Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Barier Permanen, Tegaskan Aturan Satu Arah di Abul Hasan, Dishub Ambil Langkah Berani

AdminBTV • Kamis, 27 November 2025 | 04:07 WIB

Barier Permanen Tegaskan Aturan Satu Arah di Abul Hasan, Dishub Ambil Langkah Berani
Barier Permanen Tegaskan Aturan Satu Arah di Abul Hasan, Dishub Ambil Langkah Berani

Balikpapan TV - Hai Cess! Dishub Samarinda resmi memasang barier permanen di Jalan Abul Hasan untuk menghentikan aksi pengendara yang masih nekat lewat dari arah berlawanan.

Langkah ini diambil setelah berbagai sosialisasi dan penindakan sebelumnya tidak berhasil menekan pelanggaran di jalur satu arah tersebut. Kebijakan ini dibenarkan Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu, Rabu, 26 November 2025, yang menegaskan bahwa penataan lalu lintas butuh langkah tegas agar keselamatan di jalan benar-benar terasa.

Biar makin paham konteksnya, lanjutkan membaca ya, Cess. Ada cerita menarik di balik keputusan ini—mulai dari keresahan warga, upaya lama yang kurang maksimal, sampai harapan baru setelah barier berdiri tegak di titik rawan pelanggaran.

Kenapa barier permanen dipasang Dishub di Jalan Abul Hasan?

Dishub menempatkan barier permanen karena pelanggaran lalu lintas terus berulang, terutama pengendara yang memaksa masuk dari arah terlarang. Titik tersebut selama ini dianggap sebagai lokasi paling rawan terhadap aksi lawan arus yang berpotensi memicu insiden.

Langkah ini bukan keputusan instan. Setelah sosialisasi dan razia tak lagi mempan, pemasangan barier menjadi jalan terakhir. Hotmarulitua menyebut keputusan itu “tak terhindarkan” mengingat pola pelanggaran yang terus berulang.

Apa kata Kepala Dishub Samarinda soal kebijakan ini?

Hotmarulitua Manalu menegaskan barier permanen jadi solusi untuk menciptakan ketertiban baru di kawasan itu. Ia juga mengingatkan bahwa kebijakan publik selalu punya ruang pro dan kontra.

Ia menyampaikan secara lugas, “Tinggal bagaimana masyarakat mulai membiasakan diri. Casting ini juga kita atur agar akses dari Jalan K.H Halid ke gang tetap bisa masuk. Tetapi dari Jalan Abul Hasan tidak bisa lagi, karena sudah terhalang barier tersebut.”

Mengapa Jalan Abul Hasan jadi fokus penertiban?

Area ini dikenal sebagai titik pelanggaran klasik. Banyak pengendara sebelumnya memilih masuk gang dari arah berlawanan, membuat kondisi jalan makin ruwet. Kerawanan kecelakaan dan potensi kemacetan jadi alasan utama rute ini diprioritaskan.

Setelah pantauan lapangan dilakukan, Dishub menilai tingginya tingkat pelanggaran menyebabkan gang sempit dan jalur utama sering mengalami sumbatan mendadak.

Apakah barier permanen efektif mengubah perilaku pengendara?

Dishub meyakini barier akan membuat pengendara berpikir dua kali sebelum mencoba menerobos jalur satu arah. Gerak fisik barier menghadang langsung, jadi tak ada lagi jalan pintas melanggar aturan.

Harapannya, pola sebenarnya mulai terlihat: jalur satu arah kembali tertib, masyarakat merasa aman, dan pengendara tidak terjebak “kebiasaan lama” yang merugikan diri serta orang lain.

Apa langkah Dishub setelah pemasangan barier?

Pengawasan intensif masih bakal dilanjutkan. Dishub ingin memastikan perubahan ini benar-benar efektif di lapangan. Pemantauan berkala dilakukan untuk melihat perilaku pengendara setelah barier terpasang.

Selain itu, evaluasi juga tetap dibuka. Bila diperlukan, penyesuaian teknis bisa dilakukan sepanjang tetap menjaga akses warga dan keamanan jalan.

Pemasangan barier permanen di Jalan Abul Hasan adalah langkah tegas Dishub Samarinda setelah berbagai pendekatan lunak dinilai kurang efektif. Kebijakan ini bertujuan menekan pelanggaran lawan arus, meningkatkan keamanan, dan menciptakan ketertiban baru di kawasan tersebut.

Dishub akan terus memantau perkembangan untuk memastikan dampak positifnya berjalan konsisten.

Bagikan artikel ini kalau menurutmu informasinya penting buat sesama pengguna jalan, ya Cess.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!' Satya

FAQ

Apa tujuan utama pemasangan barier permanen di Jalan Abul Hasan?
Untuk menghentikan pelanggaran lawan arus yang sering terjadi dan meningkatkan keamanan pengendara.

Apakah akses warga sekitar tetap dibuka?
Ya. Dishub memastikan akses dari Jalan K.H Halid ke gang masih bisa digunakan.

Apakah Dishub akan melakukan evaluasi lanjutan?
Pasti. Dishub terus memantau kondisi lalu lintas setelah barier terpasang.

DISCLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Editor : Arya Kusuma
#barier #samarinda #Jalan Abdul Hasan