Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Bagaimana Usaha Kuliner Legendaris Di Samarinda Ini Bertahan Sejak 1980?

AdminBTV • Sabtu, 29 November 2025 | 05:58 WIB

Nasi Kuning dan Kue Ibu Maskota
Nasi Kuning dan Kue Ibu Maskota

Balikpapan TV – Hai Cess! Pagi di Samarinda selalu punya cerita, dan salah satunya bermula di Jalan Daeng Mangkona. Di sanalah Nasi Kuning dan Kue Ibu Maskota, usaha legendaris yang sudah eksis sejak 1980, terus mempertahankan rasa autentik selama lebih dari empat dekade.

Dari nasi kuning beraroma rempah hingga talam maskota yang jadi primadona, tempat ini tetap jadi jujugan warga yang rindu cita rasa tradisi. Usaha keluarga ini membuka pemesanan sejak pukul 06.00 WITA dan selalu ramai, khususnya pencinta kuliner klasik yang ingin bernostalgia.

Kalau kamu penasaran kenapa tempat ini selalu disambut hangat oleh warga Samarinda selama puluhan tahun, yuk lanjut baca. Ada banyak cerita menarik, aroma sejarah, dan nilai rasa yang masih terjaga sampai sekarang.

Baca Juga: Pesona Ronggeng Paser Menggema di Penajam Paser Utara, Warisan yang Terus Hidup

Apa yang Membuat Nasi Kuning Ibu Maskota Tetap Dicari Selama 40 Tahun?

Nasi kuning di sini dikenal karena bumbunya yang meresap, rasanya mantap, serta konsistensi kualitas yang tak berubah meski sudah lintas generasi. Ciri khas inilah yang membuatnya bertahan dan disukai banyak kalangan.

Lebih dari itu, cita rasa yang stabil menghadirkan sensasi “kembali pulang” bagi pelanggan lama. Banyak yang tumbuh besar bersama aromanya, lalu kembali sebagai bagian dari tradisi keluarga.

Kenapa Talam Maskota Jadi Kue Paling Populer?

Talam maskota adalah kue yang identik dengan usaha ini. Teksturnya lembut dan punya rasa manis gurih yang seimbang, membuatnya langsung melekat di ingatan pembeli.

Menurut pelanggan setia, “Kalau ke sini tapi pulang tanpa talam maskota, rasanya ada yang kurang.” Kue ini bukan hanya camilan, melainkan simbol rasa yang bertahan dari masa ke masa.

Kapan Waktu Terbaik untuk Memesan Kue Ibu Maskota?

Pemesanan resmi dibuka sejak pukul 06.00 WITA. Banyak pelanggan mengamankan pesanan pagi hari agar tidak kehabisan talam maskota atau petah yang cepat ludes.
Semakin pagi semakin aman, karena antusiasme pembeli bisa tinggi terutama menjelang acara keluarga, arisan, atau perayaan sederhana di kantor.

Apa Saja Kue Tradisional yang Jadi Favorit Pengunjung?

Selain talam maskota, ada juga petah yang jadi pilihan pengunjung. Keduanya memiliki rasa tradisional yang kuat, memberi nostalgia khas jajanan pasar.
Kue-kue ini diolah dengan teknik turun-temurun sehingga setiap gigitan tetap merefleksikan cita rasa yang sama sejak awal usaha ini berdiri.

Di Mana Lokasi Tepatnya Nasi Kuning dan Kue Ibu Maskota?

Tempat ini berlokasi di Jalan Daeng Mangkona, Samarinda, area yang mudah dijangkau dan sudah familiar bagi banyak warga lokal.
Aksesnya cukup nyaman, menjadi salah satu alasan pelanggan lama terus kembali dan pengunjung baru mudah menemukan lokasinya.

Tips Singkat untuk Cess yang Mau Coba:
• Datang atau pesan lebih awal supaya pilihan menu masih lengkap.
• Talam maskota sangat cocok untuk teman minum kopi pagi.
• Simpan kue dalam wadah tertutup agar tetap lembut saat disantap siang atau sore.

Dengan cerita panjang yang terus hidup sejak 1980, Nasi Kuning dan Kue Ibu Maskota membuktikan bahwa cita rasa tradisional selalu punya tempat istimewa di hati siapa saja.

Dari nostalgia, keluarga, hingga perjalanan rasa yang konsisten, semuanya masih bertahan di tengah perkembangan kuliner modern.

Yuk sebarkan cerita kuliner penuh makna ini biar makin banyak yang tahu legenda rasa dari Samarinda.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!' (KHOIRUL)

 

FAQ

Apakah semua menu tersedia setiap hari?
Iya, nasi kuning dan kue seperti talam maskota serta petah tersedia setiap hari selama stok masih ada.

Apakah bisa pesan untuk acara dalam jumlah besar?
Bisa, asal pemesanan dilakukan sejak pagi agar tim dapat menyiapkan jumlah sesuai kebutuhan.

Apakah talam maskota tahan lama?
Tahan hingga beberapa jam di suhu ruang. Untuk menjaga kualitas, simpan di tempat tertutup.

DISCLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Editor : Arya Kusuma
#Kue Tradisional Petah #Kuliner Legendaris Samarinda #Nasi Kuning Ibu Maskota