai. Kondisi ini memaksa relawan dan petugas memakai teknik khusus agar tetap aman.
Meski demikian, tim gabungan tetap sigap dan berusaha menekan api secepat mungkin dengan sumber air yang cukup melimpah.
Lokasi yang berada di pinggir jalan memudahkan mobil pemadam menjangkau titik api. Aktivitas pemadaman berjalan lancar dan proses pendinginan dilakukan kurang lebih setengah jam setelah identifikasi awal.
Apa yang disampaikan petugas pemadam terkait penanganan kejadian?
Ahmad Supriyanto, Kepala Bidang Pemadam dan Penyelamatan Disdamkar Kota Samarinda, menyebut pihaknya menerima laporan sekitar pukul 19.00 Wita. Unit dari Posko 3 langsung dikerahkan dan kemudian dibantu Posko 1 karena kondisi api yang cukup besar.
Ia menjelaskan bahwa dua unit pemadam turun, dan berkat koordinasi yang baik api dapat dikendalikan dalam waktu singkat. Kerja sama dengan relawan turut membantu mempercepat proses pemadaman hingga api benar-benar padam.
Apa dugaan penyebab kebakaran?
Dugaan awal menyebut kebakaran terjadi akibat korsleting listrik. Namun, petugas menegaskan bahwa hasil pasti hanya dapat disampaikan setelah adanya pemeriksaan mendalam.
Apa saja bangunan yang terdampak dan kondisi setelah api padam?
Bangunan yang terbakar merupakan ruko tiga lantai dengan empat pintu dan di lantai duanya terdapat coffee shop yang kerap ramai. Selain itu, satu ruko di sebelahnya ikut terdampak sehingga kerusakan diperkirakan cukup besar.
Setelah api padam, petugas melakukan pendinginan dan memastikan tidak ada bara yang dapat memicu kembali kobaran. Kondisi lokasi langsung diamankan agar proses identifikasi berjalan tertib.
Sementara itu warga diimbau lebih waspada terutama pada bangunan toko atau usaha yang memiliki instalasi listrik kompleks.
Kalau menurut Ikam informasi ini bermanfaat, yuk bagikan artikel ini ke bubuhanmu, Cess! Agar mereka juga terus update fenomena dan peristiwa terkini di Kaltim.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'
FAQ
1. Apa penyebab paling mungkin dari kebakaran tersebut?
Penyebab awal yang diduga adalah korsleting listrik, namun hasil final menunggu pemeriksaan resmi.
2. Apakah ada korban jiwa dalam kejadian ini?
Tidak ada laporan korban jiwa, seluruh proses pemadaman berlangsung aman.
3. Bangunan apa saja yang terbakar?
Sebanyak dua bangunan ikut terdampak, termasuk ruko tiga lantai yang memiliki coffee shop di lantai dua.
DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.